7 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Sahur, Bikin Cepat Haus dan Lapar!

Justina Nur | Beautynesia
Sabtu, 28 Feb 2026 20:30 WIB
Minuman Berkafein
Minuman berkafein bersifat diuretik yang membuatmu sering buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi apalagi saat puasa./ Foto: Freepik.com/pressfoto

Sahur adalah salah satu aktivitas penting sebelum mengawali puasa Ramadan yang bermanfaat untuk mengisi energi sebelum menjalani ibadah puasa seharian. Namun, tetap hati-hati ya Beauties, karena tidak semua makanan dan minuman cocok buat kamu konsumsi saat sahur.

Bukannya bikin kenyang dan bertenaga lebih lama, beberapa makanan dan minuman ini justru bisa membuat kamu cepat haus dan lapar sebelum waktu berbuka tiba.

Maka dari itu, agar ibadah tetap lancar dan tubuh kamu fit, penting banget buat lebih selektif memilih makanan saat sahur. Yuk, cari tahu makanan dan minuman apa saja yang sebaiknya dihindari saat sahur, seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Sereal Sarapan

Sereal mengandung kadar gula tersembunyi yang cukup tinggi yang akan menimbulkan lonjakan kadar gula dalam darah yang membuat kamu cepat lemas./ Foto: freepik.com/topntp26

Sereal mengandung kadar gula tersembunyi yang cukup tinggi yang akan menimbulkan lonjakan kadar gula dalam darah yang membuat kamu cepat lemas./ Foto: freepik.com/topntp26

Mungkin semangkuk sereal seperti cornflakes dengan susu terlihat lezat dan nikmat jika dikonsumsi saat sahur. Bahkan, bisa jadi menu makan ini terkesan menyehatkan tubuh.

Padahal, perlu kamu tahu bahwa sebagian besar sereal kemasan sebetulnya memiliki kandungan gula tersembunyi yang cukup tinggi. Dengan kandungan tersebut, sereal cepat dicerna oleh tubuh, sehingga akan terjadi lonjakan energi secara drastis, kemudian turun dengan cepat. Hal inilah yang membuat tubuhmu jadi terasa lemas sebelum siang hari. 

Dilansir dari One Arabia, tidak hanya sereal, yogurt yang memiliki label ‘low-fat’ atau rendah lemak sering kali lebih berisiko, karena kandungan lemaknya dikurangi lalu digantikan dengan gula yang cukup tinggi agar rasanya tetap enak.

Menu sahur yang terasa ringan dan menyegarkan dengan pilihan makanan tersebut justru bikin kamu cepat lesu dan lapar, bahkan sebelum tengah hari. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba pilihan makanan yang lebih sehat, seperti yogurt Greek plain tanpa tambahan rasa yang dipadukan dengan kacang-kacangan dan biji-bijian atau chia seed, agar energimu bisa bertahan lebih lama.

Snack yang Asin

Snack yang asin meski meningkatkan nafsu makan dan praktis, justru mengandung garam yang tinggi sehingga tubuh cepat kekurangan cairan dan membuatmu haus sepanjang hari./ Foto: Freepik.com/azerbaijan_stockers

Snack yang asin meski meningkatkan nafsu makan dan praktis, justru mengandung garam yang tinggi sehingga tubuh cepat kekurangan cairan dan membuatmu haus sepanjang hari./ Foto: Freepik.com/azerbaijan_stockers

Saat sahur, mungkin kamu akan tergoda untuk mengonsumsi berbagai jenis keripik atau snack yang asin, agar saat puasa tidak ingin mengonsumsinya lagi. Selain itu, makanan ini memang meningkatkan nafsu makan dan mungkin terasa praktis untuk menu sahur.

Padahal, makanan yang asin cenderung mengandung garam yang tinggi yang membuat tubuh dengan cepat kekurangan cairan. Kandungan natrium yang tinggi ini akan menarik air keluar dari tubuh sehingga rasa hausmu akan semakin meningkat dan kamu jadi mudah kehausan sepanjang hari.

Daripada makan makanan yang asin, sebaiknya kamu pilih sahur dengan mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung protein tanpa lemak, lemak sehat, dan banyak kandungan airnya seperti semangka dan mentimun agar tubuh terhidrasi lebih lama.

Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang sulit diuraikan tubuh. Selain itu, kandungan lemak dapat memicu refluks asam, gangguan pencernaan, perut kembung, dan tubuh mudah lemas saat puasa./ Foto: Freepik.com/wirestock

Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang sulit diuraikan tubuh. Selain itu, kandungan lemak dapat memicu refluks asam, gangguan pencernaan, perut kembung, dan tubuh mudah lemas saat puasa./ Foto: Freepik.com/wirestock

Dilansir dari Healthline, makanan yang digoreng pada umumnya mengandung lemak trans dalam jumlah yang tinggi. Makanan dengan kandungan tersebut jadi lebih sulit diuraikan oleh tubuh, sehingga berdampak buruk bagi kesehatan.

Selain itu, mengutip dari Cleveland Clinic, kandungan lemak yang terdapat pada gorengan ini bisa memicu refluks asam atau yang lebih dikenal sebagai heartburn (sensasi panas di dada). Refluks asam bisa menimbulkan sensasi tidak nyaman bahkan nyeri. Gejalanya dapat berupa sering sendawa atau muncul rasa asam yang tidak enak di mulut.

Makanan gorengan dan berminyak juga dapat memicu gejala yang berkaitan dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS) seperti sendawa, mual, atau sakit perut. 

Konsumsi makanan gorengan saat sahur juga dapat memicu gangguan pencernaan, perut kembung serta tubuh jadi mudah lemas selama menjalani puasa.

Makanan yang Terlalu Pedas

Makanan yang terlalu pedas yang dikonsumsi saat sahur berisiko menimbulkan heartburn dan naiknya asam lambung atau acid reflux./ Foto: Freepik.com/Jcomp

Makanan yang terlalu pedas yang dikonsumsi saat sahur berisiko menimbulkan heartburn dan naiknya asam lambung atau acid reflux./ Foto: Freepik.com/Jcomp

Makanan yang dimasak dengan berbagai bumbu dan rempah memang bisa membuat masakan jadi terasa lebih lezat, apalagi jika ditambah dengan bumbu yang menimbulkan sensasi pedas. 

Namun, makanan yang terlalu pedas cukup berisiko jika dikonsumsi terlalu pagi apalagi saat sahur. Selain dapat mengiritasi dinding lambung, makanan pedas juga dapat memicu sensasi panas di dada atau heartburn, dan naiknya asam lambung atau acid reflux.

Hidangan yang pedas juga membuat kamu cepat merasa haus. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi makanan pedas saat sahur agar tetap nyaman menjalani ibadah puasa.

Makanan Olahan dan Makanan Kemasan

Makanan olahan dan kemasan mengandung zat aditif, pengawet, dan lemak yang mengganggu sistem pencernaan dan saat dikonsumsi ketika sahur bisa membuat tubuh cepat lemas./ Foto: Freepik.com

Makanan olahan dan kemasan mengandung zat aditif, pengawet, dan lemak yang mengganggu sistem pencernaan dan saat dikonsumsi ketika sahur bisa membuat tubuh cepat lemas./ Foto: Freepik.com

Makanan olahan atau ultra-processed food (UPF) dan makanan kemasan sering ditambahkan dengan zat aditif, pengawet, dan lemak yang tidak sehat. Makanan tersebut bisa berupa keripik, biskuit, dan camilan kemasan lainnya.

Kandungan bahan-bahan yang ada di makanan olahan dan kemasan bisa mengganggu sistem pencernaan dan membuat tubuh jadi terasa lebih lemas ketika puasa.

Selain itu, makanan ini biasanya mengandung kadar garam, gula, dan lemak tidak sehat yang cukup tinggi sehingga dikhawatirkan memicu kenaikan berat badan, risiko tekanan darah tinggi, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Sebagai gantinya, kamu bisa memilih makanan yang lebih sehat, seperti buah-buahan, kurma, sayuran, dan biji-bijian utuh. 

Minuman Berkafein

Minuman berkafein bersifat diuretik yang membuatmu sering buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi apalagi saat puasa./ Foto: Freepik.com/pressfoto

Minuman berkafein bersifat diuretik yang membuatmu sering buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi apalagi saat puasa./ Foto: Freepik.com/pressfoto

Kafein memiliki sifat diuretik, jadi akan membuat tubuhmu jadi lebih sering buang air kecil. Hal ini tentu cukup berisiko apalagi saat puasa, karena dapat menyebabkan dehidrasi.

Seperti yang kamu tahu, selama Ramadan, sangat penting untuk menjaga asupan cairan, jadi sebaiknya hindari atau kurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh, terutama ketika sahur.

Jika kamu ingin tetap meminum sesuatu, kamu bisa menggantinya dengan kopi tanpa kafein. Selain itu, kamu dapat mengganti jam minum minuman berkafein, seperti setelah berbuka puasa, misalnya saat sebelum menjalankan salat Tarawih.

Soda dan Minuman yang Manis

Minuman manis seperti soda dan jus buah jika dikonsumsi saat sahur dapat memicu lonjakan gula darah yang akhirnya membuatmu cepat lapar dan craving./ Foto: Freepik.com/lifeforstock

Minuman manis seperti soda dan jus buah jika dikonsumsi saat sahur dapat memicu lonjakan gula darah yang akhirnya membuatmu cepat lapar dan craving./ Foto: Freepik.com/lifeforstock

Minuman yang manis seperti soda, minuman berenergi, dan jus buah sebaiknya kamu hindari saat Ramadan. Hal ini karena minuman tersebut mengandung kadar gula yang cukup tinggi yang dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat lalu diikuti penurunan gula darah secara drastis. 

Lonjakan kadar gula dalam darah inilah yang membuat kamu jadi cepat lapar dan muncul craving atau ingin ngemil. Selain itu, kadar gula yang tinggi dalam minuman tersebut dapat memicu kenaikan berat badan dan gangguan pencernaan.

Itu tadi beberapa makanan dan minuman yang harus kamu hindari untuk dikonsumsi saat sahur karena bikin cepat lapar dan haus ketika puasa Ramadan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE