7 Penyebab Sering Pusing saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya
Beauties, bangun tidur seharusnya menjadi momen untuk memulai hari dengan tubuh yang lebih segar. Namun, bagaimana jika kamu justru sering pusing saat bangun tidur? Sensasinya bisa berupa kepala terasa ringan, pandangan berkunang-kunang, hingga ruangan seolah berputar.
Pusing saat bangun tidur memang tidak selalu menandakan kondisi serius. Meski begitu, jika keluhan terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain, penyebabnya perlu diperhatikan. Yuk, cari tahu penyebab pusing saat bangun tidur!
1. Gangguan Tidur seperti Sleep Apnea
Ilustrasi pusing saat bangun tidur/Foto: Magnific.com/magnific
Kepala terasa berputar saat bangun tidur tidak selalu berkaitan dengan posisi tubuh. Kualitas tidur juga dapat berperan. Salah satu gangguan yang perlu diperhatikan adalah sleep apnea, yaitu kondisi ketika pernapasan berhenti dan kembali terjadi berulang kali selama tidur.
Menurut Cleveland Clinic, gangguan tidur ini bisa menjadi penyebab rasa pusing atau tidak segar ketika bangun. Gejala lain yang patut diperhatikan meliputi mendengkur keras, terbangun seperti tersedak, serta rasa kantuk berlebihan pada siang hari. Jika gejala tersebut sering terjadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah ada gangguan tidur yang mendasarinya.
2. Efek Samping Obat-obatan
Ilustrasi konsumsi obat/Foto: Magnific.com/stefamerpik
Jika kamu baru mulai mengonsumsi obat tertentu atau mengalami perubahan dosis, perhatikan apakah pusing muncul setelahnya. Healthline menyebutkan bahwa beberapa obat dapat memicu pusing, termasuk obat yang memengaruhi tekanan darah atau memiliki efek samping pada keseimbangan tubuh.
Tetapi kamu tidak perlu langsung menghentikan obat yang diresepkan hanya karena mengalami pusing, ya. Sebaiknya, bicarakan keluhan tersebut dengan dokter atau apoteker. Mereka dapat membantu mengevaluasi apakah gejala berkaitan dengan obat yang dikonsumsi atau terdapat penyebab lain.
3. Kadar Gula Darah Rendah
Ilustrasi gula darah rendah/Foto: Magnific.com/wirestock
Selanjutnya, kadar gula darah yang rendah atau hipoglikemia juga dapat menyebabkan pusing saat bangun tidur. Kondisi ini terutama perlu diperhatikan pada orang yang memiliki diabetes dan menggunakan insulin atau obat tertentu yang dapat menurunkan gula darah. Gejala lain yang bisa muncul antara lain tubuh gemetar, berkeringat, lemas, atau merasa kebingungan.
Jika kamu memiliki diabetes dan sering mengalami keluhan ini, diskusikan pola makan, obat, serta pengukuran gula darah dengan tenaga medis, ya!
4. Vertigo akibat Gangguan Telinga Dalam
Ilustrasi vertigo/Foto: Magnific.com/zynkevich
Pusing saat bangun tidur juga bisa terasa seperti lingkungan di sekitar berputar, loh, Beauties. Sensasi ini dikenal sebagai vertigo. Salah satu penyebabnya adalah benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), yaitu gangguan keseimbangan yang berkaitan dengan perpindahan partikel kecil di telinga bagian dalam.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa BPPV dapat memicu vertigo ketika seseorang mengubah posisi kepala, misalnya saat berguling di tempat tidur, bangun dari posisi berbaring, atau menunduk.
5. Dehidrasi
Ilustrasi dehidrasi/Foto: Magnific.com/magnific
Tahukah kamu bahwa selama tidur, tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat? Beauties, jika asupan cairan sepanjang hari kurang, kamu mungkin mengalami dehidrasi ketika bangun pagi. Kondisi ini dapat membuat tubuh terasa lemas, haus, dan pusing, terutama ketika mulai berdiri.
Healthline menjelaskan bahwa risiko ini bisa meningkat jika seseorang banyak berkeringat, sedang mengalami muntah atau diare, maupun mengonsumsi obat tertentu yang meningkatkan pengeluaran cairan.
6. Tekanan Darah Menurun saat Berdiri
Ilustrasi cek tekanan darah/Foto: Magnific.com/magnific
Beauties, pernah merasa berkunang-kunang ketika langsung berdiri setelah bangun tidur? Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah hipotensi ortostatik, yakni ketika tekanan darah menurun saat seseorang berpindah dari posisi berbaring atau duduk ke posisi berdiri.
Menurut Harvard Health, kondisi ini dapat terjadi karena tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan tekanan darah setelah perubahan posisi. Akibatnya, aliran darah ke otak dapat berkurang sesaat dan menimbulkan rasa pusing atau seperti akan pingsan.
7. Kurang Tidur atau Kualitas Tidur yang Buruk
Ilustrasi kurang tidur/Foto: Magnific.com/karlyukav
Kamu pasti tahu bahwa tidur yang cukup penting untuk membantu tubuh memulihkan energi. Jika kamu sering begadang, terbangun berkali-kali pada malam hari, atau memiliki jadwal tidur yang tidak teratur, tubuh mungkin terasa kurang segar saat pagi hari. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat disertai rasa pusing atau kepala terasa berat.
Cara Mengatasi Pusing saat Bangun Tidur
Ilustrasi konsultasi pada dokter/Freepik: stefamerpik
Dilansir dari NHS, kamu bisa mencoba beberapa langkah berikut jika pusing muncul saat bangun tidur:
- Bangun secara perlahan. Ubah posisi dari berbaring ke duduk terlebih dahulu, lalu berdiri setelah merasa lebih stabil.
- Cukupi kebutuhan cairan. Minum air secara teratur sepanjang hari.
- Istirahat saat pusing muncul. Duduk atau berbaring sampai keluhan mereda.
- Jaga pola tidur. Usahakan memiliki jadwal tidur dan bangun yang teratur.
- Hindari aktivitas berisiko ketika masih pusing. Jangan langsung mengemudi, naik tangga, atau menggunakan alat berat.
- Perhatikan pola gejala. Catat kapan pusing muncul, berapa lama berlangsung, dan apakah disertai keluhan lain.
Hal-hal di atas bisa kamu lakukan sebagai pencegahan dan solusi saat kamu merasa kepalamu berputar saat bangun tidur. Tetapi jika tidak kunjung membaik, contohnya kamu merasa sudah mengganggu aktivitas, atau disertai perubahan pendengaran, penglihatan, maupun denyut jantung, hingga terjatuh atau bahkan pingsan, kamu bisa periksa ke rumah sakit agar tahu solusi yang lebih intens.
Segera cari pertolongan medis darurat jika pusing muncul mendadak dan disertai gejala seperti kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, gangguan penglihatan berat, nyeri dada, atau sakit kepala hebat yang tidak biasa. Gejala tersebut dapat menandakan kondisi serius dan tidak boleh diabaikan.
___
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!