STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Nggak Boleh Dilewatkan! 7 Kuliner Khas Pekalongan Ini Lezatnya Bikin Nagih, Cobain Yuk!

Retno Anggraini | Beautynesia
Sabtu, 08 Jan 2022 19:30 WIB
Nggak Boleh Dilewatkan! 7 Kuliner Khas Pekalongan Ini Lezatnya Bikin Nagih, Cobain Yuk!

Beauties, kamu pasti setuju jika Indonesia memiliki ragam makanan khas yang sangat lezat, bahkan beberapa di antaranya diakui sebagai makanan terenak di dunia. Berbicara mengenai makanan khas, tentunya setiap kota memiliki makanan khasnya masing-masing. Sama halnya dengan kota Pekalongan.

Kota yang dijuluki sebagai Kota Batik ini punya ragam makanan khas yang sayang untuk kamu lewatkan jika sedang berkunjung. Berikut adalah tujuh kuliner khas Pekalongan yang wajib kamu coba, dijamin bikin nagih!

Sego Megono

Sego megono, nasi campur khas Pekalongan
Sego megono/Foto: Instagram.com/pekalonganicus

Megono merupakan nangka muda yang dicacah dengan perpaduan kelapa parut yang dibumbui sehingga menciptakan rasa gurih dan pedas. Sedangkan sego megono merupakan nasi campur khas Pekalongan yang biasanya dibungkus dengan daun pisang.

Untuk sego megono komplit, biasanya nasi disajikan dengan megono, acar sayur, orek tempe, dan bihun. Lebih nikmat disantap saat hangat dengan berbagai macam gorengan yang baru matang.

Tauto

Tauto, soto khas Pekalongan
Tauto/Foto: Instagram.com/kulinerpekalongan

Jika di Jakarta ada yang namanya soto Betawi, Pekalongan juga punya soto khas, yaitu soto tauto atau orang-orang lokal biasa menyebutnya tauto saja. Selain berisi suwiran daging atau ayam dan sayuran, soto tauto juga identik dengan tambahan potongan usus dan kulit ayam yang sudah digoreng.

Ciri khas dari soto ini adalah terdapat racikan bumbu tauco di dalamnya yang membuat rasa soto ini lebih kaya rasa. Tauco sendiri merupakan bumbu makanan yang terbuat dari kedelai yang direbus lalu dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu, kemudian dibiarkan hingga tumbuh jamur.

Garang Asem

Garang asem
Garang asem/Foto: Instagram.com/pekalonganeaters

Banyak yang bilang, makanan satu ini merupakan makanan penambah nafsu makan. Makanan yang terbuat dari tetelan daging sapi, jeroan sapi, dan telur yang disiram dengan kuah hitam kaya akan rasa asam dan pedas ini akan membuat kamu terus menambah nasi. Apalagi disantap saat panas, nasi seporsi pasti kurang, deh!

Kluban

Sayur urap on wood background. Cooked vegetables with spiced grated coconut. Indonesian traditional food.Ilustrasi kluban/Foto: Dok. Detik

Tampilannya hampir sama dengan urap pada umumnya, yakni berbagai macam sayuran yang dicampur dengan parutan kelapa dan sambal terasi. Bedanya, parutan kelapa untuk kluban tidak direbus. Sayuran untuk urap semuanya direbus dahulu, termasuk kelapa parut. Tapi kalau Kluban, ada satu sayuran yang tidak direbus, yakni taoge. Bisa juga jadi referensi untuk diet, lho!

Bongko Roti

Kuliner satu ini merupakan jajanan tradisional khas Pekalongan, dan lebih mudah ditemukan sebagai menu takjil di bulan puasa. Bongko roti merupakan kuliner dengan isian soun, roti tawar, potongan pisang, nangka dan disiram dengan kuah kolak. Makanan ini dibungkus dengan daun pisang, namun ada juga yang menggunakan plastik tahan panas sebelum dibungkus daun pisang.

Growol

Growol
Growol/Foto: Pinterest.com

Jajanan tradisional satu ini jangan sampai terlewat jika sedang berkunjung ke Pekalongan, Beauties! Growol terbuat dari singkong yang diparut secara kasar dan diolah bersama gula aren, lalu disajikan dengan tambahan kelapa parut. Rasanya yang legit tidak hanya lezat dinikmati, tapi juga cukup mengenyangkan.

Srintil

Srintil
Srintil/Foto: Pinterest.com

Jajanan tradisional satu ini sudah sangat sulit ditemukan, tapi kamu wajib coba jika beruntung menemukan kuliner ini. Srintil terbuat dari tepung khusus yang dicampur gula merah lalu disajikan dengan taburan kelapa parut di atasnya. Banyak orang mengira kalau srintil ini sama dengan ongol-ongol, padahal dari tepungnya saja sudah beda. Kalau ongol-ongol menggunakan tepung sagu, sedangkan srintil menggunakan tepung srintil khusus.

Tidak perlu merogoh kocek dalam untuk bisa menikmati kuliner khas Pekalongan di atas. Untuk menikmati beberapa kuliner tradisional, tidak ada salahnya untuk menjelajah pasar tradisional karena jajanan tersebut lebih mudah ditemukan di sana. Selamat mencoba, Beauties!

***

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE