Lagi Viral di Indonesia, Ini 7 Fakta Ube yang Wajib Kamu Tahu

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 09 Jul 2026 07:00 WIB
Asal-Usul Ube
Asal-usul ube/Foto: Pixabay.com/chrisad85

Kalau belakangan ini kamu sering melihat dessert berwarna ungu memenuhi media sosial, kemungkinan besar warna tersebut berasal dari ube. Mulai dari es krim, latte, croissant, mochi, hingga tiramisu, bahan satu ini semakin banyak digunakan oleh berbagai kafe dan bakery di Indonesia.

Popularitas ube yang melonjak drastis tentu bukan tanpa alasan. Selain warnanya yang sangat Instagrammable saat difoto, cita rasanya yang khas dan unik juga membuat banyak orang langsung ketagihan setelah mencobanya sekali.

Agar kamu tidak hanya sekadar ikut-ikutan tren, yuk, cari tahu info lengkap ube terlebih dahulu! Melansir dari Reader's Digest dan BBC, berikut 7 fakta ube yang wajib kamu tahu sebelum berburu kuliner hits ini.

Apa Itu Ube?

Ube merupakan jenis ubi berwarna ungu yang berbeda dari taro maupun ubi ungu biasa. Tanaman ini sudah lama menjadi bagian penting dalam kuliner Filipina.
Mengenal fakta ube yang sedang viral/Foto: Magnific.com/jcomp

Ube sebenarnya adalah sebutan dalam bahasa Tagalog untuk ubi jalar ungu atau purple yam. Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah Dioscorea alata dan termasuk dalam jenis umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah.

Kulit luarnya sekilas tampak seperti batang pohon berwarna keabu-abuan atau cokelat tua. Namun, ketika memotongnya, kamu akan disuguhi warna ungu yang sangat pekat dan memikat mata.

Masyarakat Indonesia sendiri memang sudah lama mengenal berbagai jenis ubi ungu lokal yang sering diolah secara tradisional seperti dikukus atau digoreng. Namun, ube yang sedang viral belakangan ini merujuk pada varietas khusus yang memiliki tekstur jauh lebih lembut dan kandungan air yang pas untuk diolah menjadi hidangan modern.

Asal-Usul Ube

Asal-usul ube/Foto: Pixabay.com/chrisad85

Walaupun tanaman Dioscorea alata dipercaya berasal dari kawasan Asia Tenggara, Filipina menjadi negara yang paling identik dengan ube. Di sana, ube bukan sekadar bahan makanan musiman, melainkan sudah menjadi bagian dari identitas kuliner nasional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Masyarakat Filipina mengolah ube menjadi berbagai hidangan, mulai dari ube halaya, kue tradisional, es krim, roti, hingga aneka pastri modern. Popularitas ube juga terus meningkat di pasar internasional.

New York Times melaporkan bahwa produksi ube tahunan di Filipina mencapai sekitar 14 juta kilogram selama dua tahun terakhir. Sementara itu, Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina mencatat ekspor ube pada 2025 telah melampaui 1,7 juta kilogram.

Perbedaan Ube dan Taro

Ube dan taro sama-sama digunakan dalam dessert, tapi keduanya berasal dari tanaman yang berbeda dan memiliki karakteristik tersendiri.
Perbedaan ube dan taro/Foto: Magnific.com/jcomp

Sekilas, ube dan taro memang tampak mirip karena sama-sama sering dijadikan bahan minuman atau dessert berwarna ungu. Namun, keduanya berasal dari tanaman yang berbeda.

Ube merupakan ubi yam ungu (Dioscorea alata), sedangkan taro berasal dari tanaman talas (Colocasia esculenta). Daging ube berwarna ungu pekat secara alami, sementara taro berwarna putih atau krem dengan bintik-bintik ungu kecil.

Perbedaan lainnya terletak pada rasa dan tampilannya. Ube memiliki rasa yang cenderung manis dengan sentuhan vanila dan kacang, sedangkan taro lebih gurih, sedikit nutty, dan terasa lebih ringan.

Selain itu, warna ungu cerah pada dessert berbahan taro sering kali berasal dari pewarna makanan, bukan dari umbi taronya sendiri. Karena sama-sama sering diolah menjadi minuman, es krim, atau pastri berwarna ungu, tidak sedikit orang yang mengira keduanya adalah bahan yang sama.

Profil Rasa Ube yang Unik dan Memikat

Profil rasa ube/Foto: Pexels.com/wr heustis

Ube memiliki profil rasa yang sedikit berbeda dibandingkan ubi ungu pada umumnya. Ube memiliki karakter yang lembut dengan manis alami yang tidak berlebihan.

Beberapa orang menggambarkan rasanya sebagai perpaduan antara vanila, kacang, dan sedikit aroma susu yang creamy. Karakter inilah yang membuat ube cocok diolah menjadi aneka dessert tanpa perlu tambahan gula dalam jumlah banyak.

Cita rasa ube juga cenderung lebih ringan dibandingkan cokelat atau matcha sehingga mudah dipadukan dengan bahan lain seperti krim, keju, kelapa, susu, hingga cokelat putih. Tidak heran jika sekarang semakin banyak pastry chef dan bakery yang menjadikan ube sebagai bahan utama untuk menciptakan dessert dengan rasa yang lembut, tapi tetap memiliki tampilan yang mencuri perhatian.

Kaya Nutrisi dan Mengandung Antioksidan

Umbi berwarna ungu ini mengandung berbagai nutrisi penting dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Kandungan nutrisi pada ube/Foto: Magnific.com/jcomp

Di balik warna ungunya yang mencolok, ube menyimpan kandungan gizi yang cukup menarik. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), setiap 100 gram ube utuh mengandung sekitar 120 kalori, protein 1 gram, serat 4 gram, dan 0 gram gula. Selain itu, ube juga mengandung kalsium, zat besi, vitamin C, serta vitamin A yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh.

Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa warna ungu pada ube berasal dari kandungan antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang juga ditemukan pada bluberi dan buah beri lainnya. Antosianin telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu menurunkan tekanan darah hingga berpotensi memperlambat pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, manfaat tersebut tentu akan lebih optimal jika ube dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang, bukan dalam bentuk dessert tinggi gula secara berlebihan.

Dijuluki sebagai The Next Matcha

Ube dijuluki the next matcha/Foto: Unsplash.com/Thiccolas Doughbert Holeman

Beberapa tahun lalu, hampir semua kafe berlomba-lomba menghadirkan menu berbahan matcha. Kini, tren serupa mulai terjadi pada ube.

Warna ungunya yang alami membuat berbagai hidangan terlihat lebih menarik saat difoto, sehingga cepat menyebar di media sosial. Dari latte, croissant, cookies, soft serve, hingga tiramisu, hampir semua jenis dessert kini memiliki varian ube.

Meningkatnya popularitas ube juga didorong oleh rasa penasaran yang tinggi di kalangan konsumen. Banyak orang ingin mencoba sesuatu yang baru dengan tampilan unik, tapi tetap memiliki rasa yang mudah diterima.

Kombinasi warna yang estetik, rasa yang lembut, dan sejarah kuliner yang panjang membuat banyak pengamat tren makanan memberikan julukan bergengsi kepada umbi ini sebagai the next matcha.

Spot Dessert Ube di Jakarta

Kini sudah banyak kafe dan bakery di Jakarta yang menghadirkan berbagai kreasi dessert berbahan ube.
Ubeiro, salah satu spot dessert ube di Jakarta/Foto: Instagram.com/_ubeiro_

Kalau kamu penasaran ingin mencoba ube untuk pertama kalinya, Jakarta punya beberapa spot andalan yang bisa masuk daftar kunjungan. Tempat pertama yang wajib kamu tuju adalah Ubeiro yang berlokasi di Pujasera Blok M Square.

Mengeklaim diri sebagai the first ubee in Indonesia, menu paling recommended di sini adalah Tiramisu Ubee mereka yang terdiri dari lapisan creamy dan taburan manis bubuk ube ungu yang melimpah.

Pilihan lainnya adalah MadMILK Japanese Bakery yang salah satu lokasinya berada di Grand Indonesia. Produk ube terkenal mereka ada Ube Mini Hokkaido Rolls yang teksturnya fluffy, tebal, dan punya rasa manis alami yang pas.

Tak ketinggalan, restoran bergengsi Sushi Hiro juga ikut memeriahkan tren ini dengan inovasi menu yang menarik perhatian pelanggan. Sekitar tahun 2025 lalu, Sushi Hiro meluncurkan varian dessert serba ube bertajuk Splash of Purple.

Menu tersebut terdiri dari jiggly pudding berbentuk kelinci berwarna ungu, ube mille crepes dengan saus ube yang melimpah, hingga ube mochi eggtart yang memadukan tekstur chewy dan crispy dengan cita rasa earthy khas ube.

Warna ungu yang mencolok mungkin menjadi alasan pertama banyak orang kini melirik ube. Dari semua kreasi ube yang ada, mana yang paling ingin kamu coba lebih dulu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE