Manfaat pada Warna Alami Makanan untuk Kesehatan
Oktavian Kumal | Beautynesia
Rabu, 15 Apr 2015 01:30 WIB
https://2.bp.blogspot.com/-h9aKfW6TQdA/UFno6HoOkaI/AAAAAAAAAXk/gTF5LWjYOYo/s1600/salad+rainbow.jpg
Warna alami pada makanan rupanya memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. Para ahli sudah mengelompokkan warna-warna makanan dan mengenali zat apa saja yang membentuk warna pada makanan. Untuk lebih jauh, kenali macam-macam warna alami pada makanan dan manfaatnya untuk kesehatan.
Buah atau sayur dengan warna biru atau ungu atau juga pada warna merah keunguan mengandung antocyanin, yaitu antioksidan yang mampu menghambat penggumpalan pembuluh darah.
Foto: https://www.antioxidant-fruits.com/anthocyanins.html
Warna-warna umumnya terdapat pada blueberry, anggur, blackberry, kol ungu, delima, apel merah, atau terong ungu serta makanan berwarna biru-ungu-merah keunguan lain.
Foto: https://www.alchemyjuice.ie/#eat-together
Dalam buah atau sayur berwarna hijau terkandung zat penting seperti isothiocyanate, sulforaphane, dan indoles. Zat-zat ini mampu merangsang lever untuk menghilangkan senyawa karsinogenik dalam tubuh yang memicu timbulnya kanker.
Foto: https://www.slideshare.net/biocnc/130126-paper-study
Para ahli nutrisi mengatakan bahwa brokoli adalah salah satu green food yang memiliki kandungan isothiocyanate terbaik. Selain brokoli, ada juga kubis, lobak, bok choy, dan sayuran hijau lainnya.
Foto: https://sistahintheraw.wordpress.com/2012/02/13/how-green-is-your-heart/
Warna makanan yang ada dalam kategori ini adalah kuning, jingga, dan kuning kehijauan. Buah atau sayur dengan warna-warna ini mengandung lutein dan zeaxanthin yang membantu menghambat terjadinya katarak dan penurunan daya penghlihatan.
Foto: https://www.hihealth.com/healthy-eyes
Contoh warna makanan dengan kandungan lutein dan zeaxanthin ini antara lain: kale, bayam, alpukat, kiwi, kacang pistachio, paprika, kuning telur, dan makanan dengan warna kuning-hijau lainnya.
Foto: https://www.naturalwellness.com/nwupdate/5-ways-yellow-foods-improve-your-health/
Makanan berwarna merah mengandung lycopene yang mendominasi. Lycopene dikenal sebagai antioksidan yang mampu melawan kanker. Selain lycopene, makanan berwarna merah juga mengandung banyak nutrisi, salah satunya adalah vitamin C.
Foto: https://www.yours.co.uk/2015/01/how-to-lower-cholesterol-naturally#.VSO6BNyUdZg
Tomat, semangka, jambu merah, cranberry, bahkan saus tomat adalah makanan yang mengandung lycopene.
Kategori ini merupakan buah atau sayuran dengan warna kuning dan orange. Makanan dengan warna ini mengandung banyak vitamin C dan beta-cryptoxanthin, yaitu antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.
Foto: https://www.pakedo.com/fruits-and-vegetables-how-color-affects-their-health/
Mak+C48anan yang tergolong makanan ini antara lain adalah wortel, mangga, kentang, labu, aprikot, dan sebagainya.
Makanan dengan warna putih memiliki kandungan flovanoid dan zat anti tumor yang disebut allicin. Zat ini juga membantu meningkatkan kekebalan imun agar tidak mudah terserang virus.
Foto: https://www.runnersworld.com/nutrition-runners/eating-white
Kandungan allicin ini ada pada bawang putih, buah pir, C4bunga kol, daun bawang, jamur, dan sebagainya.
1. Ungu/Biru/Merah Keunguan
Buah atau sayur dengan warna biru atau ungu atau juga pada warna merah keunguan mengandung antocyanin, yaitu antioksidan yang mampu menghambat penggumpalan pembuluh darah.
Foto: https://www.antioxidant-fruits.com/anthocyanins.html Anthocyanins yang memberikan warna khas pada buah dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan mencegah pembekuan. Mereka juga dapat membantu menurunkan risiko kanker. - Dr. Gloria Tsang, Editor di HealthCastle.com.https://www.todaysdietitian.com/newarchives/110308p34.shtml |
Foto: https://www.alchemyjuice.ie/#eat-together2. Hijau
Dalam buah atau sayur berwarna hijau terkandung zat penting seperti isothiocyanate, sulforaphane, dan indoles. Zat-zat ini mampu merangsang lever untuk menghilangkan senyawa karsinogenik dalam tubuh yang memicu timbulnya kanker.
Foto: https://www.slideshare.net/biocnc/130126-paper-study Green foods sarat isothiocyanates yang akan memproduksi enzim pada liver untuk membantu membuang racun pada tubuh. Plus buah dan sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan alpukat mengandung vitamin K, folicacid, potasium, serta omega-3 fatty acids. - Susan Bowerman, Penulis Buku "What Color is Your Diet".https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/3/2015/6633/manfaat-warna-di-makanan-anda |
Foto: https://sistahintheraw.wordpress.com/2012/02/13/how-green-is-your-heart/3. Kuning - Hijau
Warna makanan yang ada dalam kategori ini adalah kuning, jingga, dan kuning kehijauan. Buah atau sayur dengan warna-warna ini mengandung lutein dan zeaxanthin yang membantu menghambat terjadinya katarak dan penurunan daya penghlihatan.
Foto: https://www.hihealth.com/healthy-eyes Ada reseptor lutein di makula mata, dan lutein membantu melindungi degenerasi makula mata yang berkaitan dengan bertambahnya usia. - Dr. Gloria Tsang.https://www.todaysdietitian.com/newarchives/110308p34.shtml |
Foto: https://www.naturalwellness.com/nwupdate/5-ways-yellow-foods-improve-your-health/4. Merah
Makanan berwarna merah mengandung lycopene yang mendominasi. Lycopene dikenal sebagai antioksidan yang mampu melawan kanker. Selain lycopene, makanan berwarna merah juga mengandung banyak nutrisi, salah satunya adalah vitamin C.
Foto: https://www.yours.co.uk/2015/01/how-to-lower-cholesterol-naturally#.VSO6BNyUdZg Selain vitamin C dan folat, buah dan sayuran merah juga merupakan sumber flavonoid, yang mengurangi peradangan dan memiliki sifat antioksidan. Cranberry, buah merah lain (yang warnanya disebabkan anthocyanin, lycopene tidak), juga merupakan sumber tanin yang baik, yang mencegah bakteri menyerang sel-sel tubuh. - Susan Kasik-Miller, ahli dietian klinis.https://www.todaysdietitian.com/newarchives/110308p34.shtml |
5. Oranye
Kategori ini merupakan buah atau sayuran dengan warna kuning dan orange. Makanan dengan warna ini mengandung banyak vitamin C dan beta-cryptoxanthin, yaitu antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.
Foto: https://www.pakedo.com/fruits-and-vegetables-how-color-affects-their-health/ Makanan ini umumnya dianggap makanan mata karena mengandung vitamin A. beta-karoten, yang dapat diubah menjadi vitamin A, yang juga merupakan komponen makanan ini. Selain itu, makanan warna ini mungkin memiliki tingkat vitamin C yang tinggi, dan beberapa mengandung asam lemak omega-3. - Kasik-Miller.https://www.todaysdietitian.com/newarchives/110308p34.shtml |
6. Putih
Makanan dengan warna putih memiliki kandungan flovanoid dan zat anti tumor yang disebut allicin. Zat ini juga membantu meningkatkan kekebalan imun agar tidak mudah terserang virus.
Foto: https://www.runnersworld.com/nutrition-runners/eating-white Senyawa ini juga dikenal memiliki khasiat sebagai pembunuh kuman atau antibakteri. Sejumlah riset menunjukkan allicin membantu mengatasi infeksi dan melawan bakteri penyebab racun dalam makanan.https://health.kompas.com/read/2008/06/09/12593363/Bawang.Putih.Segar.Lebih.Sehat |
(ebn/ebn)
CERITA YUK!
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :