Cara Tidur yang Bisa Membantu Meredakan Nyeri Haid Secara Alami

Kyla Putri Nathania | Beautynesia
Selasa, 28 Apr 2026 20:30 WIB
Tidur Menyamping yang Lebih Fleksibel
Tidur menyamping bisa jadi alternatif nyaman selain posisi fetal. Posisi ini membantu menjaga postur tubuh tetap netral dan mengurangi tekanan pada perut./ Foto: freepik.com/jcomp

Tidur saat haid memang sering terasa tidak nyaman. Mulai dari kram perut, pegal di punggung, hingga rasa khawatir soal kebocoran, semuanya bisa bikin kualitas tidur menurun drastis.

Padahal, menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal BMC Women’s Health, sekitar 60% orang mengalami nyeri haid sedang hingga berat, dan kurang tidur justru bisa memperparah gejala tersebut. Kabar baiknya, perubahan sederhana seperti posisi tidur bisa membantu mengurangi tekanan pada perut, merilekskan otot panggul, dan memperbaiki sirkulasi darah.

Yuk, cari tahu posisi tidur yang bisa bantu kamu lebih nyaman saat merasakan nyeri haid!

Posisi Fetal (Meringkuk)

Posisi fetal disebut sebagai posisi terbaik untuk meredakan nyeri haid. Posisi ini membantu mengurangi tekanan pada otot perut dan merilekskan tubuh./ Foto: freepik.com/katemangostar

Posisi fetal disebut sebagai posisi terbaik untuk meredakan nyeri haid. Posisi ini membantu mengurangi tekanan pada otot perut dan merilekskan tubuh./ Foto: freepik.com/katemangostar

Posisi tidur meringkuk dengan lutut ditarik perlahan ke arah dada dianggap sebagai posisi paling efektif untuk meredakan kram haid. Saat tubuh berada dalam posisi ini, tekanan pada otot perut berkurang sehingga rasa nyeri bisa lebih terkendali.

Menurut penelitian tentang manajemen nyeri, posisi yang mengurangi ketegangan pada area perut dapat membantu relaksasi otot, yang merupakan kunci dalam mengatasi dysmenorrhea atau nyeri haid. Untuk hasil maksimal, pastikan posisi tetap santai dan tidak terlalu menekuk tubuh secara berlebihan.

Tidur Menyamping yang Lebih Fleksibel

Tidur menyamping bisa jadi alternatif nyaman selain posisi fetal. Posisi ini membantu menjaga postur tubuh tetap netral dan mengurangi tekanan pada perut./ Foto: freepik.com/jcomp

Tidur menyamping bisa jadi alternatif nyaman selain posisi fetal. Posisi ini membantu menjaga postur tubuh tetap netral dan mengurangi tekanan pada perut./ Foto: freepik.com/jcomp

Kalau kamu merasa posisi fetal terlalu kaku, tidur menyamping tanpa menekuk lutut terlalu dalam bisa jadi pilihan. Posisi ini tetap membantu mengurangi tekanan pada perut sekaligus menjaga tulang belakang tetap netral.

Sebuah studi menunjukkan bahwa gejala haid bisa meningkatkan frekuensi terbangun di malam hari. Tidur menyamping membantu tubuh tetap stabil, sehingga kamu tidak perlu sering mengubah posisi dan kualitas tidur pun jadi lebih baik.

Posisi Terlentang yang Menenangkan

Tidur terlentang juga bisa membantu mengurangi nyeri haid dan sakit punggung. Posisi ini efektif untuk mengurangi tekanan langsung pada perut./ Foto: freepik.com

Tidur terlentang juga bisa membantu mengurangi nyeri haid dan sakit punggung. Posisi ini efektif untuk mengurangi tekanan langsung pada perut./ Foto: freepik.com

Tidur terlentang dapat membantu mengurangi tekanan pada area perut dibandingkan tidur tengkurap. Hal ini membuat kram terasa lebih ringan dan tubuh lebih rileks saat beristirahat.

Penelitian juga menunjukkan bahwa posisi terlentang dapat membantu mengurangi nyeri punggung. Untuk hasil lebih maksimal, kamu bisa menambahkan bantal di bawah lutut agar tekanan pada punggung bawah semakin berkurang.

Semi-Fetal dengan Pelukan Bantal

Menambahkan bantal saat tidur bisa meningkatkan kenyamanan saat haid. Teknik ini juga membantu tubuh lebih stabil dan rileks sepanjang malam./ Foto: freepik.com/senivpetro

Menambahkan bantal saat tidur bisa meningkatkan kenyamanan saat haid. Teknik ini juga membantu tubuh lebih stabil dan rileks sepanjang malam./ Foto: freepik.com/senivpetro

Menggunakan bantal sebagai pelukan saat tidur dalam posisi menyamping atau fetal bisa memberikan rasa nyaman ekstra. Posisi ini membantu mencegah tubuh berguling ke posisi tengkurap yang bisa memperparah nyeri.

Selain itu, penempatan bantal di antara lutut atau dekat perut juga bisa memberikan tekanan lembut yang menyerupai efek kompres hangat. Ini membantu meredakan ketegangan otot tanpa perlu alat tambahan.

Legs-Up-The-Wall

Mengangkat kaki ke dinding sebelum tidur bisa membantu melancarkan sirkulasi darah. Teknik ini efektif mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman saat haid./ Foto: freepik.com/stockking

Mengangkat kaki ke dinding sebelum tidur bisa membantu melancarkan sirkulasi darah. Teknik ini efektif mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman saat haid./ Foto: freepik.com/stockking

Sebelum tidur, kamu bisa mencoba posisi kaki diangkat ke dinding selama 10–15 menit. Teknik ini membantu mengurangi pembengkakan dan meningkatkan aliran darah ke area panggul.

Manfaat lainnya termasuk membantu mengurangi retensi cairan dan meredakan ketegangan di punggung bawah. Setelah itu, kamu bisa kembali ke posisi tidur menyamping atau terlentang agar tetap nyaman sepanjang malam.

Jadi dari semua posisi tadi, mana yang paling ingin kamu coba malam ini, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE