sign up SIGN UP

Billie Eilish Telah Mengidap Kelainan Saraf Langka Sindrom Tourette Sejak Kecil, Apa itu?

Raudiya Nurfadilah | Beautynesia
Sabtu, 01 Jan 2022 13:30 WIB
Billie Eilish Telah Mengidap Kelainan Saraf Langka Sindrom Tourette Sejak Kecil, Apa itu?

Siapa yang tak kenal Billie Eilish? Penyanyi asal Amerika Serikat ini tengah digandrungi dan menjadi inspirasi bagi anak muda sekarang. Berbagai macam penghargaan telah ia dapatkan, lagu-lagunya pun menjadi hits di seluruh dunia dan menjadi salah satu penyanyi muda yang sukses.

Namun kesuksesan tersebut tidak ia dapatkan dengan mudah, Billie mengaku bahwa dirinya sempat enggan untuk tampil di muka publik karena sindrom Tourette yang telah ia idap sejak kecil.

Melalui unggahannya di Instagram, Billie secara berani mengungkapkan kepada para penggemarnya bahwa ia telah berdampingan dengan Toutrette sejak kecil dan ia ingin orang-orang berhenti untuk bertingkah konyol. Penasaran apa yang dimaksud sindrom Tourette? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Sindrom Tourette?

Sindrom Tourette yang dialami Billie Eilish
Sindrom Tourette yang dialami Billie Eilish/ Foto: Instagram/ @billieeilish

Sindrom Tourette adalah masalah pada sistem saraf yang menyebabkan orang membuat gerakan atau suara secara tiba-tiba dan tidak dapat dikendalikan yang disebut tics. Misalnya seseorang dengan Tourette yang akan berkedip atau menggerakkan sesuatu berulang kali atau melontarkan kata-kata yang tidak ingin diucapkan.

Mengutip laman Mayo Clinic, tics biasanya muncul antara usia 2 dan 15 tahun dengan rata-rata sekitar usia 6 tahun. Laki-laki sekitar tiga hingga empat kali lebih mungkin terkena sindrom Tourette dibanding perempuan.

Billi Eilish mengungkapkan bahwa gangguan tics telah dimulai sejak ia kanak-kanak dan sindrom Tourette yang diidap membuat hal-hal yang mudah menjadi jauh lebih sulit.

“Hal-hal tertentu meningkatkan dan/atau memicu intensitas tics. Tapi itu adalah sesuatu yang saya tumbuh dan terbiasa. Saya belajar sendiri teknik untuk membantu menguranginya ketika saya tidak ingin mengganggu dalam situasi tertentu,” ujarnya yang dikutip dari Hollywood Life.

Tics sedikit mirip dengan cegukan, meskipun kamu mungkin tidak ingin cegukan namun tubuh tetap melakukannya. Terkadang orang dapat menghentikan diri mereka dari melakukan gerakan tics tertentu untuk sementara waktu, tetapi itu sulit. Akhirnya pengidap tics tetap melakukan gerakan secara berulang.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id