Benarkah Kebanyakan Makan Daging Bisa Picu Amandel Kambuh? Ini Penjelasannya
Makan olahan daging memang bisa sangat memanjakan lidah. Namun, ada hal yang juga perlu kamu perhatikan, terutama kesehatan tenggorokan dan amandel.
Dokter spesialis THT Bedah Kepala Leher Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Alexander Nur Ilhami, Sp.THT, mengingatkan bahwa konsumsi daging merah berlebihan bisa memicu iritasi hingga radang amandel, terutama jika diolah dengan santan atau lemak tinggi.
“Amandel adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh. Tapi ketika sering terinfeksi, justru bisa menjadi sumber penyakit,” ujar Alexander dalam keterangannya yang dilansir CNN Indonesia.
Yuk, simak pembahasannya sampai akhir!
Apa Itu Amandel?
Mengenal amandel/Foto: Magnific
Dilansir dari Mayo Clinic, tonsilitis atau radang amandel merupakan kondisi ketika amandel mengalami pembengkakan dan peradangan akibat infeksi. Amandel sendiri adalah dua jaringan kecil berbentuk oval yang berada di bagian belakang tenggorokan dan berfungsi membantu tubuh melawan kuman.
Kondisi tonsilitis paling sering dialami anak-anak dan remaja, tetapi orang dewasa juga tetap bisa mengalaminya kapan saja. Penyebabnya dapat berasal dari infeksi virus umum maupun bakteri yang menyerang area tenggorokan dan mulut.
Konsumsi makanan tinggi lemak seperti gulai, sate berlemak, atau tongseng bersantan bisa membuat tenggorokan lebih mudah teriritasi. Apalagi jika pola makan tidak dijaga dan tubuh kurang mendapatkan asupan air putih yang cukup setiap harinya.
Penanganan amandel juga tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya masing-masing. Bahkan pada kondisi tertentu, operasi pengangkatan amandel bisa dilakukan jika radang terlalu sering kambuh atau menimbulkan komplikasi serius.
Gejala Amandel
Gejala amandel/Foto: Magnific
Dilansir dari Cleveland Clinic, gejala tonsilitis biasanya muncul secara mendadak dan membuat tenggorokan terasa tidak nyaman. Salah satu tanda paling awal yang sering muncul adalah sakit tenggorokan atau rasa gatal yang mengganggu ketika menelan makanan.
Selain itu, penderita juga bisa mengalami kesulitan menelan, amandel membengkak, hingga muncul bercak putih di area tenggorokan. Pada beberapa kondisi, lapisan putih, kuning, atau abu-abu juga dapat terlihat di sekitar amandel yang sedang meradang.
Beauties juga perlu waspada jika mulai mengalami demam di atas 38 derajat Celsius atau pembengkakan kelenjar di area leher. Pada anak-anak, gejala lain seperti sakit perut hingga muntah juga dapat muncul bersamaan dengan radang tenggorokan.
Perlu diingat, sakit tenggorokan mendadak sering menjadi tanda pertama tonsilitis. Jadi kalau tenggorokan terasa nyeri setelah beberapa hari menikmati olahan daging berlemak, jangan langsung disepelekan, ya, Beauties!
|
Baca Juga : 5 Cara Menurunkan Kolesterol Usai Iduladha
|
Tips Jaga Tenggorokan Biar Nggak Amandel
Tips agar terhindar dari amandel/Foto: Magnific
Supaya tenggorokan tetap nyaman, kamu disarankan membatasi konsumsi daging merah dan memilih olahan yang tidak terlalu berlemak. Misalnya, memilih sup hangat atau olahan rebus dibandingkan makanan bersantan dan terlalu berminyak.
Selain itu, perbanyak minum air putih agar tenggorokan tetap lembab sepanjang hari dan tidak mudah mengalami iritasi. Tenggorokan yang kering biasanya lebih sensitif terhadap makanan panas, pedas, maupun berlemak tinggi.
Kamu juga bisa memilih makanan bertekstur lembut seperti sayur rebus atau sup hangat agar tenggorokan terasa lebih nyaman ketika makan. Hindari makanan terlalu pedas, terlalu panas, atau terlalu asam karena bisa memperparah iritasi pada amandel.
dr. Alexander Nur Ilhami, Sp.THT juga mengingatkan agar masyarakat segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala radang amandel. Penanganan lebih cepat tentu membantu tubuh pulih lebih baik sekaligus mencegah kondisi menjadi semakin parah.
Jadi mulai sekarang, coba lebih memperhatikan porsi makan serta kondisi tenggorokan setelah menyantap olahan daging favoritmu, ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!