Datang Setiap Bulan, Inilah Daftar Masalah Haid yang Paling Sering Menghantui Wanita
Siklus Haid
Siklus haid Umumnya mempunyai periode sekitar 2-7 hari. Sementara siklus menstruasi berlangsung selama 21-35 hari, dengan rata-rata wanita pada umumnya mengalami selama 28 hari. Yang dimana siklus tersebut mempunyai beberapa fase. Dimulai dengan ditandai dengan luruhnya darah pada dinding rahim dan akan dikeluarkan dari tubuh pada hari pertama sampai hari ke 7 secara bertahap. Kemudian yang terjadi pada hari ke 7 – 13 adalah fase ovulasi yang ditandai dengan sel telur yang matang pada wanita dan siap untuk dibuahi. Pada fase ini umumnya berlangsung sekitar 14 hari sebelum siklus menstruasi selanjutnya datang. Fase pasca ovulasi ini tentunya ditandai dengan kenaikan hormon progesteron endometrium yang mengalami penebalan sehingga akan siap menerima embrio. Jika tidak terjadi kehamilan tentunya siklus menstruasi akan berulang pada fase menstruasi selanjutnya.
Foto: IstimewaNyeri Haid
Masalah yang paling sering menhantui pada saat menstruasi adalah nyeri. Pada saat menstruasi atau haid, biasanya wanita mengalami nyeri pada perut bagian bawah ataupun pinggang. Kondisi ini disebut dengan dismenorea yang dapat terjadi pada 1-2 hari pertama menstruasi. Nyeri haid timbul akibat adanya kontraksi otot dinding rahim dalam mengeluarkan darah menstruasi. Rasa sakit yang ditimbulkan merupakan akibat dari produksi hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh tubuh. Nyeri haid juga dapat disertai gejala-gejala lain seperti mual, muntah, sakit kepala, dan diare.
Foto: IstimewaNyeri saat haid merupakan hal yang wajar jika kamu rasakan. Tetapi jika nyeri sudah berlebihan dan menggangu aktivitas, maka sebaiknya kamu konsultasi dengan dokter kandungan agar penyebabnya dapat ditelusuri lebih lanjut. Nyeri berlebihan saat haid ini dapat menjadi indikasi terhadap adanya penyakit tertentu, seperti endometrosis dan fibroid.
Gumpalan Darah
Masalah haid lainnya adalah darah yang menggumpal di beberapa hari awal menstruasi. Darah menstruasi yang menggumpal adalah hal yang normal jika terjadi. Biasanya gumpalan darah keluar bersamaan pada hari-hari di mana darah sedang banyak keluar. Beberapa wanita mungkin akan mendapati gumpalan darah berwarna merah terang atau merah pekat. Gumpalan darah sebenarnya bisa dicegah dengan adanya antikoagulan yang dilepaskan tubuh secara alami. Namun, pada hari di mana darah haid keluar banyak dan cepat, antikoagulan belum sempat menyelesaikan tugasnya. Jangan khawatir, gumpalan darah haid adalah hal yang tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika gumpalan darah haid terlihat berlebihan hingga kamu merasa lemas dan pucat, segera periksakan diri ke dengan dokter untuk mengetahui akar masalahnya ya!