Mengapa Panic Attack Bisa Muncul Tiba-tiba? Ini Faktanya

Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Minggu, 24 May 2026 16:00 WIB
Penyebab Panic Attack
Panic attack sendiri sebenarnya belum secara pasti diketahui penyebabnya. Berbagai penelitian menghubungkannya dengan kondisi biologis keluarga, faktor psikologis kepribadian, dan lingkungan/Foto: Pexel/mart production

Beauties, pernahkah kamu merasakan panic attack? Misalnya saat kamu sedang santai menonton atau me time, lalu tanpa trigger tertentu, kamu mendadak berkeringat, ketakutan terhadap hal yang kamu sendiri bingung apa sebabnya.

Kondisi ini juga mungkin dirasakan juga ketika berada di dalam lift atau saat naik pesawat. Gejala panic attack dapat muncul karena sebab atau pun tiba-tiba. Yuk, kenali berbagai fakta psikologis seputar panic attack sebagaimana dikutip dari situs Verywellmind dan American Psychological Association (APA)!

Apa Itu Panic Attack?

Banyak orang salah mengartikan dan terburu-buru menilai panic attack sebagai serangan gangguan klinis. Biasanya, panic attack sendiri ditandai dengan hadirnya ketakutan, cemas, munculnya gejala fisik yang bikin kamu nggak nyaman. Hal ini tak serta merta otomatis membuat panic attack dikategorikan sebagai gangguan psikologis. Namun bisa jadi dikelompokkan sebagai beberapa gejala yang mungkin muncul pada gangguan psikologis yang lain. 

Tanda-tanda Panic Attack

Mengingat panic attack tidak selalu masuk sebagai klasifikasi gangguan psikologis klinis, tapi ada beberapa tanda fisik, emosional, dan psikologis yang patut jadi perhatian khusus/Foto: Pexel.com/mart production

Dikutip dari Diagnostic Statistical Manual Disorder ke-5 atau DSM - 5, biasanya panic attack muncul dengan beberapa tanda, lalu wajib disertai dengan sekurang-kurangnya ada empat gejala fisik, emosional, dan mental lainnya. Namun, ini tidak menandakan kalau panic attack pasti menunjukkan adanya tanda kamu memiliki gangguan klinis.

Ada beberapa tanda atau gejala fisik dari panic attack yang biasanya muncul, mulai dari rasa nyeri, keringat berlebihan, adanya sensasi rasa panas, tiba-tiba pusing, mati rasa, jantung berdebar sangat cepat, sakit perut, mual, rasa tercekik, hingga gemetar sampai pingsan. Gejala emosional dan psikologis biasanya cenderung seputar rasa takut yang tak terkendali, sulit mengontrol kecemasan dan skenario negatif yang muncul di dalam kepala. 

Ketika Beauties mengalami beberapa tanda atau gejala tersebut secara terus menerus, coba ambil waktu untuk jeda sejenak dan jangan langsung melakukan diagnosis mandiri dengan bantuan internet. Karena berbagai informasi yang kamu dapat dari website tidak serta merta dapat mendefinisikan kondisi kamu saat ini. Sebaiknya Beauties coba untuk menghubungi profesional untuk mendiskusikan tanda-tanda di atas dengan profesional.

Jenis Panic Attack

Panic attack ada yang kemunculannya tiba-tiba secara tak terduga, ada juga yang muncul karena ada pemicunya/Foto: Freepik.com/benzoix

Panic attack bisa saja muncul secara tiba-tiba tanpa pemicu dan bisa terjadi karena ada pemicu tertentu. Contoh pemicunya seperti ruang tertutup dan sempit, seperti lift, yang bisa membuat seseorang ketakutan dan merasa sangat tidak nyaman. Kasus lainnya bisa terjadi sesaat sebelum pesawat akan lepas landas.

Di sisi lain, panic attack bisa muncul tanpa pemicu yang jelas. Misal kamu sedang bersantai, ingin tidur, atau habis melakukan aktivitas me time dan tiba-tiba sekujur tubuhmu merasa tidak nyaman, ada rasa ketakutan, dan cemas yang mengganggu secara tiba-tiba. Bahkan kamu tidak tahu penyebabnya. Tanpa terganggu oleh hal yang menakutkan, kamu merasa tidak nyaman. Mungkin kalau ditelusuri bisa jadi penyebabnya karena ada fobia tertentu yang belum kamu ketahui atau belum kamu kenali.

Penyebab Panic Attack

Panic attack sendiri sebenarnya belum secara pasti diketahui penyebabnya. Berbagai penelitian menghubungkannya dengan kondisi biologis keluarga, faktor psikologis kepribadian, dan lingkungan/Foto: Pexel/mart production

Berbagai penelitian yang dilakukan tidak dapat menyimpulkan satu dasar penyebab panic attack. Bisa jadi karena faktor biologis dari keluarga. Ketika ada keluarga yang mengalami panic attack, maka bisa jadi berisiko lebih tinggi untuk anak dan saudaranya juga mengalami kondisi yang sama.

Namun jika ditelusuri lagi, bisa jadi karena pemicu dari lingkungan, seperti seringnya terpapar informasi yang menakutkan, membuat cemas hingga akhirnya kondisi fisik dan mental jadi merasa ketakutan dan panik secara mendadak. Berbagai penelitian psikologi cenderung menilai panic attack, datang dari kombinasi atau gabungan berbagai faktor. 

Tips Cepat Atasi Panic Attack

Ketika panic attack yang datang tiba-tiba sangat menganggu, kamu bisa coba teknik grounding. Foto: Freepik.com/Lifestylememory

Ada teknik grounding untuk mengatasi panic attack yang tiba-tiba datang di saat kamu butuh untuk tenang dan kembali produktif. Kamu dapat melakukannya dengan cara keluar ruangan, bepergian sebentar di luar ruangan jika memungkinkan, lalu coba fokus dan sebutkan dalam hati atau secara pelan 5 benda yang dapat kamu liat, sebut 2 aroma yang dapat kamu cium di sekitar kamu, atau sebut 2 suara yang dapat kamu dengar. Kamu juga dapat menyebutkan benda benda yang dapat kamu sentuh dengan tangan.

Ketika panic attack ini terus dirasa mengganggu kamu, maka Beauties tak perlu ragu untuk datang ke psikolog untuk berkonsultasi dan bertemu profesional untuk membantu dirimu jadi lebih tenang dan kembali produktif. Selamat mencoba!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE