Content Creator Dorippu Andori Andriani Bagikan Kisah Suaminya yang Jalani Prosedur Vasektomi

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB
Content Creator Dorippu Andori Andriani Bagikan Kisah Suaminya yang Jalani Prosedur Vasektomi
Content Creator Dorippu Andori Andriani Bagikan Kisah Suaminya yang Jalani Prosedur Vasektomi/Foto: Instagram/@dorippu

Beauties, pernah nggak, sih, kamu terpikir kalau urusan kontrasepsi dalam hubungan itu seharusnya jadi tanggung jawab bersama, bukan hanya perempuan saja? Nah, belakangan ini topik tersebut kembali ramai dibahas karena keputusan yang cukup mengejutkan namun inspiratif dari seorang publik figur.

Kisah suami publik figur Dorippu alias Andori Andriani yang memutuskan menjalani prosedur vasektomi langsung menarik perhatian banyak orang, karena dianggap sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pasangan. Di balik keputusan ini, ternyata ada cerita panjang, pertimbangan matang, dan juga berbagai reaksi publik yang menarik untuk dibahas.

Suami Dorippu Jalani Vasektomi

Suami Dorippu Jalani Vasektomi/Foto: Instagram/@dorippu

Keputusan ini datang dari Gama Irdiansyah, suami dari content creator Andori Andriani atau yang dikenal sebagai Dorippu, yang akhirnya menjalani prosedur vasektomi setelah dikaruniai tiga anak. Momen tersebut dibagikan melalui media sosial dalam bentuk mini vlog yang memperlihatkan proses sebelum hingga setelah tindakan.

Menariknya, keputusan ini bukan hal spontan, melainkan sudah dipikirkan sejak beberapa tahun lalu. Hal ini diungkap langsung oleh Andori dalam unggahannya.

"Rencana sejak 2022. Tercapai di 2026," tulis Andori.

Dukungan dari sang istri juga menjadi sorotan, karena ia secara terbuka mengapresiasi keputusan suaminya. Bahkan, ungkapan cintanya terasa semakin kuat setelah tindakan tersebut dilakukan.

"Selamat udah vasektomi suamiku. Terganteng terkeren terhebat kamu. Aku makin cinta pokoknya dunia akhirat insyaAllah kita bersama till jannah aamiin yra," ungkap Andori.

Ibu tiga anak ini juga cukup transparan soal biaya tindakan yang bergantung pada fasilitas dan metode anestesi. Tak lupa, ia menekankan pentingnya memilih dokter yang tepat dan nyaman.

"Kesimpulan setelah bolang dan riset beberapa RS swasta, klinik. Biaya tindakan vasektomi sekitar 9-31 juta dengan anestesi. Ini daerah Jakarta Selatan. Yang terpenting ketemu dokter yang cucoks sreg di hati. Gama vasektomi dengan bius spinal eracs. Baru tau ternyata vasektomi bisa eracs juga ya kayak melahirkan jaman now," ungkap Andori.

Di sisi lain, Gama juga menjelaskan bagaimana pengalaman pribadinya selama menjalani prosedur ini, termasuk rasa nyaman karena mendapat penjelasan detail dari dokter.

"Akhirnya kemarin memantapkan diri melakukan Vasektomi di RSSM Fatmawati. Alhamdulillah dipertemukan dengan @drben.urologi yang sangat informatif dalam menjelaskan dan membuat gua semakin yakin untuk melakukan tindakan ini. Terima kasih untuk semua doa dan support dari keluarga dan teman-teman semua," ungkap Gama.

Tak hanya itu, ia juga membagikan sisi yang lebih ringan dengan gaya khasnya yang santai dan penuh humor.

"Teruntuk istri tercintaku @dorippu sekarang aku sudah siap dicintaimu secara ugal-ugalan," sambungnya.

Soal prosesnya sendiri, Gama menjelaskan bahwa tindakan ini tidak menimbulkan rasa sakit karena menggunakan anestesi. Menariknya lagi, keesokan harinya ia sudah bisa beraktivitas normal seperti mandi dan menyetir.

"Enggak ada rasa sakit, dibius, katanya kayak dibius caesar, jadi enggak akan terasa sakit, katanya sampai tiga hari (baru hilang efeknya)," kata Gama.

Ia juga menegaskan bahwa prosedur ini tidak mengganggu fungsi seksual di kemudian hari.

"Tetap bisa 'keluar' seperti biasa tapi tanpa isi (sperma). Kalau mau disambung lagi bisa tapi tindakan lebih sulit. Masih bisa bayi tabung jg karena 'pabrik' tetap ada," tulis Gama.

Apa Itu Vasektomi?

Vasektomi/Foto: Freepik

Beauties, sebelum menilai lebih jauh, penting untuk memahami apa itu vasektomi dan bagaimana prosedurnya dilakukan. Dilansir dari Mayo Clinic, secara sederhana, vasektomi adalah metode kontrasepsi pada pria yang bertujuan untuk mencegah sperma keluar saat ejakulasi.

Dalam prosedur ini, dokter akan memotong dan menutup saluran sperma atau vas deferens, sehingga sperma tidak bercampur dengan cairan semen. Akibatnya, meskipun pria tetap mengalami ejakulasi seperti biasa, cairan tersebut tidak mengandung sperma yang bisa menyebabkan kehamilan.

Prosedur ini tergolong operasi ringan dengan risiko rendah, dan biasanya dilakukan menggunakan anestesi lokal agar pasien tidak merasakan nyeri. Bahkan, kebanyakan pasien bisa langsung pulang di hari yang sama tanpa perlu rawat inap di rumah sakit.

Namun, penting untuk diingat bahwa metode ini bersifat jangka panjang atau permanen, sehingga keputusan untuk melakukannya harus benar-benar dipikirkan dengan matang bersama pasangan. Meski ada kemungkinan untuk menyambung kembali saluran sperma, prosedurnya jauh lebih kompleks dan tidak selalu berhasil.

Selain itu, vasektomi tidak melindungi dari infeksi menular seksual, sehingga tetap diperlukan perlindungan tambahan jika diperlukan.

Kesalahpahaman Netizen Soal Vasektomi

Postingan Dorippu yang menuai komentar netizen/Foto: Instagram/@dorippu

Di tengah dukungan yang mengalir, tidak sedikit juga komentar netizen yang menunjukkan adanya kesalahpahaman terkait prosedur ini. Beberapa bahkan mengaitkannya dengan hal-hal yang kurang relevan.

“Iya ntar peluang suami lu keluar di luar juga bebas,” ucap seorang warganet.

“Sorry masih gak nangkep. itu yang vasektomi masih muda ya? kok istrinya keliatan seneng? bukannya nanti yang cowok bisa celup sana celup sini tanpa hamilin anak orang,” ucap warganet lainnya.

Ada juga yang menyarankan metode lain tanpa mempertimbangkan efektivitasnya secara medis.

“Padahal tinggal keluar di luar aja, atau main kalender pas gak subur.”

Bahkan, ada yang mengaitkan dengan konsep kodrat yang sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan keputusan medis ini.

“Kodratnya lelaki itu ya membuahi rahim, cuma gara-gara sayang sampai rela ngerubah kodrat. kasian… ada yang bilang ‘nanti bisa kok disambung lagi jalur spermanya’ lu kira jalur lintas kabupaten,” tulis netizen.

Padahal, kalau dilihat dari sisi medis, KB untuk pria seperti vasektomi tidak mempengaruhi hormon, tidak mengurangi maskulinitas, dan tidak mengganggu fungsi seksual. Vasektomi menunjukkan bahwa pria juga bisa mengambil peran dalam tanggung jawab kontrasepsi. Keputusan ini bisa menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam hubungan yang sehat.

Kalau kamu melihat dari sudut pandang yang lebih luas, setiap pasangan tentu punya pertimbangan berbeda. Tetapi, yang terpenting adalah adanya kesepakatan dan rasa saling mendukung.

Bagaimana menurutmu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.