Beauties, tahukah kamu kalau mencuci buah dan sayur harus dibedakan berdasarkan jenisnya? Buah dan sayuran berdaun, misalnya, membutuhkan perlakuan berbeda dengan apel, stroberi, jamur, atau sayuran yang berkulit tebal. Cara mencuci yang kurang tepat justru bisa membuat proses pembersihan menjadi kurang efektif.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah penggunaan air mengalir dan waktu mencuci. Beberapa jenis buah dan sayur juga tidak disarankan untuk direndam terlalu lama karena permukaannya dapat menyerap air atau justru membuat kotoran dan kontaminan berpindah. Melansir Reader's Digest, yuk, kenali cara mencuci buah dan sayur sesuai jenisnya agar lebih bersih sebelum dikonsumsi.
1. Sayuran Berdaun
|
Cara mencuci sayuran berdaun/Foto: Pexels.com/Kampus Production |
Cara membersihkan sayuran berdaun seperti bayam, selada, dan kale sebaiknya dilakukan dengan membuang daun bagian luar terlebih dahulu, kemudian membilas bagian lainnya menggunakan air dingin yang mengalir. Cara ini membantu membersihkan kotoran tanpa membuat daun terlalu lama terendam air.
Merendam sayuran berdaun di dalam wadah berisi air dalam waktu lama bukanlah langkah yang tepat, karena bagian daun memiliki permukaan berpori sehingga berpotensi menyerap kontaminan yang ada di dalam air. Kalau sayuran berasal dari kebun atau pasar dan masih banyak kotoran atau tanah, kamu bisa memasukkannya ke dalam saringan, mencelupkannya beberapa kali ke air dingin bersih, lalu membilasnya kembali dengan air mengalir.
2. Apel dan Sayuran Berkulit Keras
|
Cara mencuci buah dan sayuran berkulit keras/Foto: Pexels.com/Miriam Alonso |
Cara mencuci apel, labu, dan mentimun yang benar adalah dengan menggosok permukaannya di bawah air mengalir. Kamu dapat menggunakan sikat khusus buah dan sayur atau tangan yang sudah bersih untuk membantu menghilangkan kotoran dan kontaminan dari permukaan.
Namun, sebaiknya jangan langsung mencuci bahan makanan ini begitu sampai dari toko jika belum akan digunakan. Mencuci terlalu awal dapat memperpendek masa simpan dan meningkatkan risiko bahan makanan lebih cepat rusak.
Jika harus dicuci lebih awal karena kondisinya sangat kotor, keringkan dengan baik menggunakan tisu dapur bersih sebelum menyimpannya. Lapisan lilin pada apel juga tidak perlu dihilangkan karena lapisan tersebut aman dikonsumsi selama mengikuti ketentuan keamanan pangan.