Mengenal Jeffing, Kombinasi Lari dan Jalan Kaki yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan
Banyak orang yang sering kali dilema untuk memilih lari atau jalan kaki, demi membantu menurunkan berat badan. Namun, tahukah Beauties bahwa ada latihan yang menggabungkan keduanya?
Latihan yang menggabungkan antara lari dan jalan kaki dikenal sebagai Jeffing. Nama tersebut sesuai dengan nama penciptanya, Jeff Galloway.
Metode latihan ini bukan sekadar menyenangkan untuk para pemula lari. Di samping itu, menawarkan banyak manfaat, salah satunya disebut efektif menurunkan berat badan lho, Beauties!
Apa Itu Metode Lari-Jalan?
Mengenal Jeffing/Foto: Magnific.com/tirachardz
Melansir Everyday Health, metode lari-jalan kaki melibatkan pergantian antara interval lari dan jalan yang telah direncanakan. Metode ini diciptakan oleh Jeff Galloway, seorang pelari Olimpiade, pada tahun 1970-an yang kini menjadi pelatih kelompok pelari pemula.
Untuk mencegah para pelari tersebut berkecil hati, Galloway menambahkan jeda jalan kaki strategis di setiap sesi lari. Pendekatan ini pun membantu para pemula berlari lebih jauh dan lebih nyaman.
Lalu, Galloway pun menemukan bahwa caranya tersebut dapat membantu pelari berpengalaman untuk berlari lebih jauh dengan kecepatan lebih tinggi sekaligus membantu mengurangi risiko cedera.
Manfaat Jeffing
Manfaat Jeffing/Foto: Magnific.com/tirachardz
Tentu metode lari-jalan ini meski terbilang sederhana, tetap memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh lho, Beauties! Berikut deretan manfaat Jeffing. Simak!
1. Menurunkan Risiko Cedera
Kombinasi jalan dan lari ini bisa mengurangi risiko cedera. Hal ini karena otot bekerja secara bergantian, sehingga mencegah otot tertentu bekerja terlalu keras.
Sebuah studi terhadap 42 pelari amatir menunjukkan bahwa mereka yang menyelingi lari dengan jalan kaki saat maraton merasa lebih sedikit nyeri otot dan lebih sesuai lomba, dibandingkan yang lari secara terus-menerus. Menariknya, waktu tempuh kedua kelompok tersebut hampir sama.
Rachelle Reed, PhD, seorang ahli fisiologi olahraga pun menambahkan bahwa meningkatkan intensitas secara bertahap pada metode lari-jalan sangat membantu pemula menyesuaikan diri dengan tekanan benturan tinggi saat berlari.
2. Meningkatkan Kebugaran Kardio
Dr. Reed pun menambahkan interval lari ke dalam jalan kaki dapat meningkatkan detak jantung dan jumlah oksigen yang dibutuhkan tubuh. Seiring waktu, efeknya dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi.
3. Mengurangi Kelelahan
Manfaat jeffing selanjutnya adalah mengurangi kelelahan selama atau setelahnya.
“Dengan mengubah kelompok otot yang Anda gunakan, kelelahan akan terdistribusi dengan cara yang berbeda,” tambah Twiggs.
Yap, daripada hanya melelahkan otot-otot yang mendorong langkah lari, cara ini membantu membagi beban kerja otot-otot yang membantu lari dan otot yang membantu berjalan.
4. Membantu Turunkan Berat Badan
Bergantian lari dan jalan lebih efektif menurunkan berat badan dibandingkan hanya berjalan saja. Menurut Dr. Reed, interval lari-jalan selama 30 menit membakar lebih banyak kalori daripada jalan sedang selama 30 menit karena gerakan lari yang tiba-tiba meningkatkan intensitas keseluruhan.
“Secara umum itu membutuhkan lebih banyak energi,” ungkap Reed.
Lebih banyak energi tentu lebih banyak kalori yang terbakar, yang mendorong penurunan berat badan seiring waktu.
Cara Melakukan Metode Lari-Jalan
Cara melakukan metode lari-jalan/Foto: Magnific.com
Melansir Runners World, untuk seorang pelari pemula yang masih membangun kecepatan latihan, mulailah dengan berjalan kaki selama 10 detik dan berlari semenit. Bisa juga berjalan kaki selama 30 detik, lalu berlari setiap empat menit.
Sementara itu, jika kamu adalah perlari berpengalaman, bisa menggunakan tabel yang dibagikan oleh Chris Twiggs, direktur Galloway Training, sebagai titik awal menemukan interval lari/jalan kaki. Menit per mil sesuai dengan kecepatan lari targetmu.
- 18 menit/mil: lari 5 detik/jalan 30 detik
- 17 menit/mil: lari 10 detik/jalan 30 detik
- 16 menit/mil: lari 10 detik/jalan 30 detik
- 15 menit/mil: lari 15 detik/jalan 30 detik
- 14 menit/mil: lari 30 detik/jalan 30 detik
- 13 menit/mil: lari 30 detik/jalan 30 detik
- 12 menit/mil: lari 60 detik/jalan 30 detik
- 11 menit/mil: lari 60 detik/jalan 30 detik
- 10 menit/mil: lari 90 detik/jalan 30 detik
- 9 menit/mil: lari 2 menit/jalan 30 detik
- 8 menit/mil: lari 4 menit/jalan 30 detik
- 7 menit/mil: lari 6 menit/jalan 30 detik
Perlu diingat Beauties, bahwa latihan interval jalan kaki apa pun, sangat penting untuk memerhatikan tingkat kebugaranmu. Kamu harus mengambil napas sejenak tanpa kehilangan kesadaran akan gerakan maju.
Nah Beauties, itu dia tentang jeffing, metode lari-jalan yang salah satu manfaatnya bisa menurunkan berat badan. Bagaimana menurutmu?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!