Apakah Sehat Makan Daging Setiap Hari? Ini Kata Ahli

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 04 Jun 2026 07:00 WIB
Apakah Konsumsi Daging Aman?
Konsumsi daging yang aman/Foto: Magnific

Makan daging setiap hari setelah memang terasa sangat menggoda, apalagi kalau stok daging kurban Iduladha di rumah masih menumpuk dan siap diolah kapan saja. Mulai dari sate, rendang, semur, sampai tongseng, semuanya terasa sangat nikmat dan bikin nafsu makan meningkat setiap hari.

Namun, di balik nikmatnya olahan tersebut, kamu juga perlu memahami bagaimana cara mengonsumsi daging secara bijak dan tetap seimbang. Yuk, simak pembahasannya sampai akhir supaya kamu tetap bisa menikmati daging favorit tanpa khawatir mengganggu kesehatan tubuh!

Apakah Konsumsi Daging Aman?

Konsumsi daging yang aman/Foto: Magnific

Dikutip dari ahli kuliner dan food science Drexel University, Rosemary Trout, daging merupakan sumber protein lengkap yang mengandung asam amino esensial. Selain itu, daging juga mengandung vitamin B12, zat besi, dan zinc yang penting untuk mendukung fungsi tubuh sehari-hari.

Protein hewani juga dinilai lebih mudah diserap tubuh dibandingkan protein nabati sehingga membantu menjaga massa otot dan energi harian. Karena itulah, banyak orang merasa lebih kenyang dan bertenaga setelah mengonsumsi hidangan berbahan daging.

Meski begitu, kamu tetap tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan setiap hari tanpa memperhatikan jumlah dan cara pengolahannya. Daging juga mengandung lemak dan kolesterol yang jika terlalu banyak bisa meningkatkan risiko gangguan metabolisme hingga berat badan naik.

Rosemary Trout menjelaskan bahwa produk seperti bacon, sosis, nugget, atau daging olahan kemasan termasuk makanan tinggi proses. Jenis makanan seperti ini biasanya mengandung tambahan garam, gula, lemak, dan bahan pengawet yang kurang baik jika dikonsumsi rutin setiap hari.

Karena itu, pilihan daging segar jauh lebih disarankan dibandingkan produk ultra processed yang sudah banyak tambahan bahan lainnya. Selain lebih sehat, rasa alami dari daging juga tetap bisa terasa nikmat ketika dimasak dengan bumbu sederhana.

Berapa Banyak Daging yang Sebaiknya Dikonsumsi?

Aturan konsumsi daging/Foto: Magnific

Menurut Dietary Guidelines for Americans, total konsumsi daging, unggas, dan telur yang disarankan sekitar 26 ons per minggu. Jumlah tersebut tentu perlu disesuaikan lagi dengan aktivitas, berat badan, dan kebutuhan tubuh masing-masing orang.

Ahli gizi Lauren Manaker mengatakan bahwa sebenarnya tidak masalah jika seseorang mengonsumsi daging setiap hari dalam porsi yang sesuai. Kuncinya bukan hanya pada frekuensi makan, tetapi juga jenis daging serta kombinasi makanan pendampingnya.

Sayangnya, banyak orang mengonsumsi daging dalam jumlah jauh lebih besar daripada porsi yang dianjurkan tubuh setiap kali makan. Padahal menurut American Cancer Society, satu porsi daging idealnya hanya sekitar 3 hingga 4 ons saja.

Kalau dibandingkan dengan porsi sate atau rendang saat kumpul keluarga, jumlah tersebut memang terasa cukup kecil, ya, Beauties? Karena itu, penting banget untuk mulai mengontrol jumlah konsumsi supaya tubuh tidak bekerja terlalu berat mencerna lemak berlebih.

Supaya lebih aman, kamu bisa memadukan daging dengan protein nabati seperti tempe, tahu, atau kacang-kacangan dalam satu menu makan. Cara sederhana ini membantu tubuh mendapatkan nutrisi lebih seimbang sekaligus membuat konsumsi lemak tetap terkontrol.

Cara Aman Menikmati Daging Tanpa Takut Kolesterol

Cara aman konsumsi daging/Foto: Magnific

Kalau stok daging Iduladha masih banyak di rumah, bukan berarti kamu harus mengolah semuanya menjadi makanan bersantan atau gorengan. Justru, memilih metode memasak yang lebih sehat bisa membantu tubuh tetap nyaman meski makan daging beberapa hari berturut-turut.

Kamu bisa memilih bagian daging rendah lemak seperti tenderloin atau has dalam supaya kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit. Selain itu, metode memasak seperti direbus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak juga jauh lebih baik untuk kesehatan.

Jangan lupa tambahkan sayuran segar sebagai pelengkap menu agar asupan serat harian tetap terpenuhi dengan baik. Sayuran membantu proses pencernaan lebih lancar sekaligus membuat tubuh tidak terasa terlalu berat setelah makan daging.

Menurut Lauren Manaker, lauk pendamping memiliki peran penting karena membantu menambah serat dan mikronutrien penting dalam tubuh. Jadi, jangan hanya fokus pada dagingnya saja, tetapi perhatikan juga isi piring secara keseluruhan setiap kali makan.

Selain itu, kamu juga sebaiknya memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi minuman manis selama masa penghabisan stok daging. Kebiasaan sederhana ini membantu tubuh menjaga keseimbangan metabolisme dan mencegah penumpukan kalori berlebih.

Daging memang kaya nutrisi dan tetap bisa dikonsumsi setiap hari selama porsinya tidak berlebihan dan pengolahannya tepat. Yuk, mulai lebih bijak menikmati hidangan favorit supaya tubuh tetap sehat meski stok daging Iduladha masih melimpah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.