Apa yang kita makan setiap hari dapat berdampak besar pada kesehatan fisik dan mental kita. Sering kali, orang cenderung memikirkan apa yang harus mereka hindari demi kesehatan atau berat badan mereka. Namun, cara yang lebih produktif untuk mendekati makanan adalah dengan memikirkan apa yang harus kita tambahkan ke makanan kita setiap hari, terutama sumber makanan nabati.
Tumbuhan adalah sumber yang kaya akan vitamin, mineral, fitonutrien, dan serat. Meski terdengar tidak mungkin mengonsumsi banyak makanan nabati dalam satu hari, kita bisa tetap mengonsumsi banyak makanan nabati dengan menambahkannya ke salad atau smoothie.
Dilansir dari Eat This, berikut 8 makanan nabati yang bisa kamu konsumsi setiap hari.
Kale
Kale/Foto: Unsplash.com/Adolfo Félix |
Sayuran hijau ini dikemas dengan begitu banyak nutrisi. Faktanya, satu cup kale mengandung 177 miligram kalsium yang menutrisi tulang.
Tapi, kalsium bukan satu-satunya nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, karena vitamin K juga diperlukan untuk mendukung tulang yang kuat dan sehat. Untungnya, kale menyediakan 493 mikrogram vitamin K.
Bluberi
Bluberi/Foto: Unsplash.com/Joanna Kosinska |
Bluberi dikemas dengan beberapa senyawa kimia penting seperti anthocyanin, polifenol, dan antioksidan. Menurut artikel review tahun 2018 di International Journal of Molecular Sciences, bluberi dapat meningkatkan penglihatan, antikanker, antidiabetes, antiobesitas, pencegahan terhadap degenerasi saraf, degenerasi makula, osteoporosis, dapat mengurangi hiperlipidemia dan hipertensi, serta penyakit jantung.
Kacang Kenari
Kacang kenari/Foto: Unsplash.com/Sahand Babali |
Kacang kenari dianggap sebagai makanan untuk otak karena mengandung tinggi lemak baik yang dikenal sebagai asam α-linolenat (ALA), sejenis asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 sendiri memiliki efek antiinflamasi dan mungkin menjadi salah satu alasan mengapa kacang kenari sangat baik untuk kognisi.
Selain menjadi sumber ALA yang baik, kacang kenari telah terbukti meningkatkan faktor neurotropik yang diturunkan dari otak, yang berkontribusi pada produksi sel-sel otak baru.
Biji Chia
Biji chia/Foto: Freepik.com/makistock |
Pedoman Diet USDA menyarankan bahwa perempuan dewasa di bawah 50 tahun harus mengonsumsi 25 hingga 28 gram serat per hari dan pria di bawah 50 tahun harus mengonsumsi 31 hingga 34 gram serat per hari. Serat sangat penting untuk menjaga kesehatan usus, menstabilkan gula darah, dan menurunkan kolesterol.
Salah satu makanan tinggi serat adalah biji chia. Satu cup biji chia tidak hanya memenuhi hampir sepertiga dari kebutuhan serat untuk satu hari, tetapi juga kaya akan antioksidan yang dapat memberikan efek perlindungan terhadap penyakit kronis.