9 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Cocok untuk Kaum Mager!
Demi mendapatkan berat badan ideal, banyak orang rela melakukan diet ketat disertai dengan olahraga ekstra. Namun, ada kalanya kita tidak sempat berolahraga lantaran tidak memiliki waktu luang, atau bahkan malas gerak alias “mager”.
Lantas, apakah berat badan bisa tetap turun tanpa olahraga? Jawabannya, bisa saja. Ada beberapa cara diet yang memungkinkan kamu untuk kurus tanpa perlu olahraga berat. Misalnya, dengan mengurangi asupan karbohidrat hingga lebih banyak tidur.
Berikut deretan cara menurunkan berat badan di rumah dengan cepat tanpa harus berolahraga, cocok untuk kamu yang “mager”-an.
1. Perbanyak Konsumsi Serat
Konsumsi serat/ Foto: Freepik.com/timolina
Serat secara alami dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Mengonsumsi makanan berserat tinggi membantu merasa kenyang tanpa khawatir kalori meningkat, sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan dan metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Selain itu, serat juga membantu menjaga gula darah tetap stabil, yang berpengaruh dalam mengelola berat badan. Beberapa makanan tinggi serat, meliputi sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, yang dapat menjaga kenyang lebih lama.
2. Mengonsumsi Makanan Berprotein Tinggi
Konsumsi protein/ Foto: Freepik.com/timolina
Selain karbohidrat, protein merupakan salah satu asupan penting yang dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Itu karena protein dapat memengaruhi hormon yang menstimulasi rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan GLP-1 (glucagon-like peptide 1).
Beberapa makanan berprotein tinggi seperti ikan, daging, dada ayam, telur, tahu, dan tempe, bisa dipadukan sebagai menu diet yang mengenyangkan.
Tubuh cenderung membakar lebih banyak kalori untuk mencerna protein dibandingkan lemak atau karbohidrat. Hal ini berfungsi membantu mengelola berat badan.
Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menemukan orang yang melakukan diet tinggi protein dapat menurunkan lebih banyak berat badan dibanding mereka yang mengonsumsi protein dalam jumlah normal.
3. Perhatikan Porsi Makan
Makan dengan porsi kecil/ Foto: Freepik.com/jcomp
Ukuran porsi makan dapat menjadi salah satu alasan berat badan sulit turun, meskipun sudah diet. Banyak cara diet tanpa olahraga berkaitan dengan mengatur pola makan dan kebiasaan makan.
Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah makan menggunakan piring kecil. Dengan piring yang lebih kecil, otomatis porsi makanan yang dikonsumsi akan berkurang. Hal ini membantu mengendalikan porsi makan sehingga mencegah berat badan bertambah.
4. Makan dengan Fokus
Makan dengan fokus/ Foto: Freepik.com/senivpetro
Kebiasaan makan sambil menonton televisi/smartphone mungkin tidak terlihat berbahaya, namun dapat menyebabkan masalah jangka panjang, termasuk makan berlebihan (overeating) dan meningkatkan risiko obesitas.
Makan sambil nonton membuat otak akan fokus sepenuhnya pada tontonan, sehingga proses gerak tubuh yang lain jadi berkurang. Padahal, otak membutuhkan waktu untuk memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Sejumlah ahli menyarankan mengunyah makanan secara perlahan hingga benar-benar halus untuk memproses makanan yang masuk ke perut. Hal ini membantu tubuh merasa cepat kenyang sehingga jumlah makanan yang dikonsumsi berkurang.
Selain itu, penelitian juga membuktikan orang yang makan secara perlahan memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah dibanding orang yang makan dengan cepat atau terburu-buru.
5. Hindari Konsumsi Gula Berlebih
Konsumsi gula berlebih/ Foto: Freepik.com/drobotdean
Menghindari beragam asupan gula tambahan seperti soda, boba, kopi susu, kue, dan makanan olahan, terbukti efektif menurunkan berat badan. Dengan mengurangi asupan gula membantu defisit kalori, mencegah obesitas, serta menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung, terlebih jika diimbangi dengan pola makan sehat.
Sebaiknya, ganti camilan manis dengan buah-buahan segar atau yogurt low fat. Batasi asupan gula maksimal 50 gram (4-9 sendok teh) per hari untuk hasil yang maksimal.
6. Hindari Tepung dan Makanan Olahan
Konsumsi roti/ Foto: Freepik.com/ansiia
Makanan yang dibuat dengan tepung olahan seperti roti putih, kue, dan pasta, cenderung memiliki indeks glikemik yang tinggi. Mengonsumsi makanan ini seiring waktu bisa menyebabkan lonjakan gula darah, yang memicu tubuh mengalami peningkatan berat badan.
Dengan mengurangi konsumsinya membantu menstabilkan gula darah sekaligus mengurangi lemak tubuh. Selain itu, bisa juga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Hindari konsumsi tepung dan makanan olahan seperti junk food, nugget, sosis, dan makanan ringan lainnya, karena seringkali tinggi kalori namun rendah lemak. Hal ini memicu resistensi insulin dan mempermudah penyimpanan lemak.
Sebaiknya ganti tepung dan makanan olahan dengan konsumsi makanan utuh (whole foods) seperti oatmeal, nasi merah, sayuran, dan protein sehat.
7. Perbanyak Minum Air Putih
Minum air putih/ Foto: Freepik.com/diana.grytsku
Banyak minum air putih terbukti membantu menurunkan berat badan. Beberapa riset menunjukkan bawah minum 500ml air putih sebelum makan dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga mengurangi asupan kalori yang dikonsumsi.
Meski begitu, minum air putih saja tidak akan menurunkan berat badan secara drastis tanpa defisit kalori. Namun, langkah ini bisa menjadi alat pendukung yang sangat efektif.
8. Tingkatkan Kualitas Tidur
Istirahat yang cukup/ Foto: Freepik.com/pressfoto
Tidur lebih lama bisa membantu metabolisme tubuh berjalan dengan baik sehingga pembakaran kalori berjalan optimal. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambah waktu tidur menjadi 8,5 jam setiap malam bisa membantu orang dengan kelebihan berat badan untuk mengurangi lemak tubuh dua kali lipat.
Sebaliknya, kurang tidur terbukti bisa menyebabkan beberapa dampak buruk yang menghambat penurunan berat badan. Misalnya, keinginan untuk makan saat tengah malam yang meningkatkan risiko berat badan naik.
9. Mengelola Stres
Ilustrasi stres/ Foto: Freepik.com/freepik
Kebiasaan buruk saat stres seperti begadang dan emotional eating (makan berlebihan) atau sebaliknya, juga bisa memicu kenaikan berat badan. Itu karena tubuh cenderung “craving” makan makanan yang tidak sehat seperti makanan manis atau berlemak.
Oleh karena itu, Beauties perlu mengelola stres agar dapat menurunkan berat badan secara sehat dengan menurunkan kadar hormon kortisol yang memicu penumpukan lemak, terutama di perut.
Dengan mengelola stres dapat meningkatkan kesadaran pola makan dan memperbaiki metabolisme. Bukan sekedar kurus, melainkan mencapai keseimbangan berat badan pada rentang sehat.
Nah, itulah beberapa cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang bisa Beauties terapkan di rumah. Namun, supaya penurunan berat badan lebih maksimal sebaiknya diimbangi dengan olahraga ringan minimal 2 kali seminggu, ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!