SEAD ramai dibicarakan di dunia kesehatan karena dikaitkan dengan peluang hidup lebih panjang, bahkan hingga usia 100 tahun. Pola makan satu ini disebut-sebut sebagai rahasia kesehatan masyarakat di wilayah pesisir Eropa Selatan, khususnya Spanyol bagian barat laut. Selain menu makanan, SEAD juga erat kaitannya dengan kebiasaan sosial dan gaya hidup yang seimbang.
SEAD juga menjadi perhatian para peneliti karena dinilai punya dampak signifikan terhadap kesehatan jantung, metabolisme, hingga kualitas hidup lansia. Melansir Mind Body Green dan News Medical, yuk cari tahu lebih lanjut apa yang membuat SEAD begitu istimewa!
Pengertian SEAD
|
Southern European Atlantic Diet, pola makan tradisional yang berasal dari Galicia/Foto: Freepik.com/jcomp |
SEAD merupakan singkatan dari Southern European Atlantic Diet, yakni pola makan tradisional yang berasal dari wilayah barat laut Spanyol dan Portugal, terutama daerah Galicia. Berbeda dengan Diet Mediterania yang lebih populer, SEAD menitikberatkan pada konsumsi ikan, makanan laut, kentang, sayuran hijau, serta produk olahan susu dalam porsi moderat.
Pola makan ini lahir dari kebiasaan masyarakat pesisir yang mengandalkan hasil laut dan pertanian lokal. Secara garis besar, SEAD berfokus pada makanan segar, minim proses, dan kaya nutrisi alami. Daging merah tetap dikonsumsi, tapi dalam jumlah kecil dan tidak berlebihan.
Ciri khas lainnya adalah cara memasak yang sederhana seperti direbus atau dipanggang, bukan digoreng berlebihan. Inilah yang membuat SEAD sering dikaitkan dengan kesehatan jangka panjang dan penuaan yang lebih sehat.