sign up SIGN UP

Kembali Muncul Varian Baru Covid-19 'Deltacron', Bakal Lebih Ganas dari Varian Sebelumnya?

Rini Apriliani | Senin, 10 Jan 2022 17:30 WIB
Kembali Muncul Varian Baru Covid-19 'Deltacron', Bakal Lebih Ganas dari Varian Sebelumnya?
caption
Jakarta -

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh negara di dunia masih belum usai. Berangsur pulih, tapi lagi dan lagi adanya lonjakan dan varian baru yang semakin membuat masyarakat resah.

Kali ini, para peneliti dari Siprus menemukan varian terbaru Covid-19, yakni Deltacron. Varian ini merupakan gabungan dari Delta dan Omicron, karena memiliki karakteristik mirip dengan Omicron, tapi masih berada dalam genom delta, sehingga disebut gabungan dan dikenal sebagai Deltacron. 

Pandemi Covid-19Pandemi Covid-19/ Foto: Pexels.com/Gustavo Fring

Bukan lagi satu dua kasus, Profesor Ilmu Biologi di Universitas Siprus, Leondios Kostrikis mengatakan jika ia dan timnya telah menemukan 25 kasus yang mirip dengan varian baru tersebut. 

"Saat ini ada koinfeksi Omicron dan Delta dan kami menemukan strain ini yang merupakan kombinasi dari keduanya," kata Leondios Kostrikis seorang Profesor Ilmu Biologi di Universitas Siprus, seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (10/1).

"Penemuan itu dinamai Deltacron karena identifikasi genetik mirip Omicron," sambungnya.

Bakal Lebih Bahaya dari Varian Sebelumnya?

Pandemi Covid-19Pandemi Covid-19/ Foto: Freepik.com/prostooleh

Terkait tingkat bahaya atau seperti apa dampak panjangnya, hal ini masih dalam penelitian. Leondios mengungkapkan jika keputusan hal ini akan dilihat di waktu mendatang.

"Kita akan melihat di masa depan apakah strain ini lebih patologis atau lebih menular, atau apakah akan menang melawan dua stain dominan, Delta dan Omicron," katanya.

Saat ini, temuan tersebut dikirimkan ke GISAID, database internasional yang melacak virus Covid-19. Jadi tentang bagaimana bahaya dan dampaknya masih terus dicari tahu.

Pandemi Covid-19Pandemi Covid-19/ Foto: Freepik.com/DCStudio

Varian Deltacron ini hadir di saat Omicron tengah melonjak di berbagai negara di dunia, salah satunya Indonesia. Amerika Serikat melaporkan jika rata-rata tujuh hari lebih dari 600.00 kasus baru setiap harinya. Angka tersebut meningkat 72 persen dari minggu sebelumnya. 

Selain itu, di Indonesia pun kasus Omicron telah ditemukan. Kasus pertama dan berhasil pulih ditemukan pada tenaga kebersihan di Wisma Atlet. Lalu kini ada kasus-kasus baru yang datang akibat Omicron. 

Menurut data Kementerian Kesehatan per Jumat (7/1) kemarin, tercatat 318 kasus Omicron di Indonesia. 295 diantaranya adalah kasus impor dan 23 kasus transmisi lokal.

Beauties, semakin gencarnya virus yang terjadi ini membuat kita harus lebih ekstra menjaga kesehatan ya! Jika tidak penting, hindari banyak aktivitas di luar rumah. Stay safe and stay healthy!

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id