Meskipun kita sudah mengetahui bahwa pembalut adalah benda yang sulit terurai, kita akan tetap menggunakan pembalut karena ini adalah kebutuhan bulanan yang harus terpenuhi bagi sebagian besar kaum wanita. Apakah ini menyebabkan pemanasan global? Ya, tentu saja tanpa kita sadari kita telah menyumbangkan kerusahan pada bumi kita. Lalu, bagaimana solusinya?
Ada alternatif llain yang bisa digunakan saat menstruasi. Selain menggunakan pembalut, kita bisa menggunakan menstrual cup. Yuk kita simak tentang menstrual cup!
Apakah itu Menstrual Cup?
Menstrual cup menjadi salah satu benda yang tak banyak dikenali oleh wanita di Indonesia. Perlu kita ketahui bahwa di benda ini jarang dijual di negara kita. Benda ini tidak seperti pembalut yang sekali pakai, kamu bisa menggunakan menstrual cup berkali-kali. Maka dapat dipastikan bahwa menstrual cup adalah benda yang ramah lingkungan. Benda yang juga dapat disebut sebagai cawan menstruasi ini berfungsi menampung darah menstruasimu, sehingga kamu tidak perlu berganti-ganti pembalut.
Bagaimana Bentuk Menstrual Cup?
Sesuai dengan namanya, menstrual cup ini berbentuk cup atau cawan. Di bagian bawahnya terdapat corong kecil. Benda ini terbuat dari silikon dan tak berpori, sehingga lebih elastis untuk dipakai. Sesuai dengan fungsinya, cawan menstruasi berfungsi untuk mengumpulkan darah menstruasimu, bukan untuk menyerap.
Oleh sebab itu, kamu harus memeriksa dan membuang darah menstruasi yang sudah tertampung. Ada dua jenis menstrual cup, yaitu bagi perempuan yang sudah melahirkan dan belum melahirkan. Begitu juga ukurannya yang beragam sesuai besaran panggul setiap perempuan.
Bagaimana Cara Memakainya?
Berbeda dengan pembalut pada umumnya yang dipakai dengan cara menempelkannya pada celana dalam yang kita pakai. Ternyata menstrual cup tak semudah itu. Bagaimana tidak? Kamu harus memasukkan benda silikon ini ke dalam miss v. Cawan menstruasi ini juga rentan bocor jika kamu kurang pas saat memasukkannya. Maka, kamu harus mencobanya lagi dan lagi agar bisa nyaman dipakai saat beraktivitas apapun.
Untuk itu, kamu harus melipatnya ke dalam dan membentuknya seperti segitiga dan ujungnya mengecil. Dan kamu tinggal memasukkannya ke dalam miss v dengan bantuan pelumas. Buat kamu yang belum pernah berhubungan seksual tak perlu ragu untuk menggunakan cawan menstruasi ini karena tidak akan merusak selaput daramu.
Sedangkan untuk wanita yang sudah pernah melahirkan maka disarankan untuk memilih cawan menstruasi dengan ukuran yang lebih besar dan bisa dipakai bersamaan dengan IUD.
Jika sudah cukup lama memakainya, kamu bisa menarik batangnya keluar untuk membuang darah menstruasimu dan membilasnya dengan air hangat atau direbus selama 5-10 menit agar tetap steril. Setelah itu, kamu bisa memasukkannya kembali ke dalam miss v. Untuk cara penyimpanan pastikan di dalam kondisi kering, boleh di dalam lemari, rak, plastik, ataupun pembungkus menstrual cup.
Dimana Kita Bisa Mendapatkannya?
Di Indonesia sangat jarang kita bisa menemukan benda ini. Berbeda dengan pembalut yang bisa dibeli di manapun, menstrual cup bisa dibeli secara online. Berbeda ukuran, bahan, dan merk maka berbeda pula harganya. Maka kamu harus pintar-pintar memilih ukuran yang sesuai denganmu.
Harga yang ditawarkan pun bermacam-macam. Namun, karena sulitnya menemukan menstrual cup di Indonesia, maka harga yang ditawarkan di online shop pun cukup fantastis mulai 50 ribu hingga 1 juta.
Kamu Pilih Pembalut atau Menstrual Cup?
Nah, setelah kamu mengetahui beberapa fakta tetang menstrual cup apakah kamu siap beralih ke menstrual cup dan meninggalkan pembalut lamamu?
Menyadari pemanasan global tentu kita sadari bersama begitu pula dampak buruknya bagi lingkungan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa bagi pemula akan sangat menakutkan untuk mencoba hal baru ini apalagi harus dimasukkan langsung ke miss v. Jadi, kamu tetap setia dengan pembalut atau beralih ke mentrual cup?