Gejala Awal Terjangkit Virus Corona yang Tak Boleh Kamu Sepelekan
Hingga hari, ini berita mengenai penyebaran virus corona di dunia masih menjadi topik yang selalu dicari di dunia internet. Di Indonesia sendiri juga saat ini sudah masuk dalam tahap darurat karena penyebaran virus ini setiap harinya bisa mencapai kurang lebih 100 orang.
Untuk itu penting bagi kita semua untuk mengikuti anjuran pemerintah agar menjalani masa karantina di rumah hingga pandemi ini mulai reda. Selain itu kita juga harus mengenali gejala corona awal jika seseorang terjangkit virus ini untuk menjaga diri dan bisa cepat tanggap. Inilah gejala awal bila terjangkit virus corona:
Awal Mula Gejala Ringan & Gejala Berat
Foto: https://news.detik.com/berita/d-4945473/data-terbaru-corona-terkait-indonesia-19-maret-2020-pukul-1200-wibDilansir dari Wolipop.detik, awal mula pertanda seseorang terjangkit virus corona atau Covid-19 bisa dibagi dalam 2 kategori. Pertama adalah gejala ringan seperti demam, batuk, dan sesak nafas. Kedua adalah gejala berat seperti kesulitan bernafas atau nafas pendek, nyeri atau sakit pada bagian dada, mengalami sakit kepala dan kesulitan menggerakkan tubuh, bibir dan wajah mulai membiru.
Jika sudah mengalami gejala di atas, ada baiknya kamu mulai memperhatikan kesehatan dan berhenti melakukan kegiatan di rumah selama 2 minggu. Dalam 2 minggu ini kamu harus memperhatikan gejala lanjutannya.
Gejala Minggu Pertama
Foto: https://news.detik.com/internasional/d-4906830/bertambah-lebih-dari-16-ribu-pasien-virus-corona-sembuh-di-chinaHari Pertama:
Kamu akan mulai merasa tidak enak badan dan demam. Mulai merasakan lelah yang tidak wajar, nyeri otot disertai batuk kering. Beberapa dari orang yang terinveksi virus ini juga mengalami diare dan mual-mual dari satu atau dua hari sebelumnya.
Hari ke lima:
Pada hari ke lima, orang yang sudah terinveksi virus Covid-19 mulai kesulitan bernafas. Gejala ini sangat nampak pada pasien yang sudah tua dan mereka yang sebelumnya sudah terkena penyakit lain.
Hari ke tujuh:
Pada hari ke tujuh tentunya para pasien akan mengalami keadaan yang semakin buruk. Pada hari ke tujuh ini bisa jadi pasien sudah harus dilarikan ke rumah sakit untuk pengisolasian dan pengobatan lebih lanjut sesuai dengan prosedur penanganan rumah sakit.
Gejala Minggu Ke Dua
Foto: https://news.detik.com/berita/d-4939727/data-corona-terkait-indonesia-15-maret-2020-pukul-1130-wibHari ke delapan:
Pada hari ke delapan pasien yang sudah dikategorikan dalam kondisi parah akan mengalami gangguan pernafasan akur atau Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS). Penyakit ini terjadi ketika cairan terkumpul di paru-paru. ARDS ini sering kali berakibat fatal. Ini adalah salah satu penyebab mematikan dari virus ini.
Hari ke sepuluh:
Jika pasien tak kunjung sembuh atau samakali tidak mengalami perubahan kondisi yang lebih baik, pasien harus segera dilarikan ke ICU. Pasien yang sudah dalam keadaan parah bahkan bisa kehilangan nafsu makan dan akan mengalami sakit perut. Hal inipun bisa menjadi faktor pemicu meningkatnya angka kematian.
Hari ke tujuh belas:
Jika pasien sudah bisa melewati masa 2 minggu isolasi dan kondisinya semakin membaik, kemungkinan besar pasien diizinkan pulang dari rumah sakit.
Ladies, mungkin dilihat dari gejalanya, virus ini terkesan seperti penyakit yang sering kita alami sehari-hari. Namun jangan pernah menganggap remeh, karena pada kenyataanya angka penyebaran virus Covid-19 di Indonesia termasuk cepat dan korbannyapun tidak sedikit. Ikuti anjuran dari pemerintah untuk melakukan aktivitas di rumah dan keluar rumah jika hanya benar-benar kepepet.
Baca Juga: Selain Andrea Dian, Artis-Artis Ini Juga Miliki Kondisi Autoimun