8 Jajanan Manis Indonesia Terbaik 2026 Versi TasteAtlas, Pisang Goreng Nomor 1!

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 01 Sep 2026 15:00 WIB
Pisang Goreng
Pisang Goreng/Foto: Pixabay/Masbebet

Indonesia memiliki ragam kuliner yang sangat bervariasi, mulai dari makanan berat, makanan pembuka, hingga jajanan atau street food yang begitu menggoda selera. Salah satu jenis street food yang begitu digemari adalah jajanan manis dengan cita rasa yang memanjakan lidah.

Baru-baru ini, situs panduan perjalanan dan kuliner TasteAtlas merilis daftar jajanan manis Indonesia terbaik 2026 versi mereka. Kira-kira ada jajanan apa saja, ya? Yuk, simak daftarnya berikut ini, siapa tahu bisa jadi ide camilan sedap buat disantap hari ini!

Pisang Goreng

Pisang goreng jadi hidangan penutup terbaik di dunia mengalahkan churros dari Spanyol/Foto: Pixabay/Masbebet

Pisang Goreng/Foto: Pixabay/Masbebet

Urutan pertama ditempati oleh pisang goreng dengan rating 4,4. Bisa dibilang pisang goreng adalah salah satu jajanan manis yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Ada berbagai macam variasi dalam pembuatan pisang goreng. Ada yang digoreng langsung dengan sedikit minyak hingga potongan pisang dibalut adonan tepung sebelum digoreng hingga berwarna keemasan. Pisang goreng bisa langsung dinikmati setelah digoreng atau ditambahkan berbagai topping, misalnya gula halus, keju, saus cokelat, hingga es krim.

Selain beragam variasi pengolahannya, pisang goreng juga dikenal dengan sebutan berbeda di berbagai daerah, Beauties. Misalnya, di Bali disebut dengan godoh biu atau gedhang goreng di Jawa. 

Odading

Sempat viral beberapa tahun lalu, Odading menempati posisi kedua denganr rating 4,1. Odading adalah camilan gorengan manis yang berasal dari Bandung. Camilan ini dibuat dari adonan berbahan dasar ragi yang dicampur dengan gula, susu, dan terkadang telur. Adonan lalu dibentuk menjadi persegi atau persegi panjang pipih, lalu digoreng hingga berwarna cokelat keemasan dan mengembang,

Tekstur odading terasa ringan dan berongga di bagian dalam, dengan lapisan luar yang sedikit kenyal namun menjadi renyah saat dingin. Nama "odading" dipercaya muncul pada masa kolonial, ketika pengaruh Belanda dan budaya lokal berpadu di pasar kota maupun dapur rumah tangga, menghasilkan resep yang mengombinasikan adonan kaya rasa ala Eropa dengan teknik memasak lokal. Odading umumnya dinikmati sebagai camilan atau menu sarapan dan sering dijual oleh pedagang kaki lima serta toko-toko di Bandung.

Serabi

Sejumlah makanan Indonesia berhasil masuk jajaran pancake terbaik dunia versi TasteAtlas. Mulai dari serabi hingga wingko, kuliner tradisional Nusantara dinilai punya cita rasa unik dan autentik yang membuatnya layak dikenal secara global.

Serabi/Foto: Pexels.com/Anton Tezar

Siapa yang tidak kenal dengan serabi? Jajanan pasar tradisional satu ini dibuat menggunakan tepung beras dan santan. Serabi merupakan jajanan yang fleksibel karena tersedia dalam varian manis maupun gurih, serta dapat dimodifikasi dengan berbagai macam topping. Mulai dari gula, pisang, kacang tanah, meses, durian, hingga oncom.

Serabi dapat ditemukan di seluruh penjuru pulau Jawa, namun biasanya lebih identik dengan kota Bandung dan Solo. Hidangan serupa juga dapat ditemukan di Thailand dengan nama khanom khrok.

Kue Putu

Biasanya dijual oleh pedagang kaki lima, kue putu dibuat dari tepung beras ketan yang diberi aroma dan pewarna alami dari daun pandan. Cara pembuatan kue putu cukup unik, yaitu adonan dimasukkan ke dalam tabung bambu lalu dikukus. Bagian tengah kue ini diisi gula merah. Setelah matang dikukus, kue ini biasanya ditaburi parutan kelapa segar.

Kue Ape

Asyiknya Jajan Es Cincau hingga Kue Ape di Pasar Mayestik

Kue Ape/Foto: detikcom/Zahrah Zayyan Layalia

Kue ape adalah camilan khas Jakarta yang dikenal karena bentuknya yang unik, perpaduan tekstur yang menggoda lidah, serta rasa manis yang lembut. Kue ini memiliki bagian tengah yang tebal dan empuk dan dikelilingi oleh pinggiran yang tipis dan renyah.

Adonan kue ini dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, tepung terigu serbaguna, gula, santan, serta baking powder atau ragi, ditambah dengan ekstrak daun pandan yang memberikan warna hijau muda khas dan aroma lembut pada bagian tengahnya. Adonan dimasak dalam wajan kecil berbentuk cekung di atas api besar.

Saat adonan menyebar, bagian tepinya menjadi tipis dan renyah, sementara bagian tengahnya mengembang tapi tetap lembap dan lembut. Wajan ditutup untuk memerangkap uap panas, sehingga bagian dalamnya matang merata tanpa perlu dibalik. Hasilnya adalah camilan yang renyah sekaligus lembut, dengan cita rasa kelapa yang halus dan sentuhan rasa manis yang disukai baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. 

Getuk

Getuk adalah camilan tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong rebus yang dihaluskan dan diberi pemanis. Adonannya sering kali diberi pewarna atau perisa sebelum dibentuk menjadi balok, gulungan, atau potongan seukuran sekali gigit.

Getuk, yang paling umum ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, merupakan salah satu jajanan kaki lima dan pasar tradisional yang khas, biasanya hidangan ini disajikan pada suhu ruang dan dinikmati dengan taburan kelapa parut di atasnya. Versi yang paling dikenal luas adalah getuk lindri, yaitu singkong yang dihaluskan hingga lembut kemudian dicetak menjadi potongan-potongan bertekstur garis-garis dengan warna-warna pastel yang menarik perhatian.

Nagasari

Ilustrasi nagasari/Foto: detikFood/Erliana Riady

Nagasari/Foto: detikFood/Erliana Riady

Nagasari adalah kue kukus khas Indonesia yang terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula, dengan isian potongan pisang matang, serta dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Kue ini memiliki tekstur lembut dan sedikit kenyal, rasa manis yang pas, serta aroma khas daun pisang, menjadikannya camilan favorit di Jawa, Sumatra, dan berbagai wilayah lain di Indonesia.

Teksturnya halus dan lembut, mirip dengan puding yang lebih padat. Sementara itu pisang di dalamnya menjadi lunak dan harum selama proses pengukusan. Nagasari umumnya digolongkan sebagai "kue basah" yang sering dijual di pasar tradisional atau disajikan dalam berbagai upacara dan perayaan.

Meskipun biasanya dibuat menggunakan tepung beras putih dan jenis pisang seperti pisang raja atau pisang kepok, terdapat variasi di berbagai daerah yang menggunakan jenis tepung lain, seperti tapioka atau sagu, untuk menyesuaikan teksturnya.

Laklak

Laklak adalah kue beras kecil berbentuk bulat khas Bali yang terbuat dari adonan sederhana berbahan tepung beras dan santan, serta biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan siraman sirup gula aren cair. Kue ini umumnya berwarna hijau berkat karena ekstrak daun pandan, yang memberikan aroma harum dan warna yang cerah.

Proses pembuatannya sederhana, adonan tepung beras dicampur hingga mencapai konsistensi yang pas lalu dituang ke dalam cetakan kecil berbentuk bulat. Kue ini dimasak dengan cara dikukus atau ditutup selama proses pematangan, menghasilkan tekstur dasar yang lembut dengan tepian yang sedikit renyah.

Dimasak menggunakan wajan datar dari tanah liat atau besi, laklak memiliki tekstur lembut dan sedikit kenyal, serta permukaan berpori yang mampu menyerap sirup manis.

Itulah beberapa jajanan manis Indonesia terbaik versi TasteAtlas. Ada favoritmu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE