Mengenal Diet Tiongkok, Diklaim Bisa Turunkan Berat Badan 5 Kg dalam 5 Hari

Natasha Riyandani | Beautynesia
Rabu, 08 Apr 2026 12:00 WIB
Apa Itu Diet Tiongkok?
Diet Tiongkok/ Foto: Freepik.com/jcomp

Banyak metode diet yang menjadi tren di masyarakat. Salah satu yang viral adalah diet Tiongkok. Metode diet ini ramai dibicarakan di media sosial karena klaimnya yang bisa menurunkan berat badan hingga 5 kg hanya dalam 5 hari.

Dalam dunia yang serba cepat, keinginan untuk memiliki tubuh ideal seringkali mendorong kita mencari jalan pintas. Dengan klaim yang terdengar sangat menggoda tersebut, tak sedikit orang yang mencobanya. Namun, apakah diet Tiongkok efektif dan aman dilakukan?

Perlu diingat, diet yang sehat umumnya memangkas 500 – 1.000 kalori per hari. Jadi, sekitar 0,5 sampai 1 kg per minggu. Jika lebih dari itu, maka kesehatan dan keamanannya perlu dipertanyakan.

Lantas, seperti apa fakta diet Tiongkok sebenarnya dan bagaimana cara menjalaninya? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Diet Tiongkok?

Diet Tiongkok/ Foto: Freepik.com/jcomp

Berbeda dari diet pada umumnya yang cenderung menerapkan “rainbow plate” untuk asupan nutrisi seimbang. Diet Tiongkok lebih menekankan pada jenis makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Pada praktiknya, pola makan ini mengharuskan seseorang hanya mengonsumsi satu jenis makanan dalam satu hari penuh selama lima hari berturut-turut.

Diet ini pertama kali viral di media sosial China, Xiaohongshu, setelah seorang perempuan membagikan pengalamannya turun berat badan drastis dalam waktu singkat. Alhasil, banyak orang justru tertarik mencoba diet ini karena hasilnya cukup signifikan.

Hanya Mengonsumsi Satu Jenis Makanan per Hari

Ilustrasi mengonsumsi satu jenis makanan/ Foto; Freepik.com/freepik

Diet Tiongkok hanya memperbolehkan seseorang mengonsumsi satu jenis makanan dalam sehari. Jadi, selama menjalani program diet ini, Beauties akan mengonsumsi jenis makanan yang berbeda-beda selama lima hari. Mulai dari protein hewani, sayuran, hingga buah-buahan.

Misalnya saja, hari pertama Beauties memilih telur, maka sepanjang hari itu hanya diperbolehkan makan telur. Beauties tidak dianjurkan menambahkan daging atau sayuran.

Menu Diet Tiongkok

Ilustrasi mengonsumsi telur/ Foto: Freepik.com/freepik

Melansir dari Daily Vanity, berikut menu diet Tiongkok yang bisa kamu coba di rumah. Namun, jika kamu memiliki masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi agar aman dan sesuai kondisi tubuh.

Hari Pertama: Telur

Pada hari pertama diet, Beauties disarankan untuk mengonsumsi telur. Selain mengenyangkan, telur juga diperkaya akan protein dan rendah lemak sehingga bisa meminimalisir kenaikan berat badan.

Saat sarapan, Beauties bisa makan 2-3 butir telur rebus. Konsumsi telur rebus dipercaya dapat membuat rasa kenyang lebih tahan lama.

Sementara makan siang, Beauties bisa membuatnya sesuai selera, seperti omelette, telur kukus (steam), telur dadar, maupun telur orak-arik, yang dimasak dengan minyak rendah kalori seperti minyak zaitun.

Selanjutnya akhiri dengan sebutir telur rebus, atau bisa juga telur kukus yang hanya mengandung sekitar 80 kalori. Selama 1 hari pertama ini, Beauties hanya makan telur tanpa tambahan makanan lain.

Namun, jangan mengonsumsinya berlebihan karena bisa meningkatkan kadar kolesterol. American Heart Association (AHA) menyarankan batas aman konsumsi telur sebanyak 7 butir dalam seminggu.

Hari Kedua: Air

Sementara di hari kedua, Beauties dianjurkan ‘puasa’ makanan padat selama 24 jam. Beauties hanya boleh mengonsumsi cairan. Tak hanya air putih, kamu juga boleh minum kopi hitam, susu kedelai, teh hijau, maupun plain yogurt.

Diet cair ini dapat membantu tubuh ‘beristirahat’ dari makanan padat sekaligus menjaga hidrasi tubuh. Pastikan minuman yang dikonsumsi tanpa gula atau pemanis tambahan lainnya agar hasil diet maksimal.

Hari Ketiga: Daging

Setelah puasa pada hari kedua, Beauties bisa mengonsumsi daging untuk diet hari ketiga. Mulai dari daging ayam, sapi, hingga makanan laut sebagai asupan makanan seharian. Pilihlah daging ayam bagian dada, daging sapi tanpa lemak, atau seafood yang rendah kalori.

Meski bebas mengonsumsi daging, Beauties tetap harus memerhatikan proses memasaknya. Sebaiknya mengolah daging dengan dikukus, dipanggang, atau ditumis dengan minim minyak. Hindari menggorengnya, terutama menggunakan banyak minyak (deep frying).

Hari Keempat: Buah

Di hari keempat, Beauties hanya boleh makan buah-buahan segar. Disarankan mengonsumsi buah tinggi serat seperti apel, pepaya, jeruk, semangka, anggur, atau buah naga.

Hindari buah-buahan dengan kandungan gula dan kalori tinggi seperti mangga, nangka, atau durian, agar diet tetap efektif. Konsumsi buah bermanfaat sebagai asupan vitamin dan antioksidan alami sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama.

Hari Kelima: Sayuran

Adapun menu pada hari terakhir diet Tiongkok adalah sayuran. Beauties disarankan mengonsumsi sayuran tinggi serat, seperti bayam, selada, kangkung, brokoli, wortel, atau terong.

Sayuran kaya serat dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus membuat perut kenyang lebih lama. Beauties bisa mengolah sayuran dengan cara direbus, ditumis, atau dibuat salad. Namun, hindari penggunaan saus dressing berlebihan agar kalorinya tetap rendah.

Efek Samping Diet Tiongkok

Ilustrasi berat badan meningkat/ Foto: Freepik.com/rawpixel-com

Jika dilihat sekilas, menu diet Tiongkok memang cukup menjanjikan penurunan berat badan dengan cepat. Namun, diet ekstrem yang bisa menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu singkat perlu untuk diwaspadai.

Diet ini mungkin tidak tepat jika dilakukan dalam jangka panjang, apalagi tanpa pengawasan medis, karena dikhawatirkan bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Adapun beberapa efek samping yang mungkin terjadi jika Beauties melakukan diet ekstrem, termasuk diet Tiongkok ini.

1. Tidak Berkelanjutan

Diet yang terlalu ekstrem dan membatasi asupan kalori secara drastis sangat sulit dipertahankan dalam jangka panjang. Tubuh akan mengalami adaptasi dan metabolisme melambat, sehingga berat badan justru akan perlahan kembali naik setelah diet selesai.

2. Defisiensi Nutrisi

Pembatasan asupan makanan tertentu dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting bagi tubuh. Hal ini tentunya dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti kelelahan, gangguan pencernaan, hingga kerusakan organ.

3. Efek Yo-yo

Disadari atau tidak, penurunan berat badan yang terlalu cepat seringkali diikuti dengan kenaikan berat badan yang lebih cepat setelah diet selesai (efek yo-yo). Hal ini disebabkan oleh perubahan metabolisme tubuh dan pola makan yang tidak sehat.

Daripada mengejar penurunan berat badan yang instan, lebih baik untuk fokus pada perubahan gaya hidup sehat yang dapat dilakukan dalam jangka panjang. Ada baiknya sebelum memutuskan untuk menjalani program diet apa pun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE