7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Tanpa Disadari Merusak Kesehatan

Tria Oktyana | Beautynesia
Sabtu, 28 Feb 2026 07:00 WIB
Sering Menahan Buang Air
Menahan buang air kecil atau besar bisa mengganggu kesehatan saluran kemih dan pencernaan. Ini risiko yang perlu diwaspadai./Foto: Freepik/8photo

Penyakit berbahaya sering kali dikaitkan dengan usia, genetik, ataupun pola hidup ekstrem. Namun, ternyata kebiasaan kecil yang kita lakukan sehari-hari dapat menyebabkan permasalahan kesehatan yang serius, lho! Seperti jarang minum air putih ataupun duduk terlalu lama.

Berbagai jurnal medis dan ahli kesehatan menegaskan bahwa gaya hidup modern membuat kita lebih rentan terhadap risiko penyakit kronis. Bukan karena satu kebiasaan besar, tetapi akumulasi kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus. Supaya lebih aware, ini dia tujuh kebiasaan sepele yang ternyata bisa merusak kesehatan nih, Beauties. Ada yang masih kamu lakukan?

Terlalu Lama Duduk

Duduk terlalu lama dapat memperlambat metabolisme dan meningkatkan risiko penyakit jantung/Foto: Freepik/benzoix

Beauties, duduk terlalu lama di depan laptop setiap hari dapat menyebabkan penyakit yang serius lho. Jurnal Annals of Internal Medicine menemukan bahwa gaya hidup sedentary atau duduk terlalu lama berkaitan dengan peningkatan risiko kematian dini. Bahkan, risiko ini tetap ada meskipun seseorang rutin berolahraga. Wah, bahaya banget, 'kan?

Hal ini dikarenakan duduk berjam-jam dapat memperlambat metabolisme dan menurunkan pembakaran kalori sehingga memengaruhi kadar gula darah dan juga tekanan darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Para ahli menyarankan untuk berdiri, berjalan ringan, atau melakukan peregangan setiap 30–60 menit.

Kurang Minum Air Putih

Dehidrasi ringan saja bisa memengaruhi konsentrasi dan energi. Ketahui dampaknya bagi tubuh menurut penelitian kesehatan/Foto: Freepik/pvproductions

Minum air putih sangat penting untuk kesehatan tubuh. Banyaknya pilihan minuman membuat kita lebih memilih yang manis dan juga enak. Kekurangan air putih dalam tubuh dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan juga tingkat energi.

Menurut jurnal Nutrition Reviews, kekurangan cairan sebesar 1–2% dari berat tubuh sudah bisa menurunkan konsentrasi. Apabila kebiasaan ini terus terjadi dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Hal ini dikarenakan tubuh membutuhkan air untuk mengatur suhu, melancarkan sirkulasi darah, membantu pencernaan, hingga membuang racun. Jika kurang minum secara konsisten, risiko batu ginjal, infeksi saluran kemih, dan gangguan pencernaan bisa meningkat. Jadi, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan asupan air putih ya, Beauties. 

Sering Begadang

Kurang tidur bukan sekadar membuat lelah. Begadang rutin bisa meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolisme/Foto: Freepik/lookstudio

Siapa nih yang sering bergadang dan mengeluh dengan berat badan? Penelitian dalam jurnal Sleep menemukan bahwa kurang tidur kronis berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung. Kurang tidur memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar (ghrelin dan leptin), sehingga seseorang cenderung makan lebih banyak.

Selain itu, laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa orang dewasa yang tidur kurang dari 7 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan depresi. Tidur cukup bukan sekadar istirahat lho, tetapi bagian penting dari proses pemulihan tubuh, Beauties. 

Terlalu Sering Konsumsi Gula

Asupan gula berlebihan berkaitan dengan penyakit jantung dan diabetes/Foto: Freepik/pvproductions

Beauties, makanan manis selalu dikaitkan dengan penyakit berbahaya. Namun, kita sering lupa kalau makanan ringan, saus dan juga mie instan sering kali mengandung gula yang lebih tinggi. Studi dalam JAMA Internal Medicine menemukan bahwa konsumsi gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Gula berlebih dapat meningkatkan kadar trigliserida, tekanan darah, dan juga resistensi insulin. Jika dikonsumsi terus-menerus dapat meningkatkan risiko obesitas, perlemakan hati, hingga diabetes tipe 2 meningkat. 

Jarang Bergerak

Minim aktivitas fisik meningkatkan risiko kematian dini. Cari tahu mengapa tubuh perlu bergerak setiap hari/Foto: Freepik/freepik

Penelitian global dalam jurnal The Lancet menyebutkan bahwa kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko utama kematian di seluruh dunia. Tubuh yang jarang bergerak mengalami penurunan kebugaran jantung dan paru-paru.

Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan, memperbaiki sensitivitas insulin, serta mengurangi peradangan dalam tubuh. Tidak perlu olahraga berat lho, Beauties. Kamu dapat melakukan jalan kaki 20–30 menit per tetapi harus dilakukan secara konsisten iya.

Mengabaikan Stres

Stres berkepanjangan dapat memicu gangguan jantung dan sistem imun. Pelajari dampaknya menurut ahli kesehatan/Foto: Freepik/senivpetro

Penelitian dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) menunjukkan bahwa stres kronis dapat memengaruhi panjang telomer, yaitu bagian kromosom yang berkaitan dengan proses penuaan sel. Nah, stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan penuaan dini bukan hanya pada wajah dan kulit tetapi juga organ yang lainnya lho, Beauties. 

Selain itu, laporan dari American Psychological Association (APA) menyebutkan bahwa stres kronis berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan melemahnya sistem imun. Yuk, mulai untuk mengelola stres dengan rajin olahraga, meditasi, istirahat yang cukup, atau meminta bantuan dari profesional!

Sering Menahan Buang Air

Menahan buang air kecil atau besar bisa mengganggu kesehatan saluran kemih dan pencernaan. Ini risiko yang perlu diwaspadai./Foto: Freepik/8photo

Last but not least, hindari untuk menahan buang air kecil. Terdengar sepele, tapi ini berbahaya untuk kesehatan lho, Beauties. Menurut penjelasan dari Cleveland Clinic, menahan buang air kecil secara rutin dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan gangguan fungsi kandung kemih. Kebiasaan ini membuat bakteri lebih lama berada dalam saluran kemih.

Bukan hanya itu, informasi dari Harvard Health Publishing juga menyebutkan bahwa menahan buang air besar dapat memperburuk konstipasi dan mengganggu fungsi usus. 

Dari kebiasaan sepele di atas, poin mana nih yang masih kamu lakukan? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE