Saat merasa lelah, banyak orang langsung memilih merebahkan diri, entah itu di tempat tidur atau di sofa. Namun masih dengan handphone di tangan, layar menyala, hanya tubuh yang diam. Secara fisik, kamu memang berhenti bergerak. Namun, beberapa waktu kemudian, rasa capek itu tetap ada bahkan kadang bertambah. Di titik ini, muncul kebingungan, bukannya sudah beristirahat?
Faktanya, istirahat mental tidak sama dengan rebahan. Tubuh boleh diam, tapi pikiran bisa terus bekerja. Psikologi menjelaskan bahwa pemulihan mental membutuhkan jenis jeda yang berbeda dari sekadar berhenti aktivitas fisik. Untuk memahami kenapa rebahan tidak selalu membuatmu pulih, yuk simak apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pikiranmu.
(dmh/dmh)