8 Penyakit yang Miliki Gejala Mudah Lelah Meski Sudah Cukup Istirahat

Belinda Safitri | Beautynesia
Sabtu, 11 Apr 2026 17:30 WIB
8. Apnea Tidur
Apnea tidur/ Foto: Freepik.com/yanalya

Rasa lelah memang sering dianggap hal biasa, apalagi jika kamu punya aktivitas padat setiap hari. Namun, jika kelelahan terasa berlebihan, berlangsung lama, dan tidak membaik meski sudah istirahat, kondisi ini bisa jadi sinyal tubuh bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Faktanya, kelelahan bukan hanya soal kurang tidur atau kurang energi, tetapi juga bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu. Maka dari itu, penting untuk mengenali penyebab di balik rasa lelah agar kamu bisa mengambil langkah yang tepat sejak dini.

Dilansir dari Prevention, simak beberapa penyakit dengan gejala kelelahan yang perlu diwaspadai, Beauties! 

1. Kelenjar Tiroid Kurang Aktif (Hipotiroidisme)

Kelenjar tiroid kurang aktif/ Foto: Freepik.com/cookie_studio

Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur energi tubuh, metabolisme, hingga fungsi organ lainnya. Ketika kelenjar ini bekerja terlalu lambat atau kurang aktif, produksi hormon tiroid menurun, sehingga tubuh tidak memiliki cukup energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal.

Selain rasa lelah yang terus-menerus, hipotiroidisme juga sering ditandai dengan penambahan berat badan tanpa sebab jelas, kulit kering, sembelit, hingga sensasi selalu kedinginan. Dalam beberapa kasus, kulit juga bisa tampak lebih pucat atau lembek akibat perubahan komposisi jaringan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup secara signifikan.

2. Insufisiensi Adrenal

Insufisiensi adrenal/ Foto: Freepik.com/8photo

Insufisiensi adrenal adalah kondisi ketika kelenjar adrenal tidak mampu memproduksi hormon kortisol dalam jumlah cukup. Padahal, hormon ini sangat penting untuk membantu tubuh merespons stres, menjaga tekanan darah, serta mengatur metabolisme energi.

Gejala yang muncul tidak hanya kelelahan, tetapi juga bisa berupa pusing saat berdiri, penurunan berat badan, gangguan pencernaan seperti diare atau sakit perut, hingga perubahan warna kulit menjadi lebih gelap di beberapa area. Karena gejalanya sering dianggap sepele, kondisi ini kerap terlambat terdiagnosis.

3. Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Berbeda dengan lelah biasa, sindrom kelelahan kronis ditandai dengan rasa lelah yang sangat parah dan berlangsung lama, bahkan setelah istirahat cukup. Aktivitas ringan sekalipun bisa terasa sangat melelahkan, sehingga penderitanya kesulitan menjalani rutinitas normal.

Selain kelelahan, kondisi ini juga sering disertai nyeri otot, gangguan konsentrasi (brain fog), dan kualitas tidur yang buruk. Dalam beberapa kasus, penderita bahkan harus mengurangi aktivitas secara drastis karena tubuh tidak mampu berfungsi seperti biasanya. Penyebab pasti kondisi ini masih diteliti, tetapi diduga berkaitan dengan peradangan dan sistem imun. 

4. Anemia

Anemia/ Foto: Freepik.com/benzoix

Beauties, anemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah sehat untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Akibatnya, organ dan otot tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup, sehingga kamu merasa cepat lelah bahkan untuk aktivitas ringan.

Selain lemas, anemia juga bisa ditandai dengan kulit pucat, kuku rapuh, sakit kepala, dan detak jantung yang lebih cepat. Penyebabnya beragam, mulai dari kekurangan zat besi atau vitamin B12, hingga kondisi medis tertentu. Karena itu, pemeriksaan lebih lanjut sangat diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat.

5. Diabetes

Diabetes/ Foto: Freepik.com/xb100

Pada diabetes, tubuh mengalami gangguan dalam mengelola kadar gula darah. Glukosa yang seharusnya menjadi sumber energi tidak dapat digunakan secara efektif, sehingga tubuh justru merasa lemas dan kehabisan energi.

Kelelahan pada penderita diabetes biasanya disertai gejala lain seperti sering haus, sering buang air kecil, serta penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak wajar. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang memengaruhi berbagai organ tubuh.

6. Depresi Klinis

Depresi klinis/ Foto: Freepik.com/freepik

Depresi klinis adalah gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi suasana hati, pola pikir, dan energi secara keseluruhan. Salah satu gejala utamanya adalah kelelahan ekstrem yang tidak hilang meskipun sudah cukup istirahat.

Orang dengan depresi sering merasa tidak memiliki energi untuk melakukan aktivitas sederhana, bahkan seperti bangun dari tempat tidur. Kondisi ini juga disertai perasaan sedih berkepanjangan, kehilangan minat, gangguan nafsu makan, dan kesulitan berkonsentrasi. Karena dampaknya luas, depresi perlu ditangani secara profesional. 

7. Endokarditis

Endokarditis/ Foto: Freepik.com/mdjaff

Endokarditis merupakan infeksi atau peradangan pada lapisan dalam jantung yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini lebih berisiko pada orang dengan riwayat penyakit jantung atau penggunaan katup jantung buatan.

Selain kelelahan, gejala yang sering muncul adalah demam tinggi, sesak napas, menggigil, dan tubuh terasa lemah secara terus-menerus. Karena berkaitan dengan organ vital, kondisi ini membutuhkan penanganan medis serius, mulai dari antibiotik hingga tindakan operasi dalam kasus tertentu.

8. Apnea Tidur

Apnea tidur/ Foto: Freepik.com/yanalya

Apnea tidur terjadi ketika saluran napas menyempit atau tersumbat saat tidur, menyebabkan pernapasan berhenti sementara. Meski penderitanya mungkin tidak menyadari, gangguan ini membuat kualitas tidur menjadi buruk.

Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang optimal, sehingga kamu tetap merasa lelah, mengantuk, dan kurang fokus di siang hari. Gejala khas lainnya adalah dengkuran keras dan terbangun dengan sensasi tersedak. Jika dibiarkan, kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan lain seperti tekanan darah tinggi.

Itulah sejumlah penyakit yang patut diwaspadai jika sering merasa lelah. Mengenali penyebab ini sejak awal bisa membantu kamu mendapatkan penanganan yang tepat sebelum kondisi semakin memburuk, Beauties. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE