Rebahan Aja Nggak Cukup Buat "Healing" Mental, Simak Faktanya!

Ayuliy Lestari | Beautynesia
Rabu, 11 Feb 2026 06:00 WIB
1. Pikiran Tetap Aktif Saat Kamu Sekedar Rebahan
Istirahat mental bukan dengan pikiran aktif / Foto: Freepik.com / Freepik

Saat merasa lelah, banyak orang langsung memilih merebahkan diri, entah itu di tempat tidur atau di sofa. Namun masih dengan handphone di tangan, layar menyala, hanya tubuh yang diam. Secara fisik, kamu memang berhenti bergerak. Namun, beberapa waktu kemudian, rasa capek itu tetap ada bahkan kadang bertambah. Di titik ini, muncul kebingungan, bukannya sudah beristirahat?

Faktanya, istirahat mental tidak sama dengan rebahan. Tubuh boleh diam, tapi pikiran bisa terus bekerja. Psikologi menjelaskan bahwa pemulihan mental membutuhkan jenis jeda yang berbeda dari sekadar berhenti aktivitas fisik. Untuk memahami kenapa rebahan tidak selalu membuatmu pulih, yuk simak apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pikiranmu. 

1. Pikiran Tetap Aktif Saat Kamu Sekedar Rebahan

Istirahat mental bukan dengan pikiran aktif / Foto: Freepik.com / Freepik

Rebahan sambil scrolling, menonton, atau memikirkan banyak hal membuat otak tetap menerima stimulus. Dikutip dari Frontiers in Psychology (2018), otak yang terus terpapar informasi tidak masuk ke mode pemulihan, meski tubuh sedang tidak bergerak. Inilah sebabnya kamu bisa bangun dari rebahan dengan perasaan tetap lelah secara mental.

2. Tak Hanya Tubuh, Mental Juga Butuh Rehat

Tak hanya tubuh, istirahat mental juga perlu/ Foto: Freepik.com / Freepik

Beban mental berasal dari keputusan, kekhawatiran, dan tuntutan yang terus diproses. Studi dalam Journal of Occupational Health Psychology (2019) menunjukkan bahwa pemulihan psikologis terjadi saat individu benar-benar menjauh dari beban kognitif, bukan sekedar mengganti aktivitas. Tanpa jeda mental, otak tidak punya ruang untuk memulihkan diri.

3. Rebahan Bisa Menjadi Bentuk Pengalihan, Bukan Pemulihan

Rebahan bukan istirahat mental, hanya pengalihan / Foto: Freepik.com / Freepik

Sering kali, rebahan digunakan untuk menghindari rasa tidak nyaman, bukan memprosesnya. Penelitian di Emotion Review (2020) menjelaskan bahwa pengalihan tanpa pemrosesan emosi justru memperpanjang kelelahan mental. Kamu mungkin merasa “diam”, tetapi emosi yang belum selesai tetap bekerja di latar belakang.

4. Istirahat Mental Bersifat Aktif, Bukan Pasif

Istirahat mental bersifat aktif / Foto: Freepik.com / Freepik

Berbeda dari yang dibayangkan, istirahat mental sering kali membutuhkan aktivitas ringan yang sadar. Menurut Clinical Psychology Review (2021), praktik seperti pernapasan terarah, berjalan santai, journaling, atau mindfulness membantu menurunkan aktivitas stres di otak. Aktivitas ini memberi sinyal jelas bahwa kamu sedang aman dan boleh melambat.

5. Pemulihan Mental Butuh Batas yang Jelas

Istirahat mental butuh batas / Foto: Freepik.com / Freepik

Istirahat mental juga berkaitan dengan batas, seperti kapan kamu berhenti memikirkan pekerjaan, tuntutan, atau ekspektasi orang lain. Studi dalam Journal of Health Psychology (2020) menemukan bahwa individu dengan batas psikologis yang jelas lebih cepat pulih dari kelelahan mental. Tanpa batas, rebahan hanya menjadi jeda semu.

Jadi, jika kamu merasa sudah lama rebahan tapi tetap lelah, itu bukan karena kamu malas atau kurang bersyukur. Bisa jadi karena istirahat mental tidak sama dengan rebahan. Pikiranmu butuh jenis jeda yang berbeda, yaitu jeda dari tuntutan, dari stimulus, dan dari keharusan untuk terus “berfungsi”. Ketika kamu memberi jeda yang tepat, tubuh dan pikiran bisa kembali selaras dan lelah pun perlahan mereda.

*** 

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE