Siapa yang ingin memiliki perut buncit? Tentunya nggak ada ya, Beauties. Selain bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang, perut buncit bisa menjadi ancaman gangguan kesehatan yang jika dibiarkan saja dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti diabetes, stroke, kanker usus, dan jantung.
Berbagai usaha untuk menghindari perut buncit tentu harus dilakukan, Beauties. Untuk mengecilkan hingga menghilangkan perut buncit diperlukan niat dan keseriusan serta kiat-kiat tersendiri. Apa saja yang bisa dilakukan? Simak yuk!
1. Stop Makan dan Minum Sembarangan
Ilustrasi menjaga asupan makan dan minum/ Foto: Pinterest/Tropeaka | Premium Quality Nutrition | Health Foods & Recipes |
Terdengar sepele dan klise padahal hal ini penting untuk diperhatikan. Yups, memerhatikan asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita.
Sering kali kita luput, bahwa makanan dan minuman yang kita nikmati memiliki berbagai kandungan bermacam-macam. Tentunya kandungan itu baik untuk tubuh selama dikonsumsi dalam batas wajar. Sayangnya masih banyak diantara kita yang menyepelekan hal ini, Beauties.
Baik disadari maupun tidak, kerap kali kita mengonsumsi makanan atau minuman dengan kadar kalori atau lemak tinggi yang secara jelas dapat menyebabkan timbulnya perut buncit dan berbagai gangguan kesehatan. Tidak hanya kalori tinggi, kadar gula yang tinggi juga bisa mempengaruhi kinerja tubuh untuk proses metabolisme, sehingga bukannya sehat yang di dapat, malah ancaman gangguan kesehatan yang senantiasa mengintai kita.
2. Hindari Makan dengan Cepat
Ilustrasi makan dengan perlahan/ Foto: Pinterest/ beritajowo |
Nah, kalau yang satu ini pasti kerap kali dilakukan tanpa sadar, Beauties. Tahu nggak sih, kalau makan dengan cepat atau terburu-buru juga bisa menyebabkan perut buncit?
Faktanya, makan dengan cepat bisa meningkatkan risiko perut buncit. Hal ini disebabkan karena makanan yang dimakan secara cepat dan masuk ke dalam lambung sulit tercerna secara sempurna.
Selain itu, makan dengan cepat akan membuat kita lebih cepat merasakan lapar kembali dibandingkan dengan makan secara perlahan. Hal ini dikarenakan mengunyah makanan secara perlahan mampu meningkatkan rasa dengan porsi yang lebih sedikit karena otak membutuhkan waktu untuk memproses makanan dan memberikan sinyal pada tubuh bahwa asupan yang masuk ke dalam tubuh sudah cukup.