Pada zaman sekarang ini, penyakit bukan hanya menghampiri orang tua yang imunnya bisa dibilang lebih rentan, tapi juga anak muda, lho. Terutama, penyakit diabetes yang dulunya lebih banyak dialami orang tua, saat ini juga banyak menyerang anak muda.
Apa sih penyebab diabetes di kalangan anak muda, terutama diabetes tipe 2? Umumnya disebabkan karena gaya hidup yang kurang sehat. Selengkapnya, ini dia faktor penyebab diabetes pada anak muda!
1. Konsumsi Makanan Tidak Sehat
Gaya hidup tidak sehat/ foto: Freepik/ studioredcup |
Salah satu penyebab diabetes tipe 2 yang kerap dialami oleh anak muda, ialah karena gaya hidup yang tidak sehat. Contohnya saja seperti terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji, kebiasaan merokok, dan sering mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula tinggi.
Apalagi sekarang memang banyak sekali restoran-restoran fast food yang berkembang dan kedai minuman-minuman kekinian yang menggunakan banyak gula dan menjadi minuman favorit anak muda. Termasuk olahan kopi, ice cream, teh, minuman chocolate dan lainnya.
Didukung juga dengan berkembang pesatnya diskon beserta kemudahan memesan makanan, pelayanan antar ke rumah, membuat anak muda lebih banyak jajan dibandingkan memakan atau memasak makanan rumahan yang sehat. Relate dengan kebiasaanmu nggak, nih?
2. Obesitas
Obesitas/ foto: Freepik/ shurkin_son |
Anak-anak muda yang memiliki berat badan berlebih rentan untuk terkena diabetes tipe 2, dikarenakan resistensi insulin atau gangguan respon pada insulin. Dikutip dari CDC, insulin diproduksi oleh pankreas dan berguna layaknya kunci, untuk memasukkan gula darah ke dalam sel supaya dapat diolah menjadi energi.
Namun, diakibatkan oleh obesitas terutama penimbunan lemak di perut ---seringnya dikarenakan makan makanan kurang sehat seperti disebut pada poin pertama--, yang berpotensi membuat sel darah tidak merespon insulin secara normal. Sehingga, pankreas akan memproduksi lebih banyak insulin untuk membuat sel darah merespon dan menyerap gula darah.
Jika tubuh tetap dibiarkan obesitas, dalam jangka pendeknya mungkin tidak terasa apa-apa. Namun, pada jangka panjang, apabila pankreas sudah tidak mampu memproduksi insulin secara normal karena lelah, gula darah akan meningkat dan diabetes pun mulai terjadi.