Ageisme merupakan diskriminasi terhadap individu berdasarkan usianya. Ageisme biasa terjadi kepada orang-orang yang sudah lanjut usia. Misalnya, karena sudah tua orang-orang menganggap sudah tidak bisa melakukan apa-apa. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa generasi lebih tua bisa berpikir lebih baik karena memiliki pengalaman seumur hidup yang bisa dijadikan acuan.
Bahkan, seorang lanjut usia bisa memberikan diskriminasi pada dirinya sendiri karena umur dan bertambah tua. Hal itulah yang membuat pikiran menjadi stres dan berdampak pada kesehatan mental.
Pikiran stres yang akan berdampak besar pada kesehatan fisik, sehingga bermula dari ageisme terhadap diri sendiri, berbagai penyakit bisa menghampiri. Maka dari itu, ada 5 cara yang bisa mengubah pola pikir terhadap kondisi penuaan yang berhasil dirangkum dari situs Fortune Well. Apa saja ya?