Deretan Penyakit Serius yang Mengancam jika Sering Mengalami Tremor!
1. Parkinson
Foto: IstimewaPenyakit Parkinson merupakan gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan tremor dan gemetar, kelemahan dan kelumpuhan pada bagian wajah. Hal ini bisa terjadi ketika sel-sel saraf di otak yang membuat dopamin hancur, tanpa adanya dopamin maka sel-sel saraf tidak bisa mengirim pesan dan membuat hilangnya fungsi otot.
Parkinson merupakan penyakit kronis dan akan memburuk seiring berjalannya waktu. Penyakit ini umumnya terjadi pada orang-orang yang berusia 50-60 tahun. Meskipun penyakit Parkinson dan tremor esensial memiliki tanda yang sama, namun keduanya tetap memiliki perbedaan. Orang yang menderita Parkinson akan mengalami gemetar pada tangannya meskipun dalam keadaan diam. Nah, sementara itu, orang yang menderita tremor esensial akan gemetar jika mereka menggoyangkan tangannya. Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan jenis penyakit kronis ini.
2. Multiple Sclerosis (MS)
Foto: IstimewaMultiple sclerosis atau juga biasa dikenal dengan sklerosis ganda merupakan sebuah penyakit progresif yang muncul akibat adanya kerusakan pada saraf-saraf di bagian tubuh. Saraf-saraf yang rusak ini akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis. Penyakit ini bisa menyerang seseorang dengan rentang usia 15 hingga 60 tahun. Salah satu gejala dari penyakit ini ialah tremor, jadi jika kamu sering mengalami tremor, sebaiknya periksa ke dokter ya, Ladies.
3. Graves
Foto: IstimewaGejala tremor juga bisa menandakan seseorang terkena penyakit graves. Penyakit yang diderita oleh Wendy Williams ini merupakan jenis gangguan autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid di dalam tubuh. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini akan menyebabkan gangguan emosional hingga depresi.
4. Huntington
Foto: IstimewaPenyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan Parkinson. Huntington merupakan penyakit turunan yang menyebabkan melemahnya kemampuan sel-sel saraf yang ada di otak secara bertahap, parahnya lagi sel-sel saraf tersebut akan mati. Huntington akan memengaruhi gerakan fisik, emosi, dan kemampuan kognitif. Pada umumnya, Huntington akan menyerang seseorang yang berusia 30-50 tahun.