Kasus rabies di Tanah Air mulai mengkhawatirkan akhir-akhir ini. Mengutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan Indonesia yaitu Sehat Negeriku, menyatakan bahwa ada dua kabupaten yang menyatakan kejadian luar biasa rabies (KLB) pada Kabupaten Sikka, NTT dan Kabupaten Timur Tengah Selatan.
Kasus rabies di Indonesia sendiri kebanyakan dibawa oleh anjing liar yang terinfeksi virus rabies. Meskipun begitu bukan hanya anjing yang bisa menjadi pembawa rabies, tapi juga kucing, kelalawar, rubah, kera dan rakun.
Maka dari itu, terutama untuk kamu yang memiliki hewan peliharaan atau tinggal di wilayah yang banyak hewan liar, ikuti langkah ini untuk menjaga diri kamu dan hewan peliharaan dari rabies.
1. Lakukan Vaksinasi Rabies
Vaksinasi rabies/ foto: Freepik/ freepik |
Untuk menjaga diri dan hewan kesayangan Beauties supaya tidak terjangkit rabies, vaksinasi rabies sangat diperlukan. Dengan melakukan vaksinasi, membuat imun hewan peliharaan Beauties meningkat dan memperkecil kesempatan untuk terkena virus berbahaya ini.
Konsultasikan ke dokter hewan untuk mengetahui jangka waktu rutin melakukan vaksin rabies. Oh iya, jika Beauties sering melakukan kontak dengan hewan yang memiliki kemungkinan besar terjangkit rabies, bisa juga untuk melakukan vaksinasi rabies PrPP untuk manusia.
2. Jaga Hewan Peliharaan supaya Tidak Kontak dengan Hewan Liar
Menjaga lingkungan peliharaan/ foto: Freepik/ freepik |
Sebisa mungkin jaga hewan peliharaan tetap di dalam ruangan, baik itu di kandang atau berkeliling di dalam rumah saja. Jika harus keluar, seperti mengajak hewan jalan-jalan sejenak, pastikan perhatikan kontak dengan hewan lain, terutama hewan liar.
Pastikan hewan peliharaanmu tidak bertengkar dengan hewan liar yang berada di luar. Takutnya, ia bergulat dengan hewan yang terjangkit rabies dan perlu dipahami virus ini menular melalui air liur, gigitan, dan cakaran.
3. Selalu Bersikap Hati-Hati Terhadap Hewan Liar
Berhati-hati dengan hewan liar/ foto: Freepik/ freepik |
Meskipun Beauties pencinta hewan yang merasa semua hewan lucu dan tidak berbahaya, sebaiknya tetap berhati-hati dan kalau bisa jauhi hewan liar. Dikarenakan hewan liar tidak pernah divaksinasi, maka risiko terjangkit rabies sangatlah tinggi.
Mengutip dari Mayo Clinic, hewan liar yang terkena rabies tidak takut kepada manusia, cukup aneh karena hewan liar biasanya tidak mudah berteman dengan manusia. Maka dari itu, jauhi hewan liar dan jangan melakukan kontak jarak dekat sebagai bentuk pencegahan.