Anoreksia dan bulimia adalah dua masalah pola makan yang sekilas terlihat mirip. Meski sama-sama tergolong eating disorder, keduanya adalah kondisi yang sangat berbeda dan penanganannya juga tidak sama.
Melansir Healthline, kedua kondisi ini pada pada dasarnya sama-sama berkaitan dengan cara seseorang memandang tubuhnya. Jika tidak ditangani dengan tepat, keduanya dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental, bahkan memicu komplikasi serius.
Yuk kenali lebih jauh perbedaan anoreksia dan bulimia berikut ini!
Sekilas tentang Anoreksia dan Bulimia
|
Anoreksia vs Bulimia/Foto: Unsplash.com |
Anoreksia dan bulimia sama-sama termasuk gangguan makan (eating disorder), tetapi memiliki pola perilaku yang berbeda. Menurut Healthline, anoreksia nervosa ditandai dengan pembatasan asupan makanan secara ekstrem karena adanya ketakutan berlebihan terhadap kenaikan berat badan. Penderitanya cenderung mengurangi porsi makan, melewatkan waktu makan, atau hanya mengonsumsi makanan yang dianggap rendah kalori demi menjaga berat badan tetap rendah.
Sementara itu, bulimia nervosa ditandai dengan siklus makan dalam jumlah banyak dalam waktu singkat (binge eating), yang kemudian diikuti perilaku kompensasi untuk mencegah kenaikan berat badan. Perilaku tersebut dapat berupa memuntahkan makanan dengan sengaja, menggunakan obat pencahar, berpuasa, atau berolahraga secara berlebihan.