Seperti fungsi vitamin lainnya, vitamin D adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk banyak proses vital, termasuk membangun dan memelihara tulang yang kuat. Asupan vitamin D yang rendah dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia, karena faktanya, defisiensi vitamin D memengaruhi 13% populasi dunia. Itu sebabnya penting untuk mencari cara meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh.
Ada perdebatan signifikan menurut beberapa ahli dan badan kesehatan tentang berapa banyak vitamin D yang dibutuhkan tubuh kita. Dosis batas atas asupan harian vitamin D akan berbeda-beda berdasarkan pengelompokkan usia. Usia dewasa, wanita menyusui, dan anak usia 9 tahun ke atas paling banyak 4.000 IU/hari. Usia anak 1-8 tahun paling banyak 2.500-3.000 IU/hari. Usia bayi paling banyak 1.000-1.500 IU/hari.
Lalu, berapa banyak sebetulnya asupan vitamin D yang baik untuk tubuh? Dan bagaimana cara meningkatkan kadarnya dalam tubuh?
Cara Efektif Meningkatkan Kadar Vitamin D dalam Tubuh
Pada dasarnya, kekurangan vitamin D bisa diatasi secara alami dengan paparan sinar matahari pagi. Namun jika cara alami ini belum mampu mencukupi kebutuhan vitamin D, kamu bisa melakukan beberapa cara pendukung di bawah ini.
Mengonsumsi Makanan Kaya Kandungan Vitamin D
Meski mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin D hanya akan berdampak kecil karena hanya berkisar 10 persen saja, kamu tetap perlu mengonsumsinya agar kebutuhan vitamin D tercukupi dengan baik. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin D adalah telur, hati sapi, ikan makarel, salmon, margarin, dan susu rendah lemak.
Memastikan Kebutuhan Kalsium Cukup
Vitamin D dan kalsium bisa bekerja sama dalam pembentukan tulang yang kuat. Itu sebabnya, pastikan bahwa asupan kalsium yang masuk ke tubuh tercukupi dengan baik. Agar asupan kalsium tercukupi, kamu bisa mengonsumsi berbagai produk berbahan susu, aneka jenis sayuran, ikan, tahu, dan aneka jenis kacang-kacangan seperti kacang almond.
Mengonsumsi Suplemen Vitamin D
Bagi sebagian orang, suplemen vitamin D mungkin bisa membantu mencukupi asupan vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Hanya saja, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D, kita dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mendapatkan petunjuk mengenai konsumsi suplemen vitamin D yang benar.