Ini yang terjadi pada Hati Ketika Konsumsi Teh Hijau
Teh hijau banyak digemari oleh masyarakat karena khasiatnya yang disebut dapat meningkatkan metabolisme. Di balik mengonsumsi makanan atau minuman apa pun, termasuk teh hijau, hati punya peran penting di dalamnya.
Ahli gizi Malina Malkani, MS., RDN., CDN., LDN., menuturkan hati berperan sebagai pusat kendali sistem pencernaan. Organ ini terletak setelah saluran pencernaan dan menjadi pihak pertama yang memproses apa pun yang kita konsumsi sebelum zat-zat tersebut mencapai bagian tubuh lainnya.
“Hati memproduksi cairan empedu untuk membantu tubuh memecah dan menyerap lemak, mengatur kadar gula darah dan kolesterol, serta menyaring racun,” jelasnya pada Parade.
Adanya hubungan antara konsumsi minuman dan kesehatan hati, apakah mengonsumsi teh hijau baik untuk kesehatan hati? Menurut ahli gizi terdaftar yang dikutip dari Parade, hal itu bergantung pada seberapa banyak yang dikonsumsi, cara penyajian, dan kondisi kesehatan.
Manfaat Minum Teh Hijau Setiap Hari
Efek konsumsi teh hijau bagi kesehatan hati/Foto: Pexels.com/Anh Nguyen
Mengonsumsi teh hijau dapat memberikan manfaat bagi hati, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Manfaat terbesar akan terasa jika mengonsumsinya secara rutin selama berbulan-bulan atau tahun.
“Manfaat jangka pendek (dalam kurun waktu satu hari hingga beberapa minggu) sering terjadi pada tingkat sel dan mungkin tidak terasa sebagai perubahan signifikan pada fungsi hati,” jelas ahli gizi Diana Cusa, MS., RD., CDN., CDCES.
Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut:
1. Melindungi Hati dari Stres Oksidatif
Teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut katekin, khususnya EGCG (Epigallocatechin gallate). Senyawa ini membantu menetralkan radikal bebas. Fyi, radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan berkontribusi terhadap penyakit kronis.
“Antioksidan dalam teh hijau (EGCG) dapat memberikan pengaruh pada hati dengan membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan,” ujar ahli gizi terdaftar di HonorHealth Whole Health Institute, Mckenzie Dryden.
Stres oksidatif diyakini dapat mempercepat penuaan dan memperburuk kondisi hati, termasuk metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD). Dengan membantu mengurangi stres oksidatif, teh hijau dapat membantu melindungi sel-sel hati dan mendukung fungsi hati secara keseluruhan.
2. Membantu Mengurangi Penumpukan Lemak di Hati
Penumpukan lemak di hati merupakan ciri khas MASLD, salah satu gangguan hati yang paling umum terjadi. Hati berperan dalam mengatur bagaimana lemak diproduksi, disimpan, dan disalurkan ke seluruh tubuh.
Teh hijau dapat membantu memperbaiki metabolisme lipid sehingga memudahkan hati untuk memproses lemak secara efisien, yang berpotensi mengurangi penumpukan lemak di hati.
“Teh hijau dapat sedikit meningkatkan pembakaran lemak dan menghambat pembentukan lemak baru,” jelas Diana Cusa.
“Teh hijau dapat mengaktifkan enzim tertentu yang memberi sinyal pada sel untuk membakar lemak sebagai sumber energi, alih-alih menyimpannya, serta menghambat enzim yang berperan dalam sintesis lemak,” sambungnya.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Minum Teh Hijau
Ilustrasi minum teh hijau/Foto: pexels.com/cottonbro studio
Minum teh hijau pada umumnya aman bagi kesehatan hati. Namun, Mckenzie Dryden mengingatkan bahwa teh hijau mengandung kafein, sehingga bersifat diuretik.
“Mengonsumsi kafein dalam jumlah besar, yakni lebih dari 400 mg/hari dapat menyebabkan dehidrasi akibat hilangnya cairan tubuh melalui urine,” jelasnya.
Jumlah kafein dalam teh hijau bervariasi tergantung jenisnya. Rata-rata, secangkir teh hijau mengandung sekitar 30-50 mg kafein. Itu artinya, mengonsumsi 8 cangkir teh hijau per hari masih dikategorikan aman bagi kebanyakan orang, menukil WebMD.
Di sisi lain, untuk manfaat kesehatan hati jangka panjang, Diana Cusa lebih menyarankan untuk mengonsumsi dua hingga lima cangkir teh hijau seduh per hari. Sesuatu yang dikonsumsi berlebihan tidak akan bermanfaat bagi tubuh.
Pahami hal ini sebelum mengonsumsi teh hijau. Kondisi kesehatan dan faktor genetik dapat memengaruhi cara tubuh memetabolisme teh hijau. Kemampuan setiap orang dalam hal ini berbeda-beda. Selain itu, gaya hidup secara keseluruhan juga berperan penting.
Manfaat teh hijau akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, dan menghindari konsumsi alkohol.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!