Seberapa Sering Orang Harus Mandi? Ini Penjelasan Dokter Kulit...

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Selasa, 22 Sep 2026 17:00 WIB
Tidak Ada Aturan Mutlak Soal Frekuensi Mandi: Bergantung pada Individu dan Situasi
Rutinitas mandi/Foto: Pexels.com/Cottonbro Studio

Kamu tim mandi dua kali sehari atau sesuai kondisi dan mood? Tiap orang punya pilihannya masing-masing. Terlepas dari banyaknya perbedaan frekuensi mandi seseorang, bagaimana pendapat pakar tentang ini?

Ada nggak sih aturan paten tentang seberapa sering orang harus mandi? Apa efeknya jika keseringan atau jarang mandi bagi kesehatan kulit?

Tidak Ada Aturan Mutlak Soal Frekuensi Mandi: Bergantung pada Individu dan Situasi

Rutinitas mandi/Foto: Pexels.com/Cottonbro Studio

Seberapa sering orang harus mandi memang tidak ada jawaban mutlak. Ada banyak pertimbangan yang berbeda antar individu. Namun umumnya, orang-orang mandi dua kali sehari saat iklim tropis.

Di sisi lain, orang yang tinggal di wilayah beriklim dingin dan kurang aktif bergerak cenderung merasa nyaman mandi dua hari sekali atau beberapa kali dalam seminggu.

“Frekuensi mandi sangat bergantung pada kebutuhan kulit dan faktor eksternal seperti iklim, cuaca, dan gaya hidup,” ujar Mondana Ghias, MD., seorang dermatolog di New York City, seperti dikutip dari Everyday Health.

Manfaat Mandi Secara Rutin

Rutinitas mandi/Foto: Pexels.com/Ron Lach

Menurut dokter kulit Shilpi Khetarpal, MD., mandi adalah bagian penting dari rutinitas harian. Mandi secara rutin, terutama menjelang tidur berkaitan erat dengan ritme sirkadian tubuh, melansir Cleveland Clinic.

Mandi menjelang tidur dapat memberikan efek menenangkan sembari membersihkan diri dari segala aktivitas seharian. Sensasi segar yang terasa setelah mandi membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur lebih rileks.

Secara menyeluruh, mandi bermanfaat membersihkan kulit, mencegah iritasi, peradangan, dan luka akibat penumpukan sel kulit mati. Mandi juga dapat membantu membersihkan bakteri dan jamur yang menempel akibat kontak dengan lingkungan sekitar.

Sisi Lain Akibat Jarang Mandi dan Keseringan Mandi

Rutinitas mandi/Foto: Pexels.com/Kaboompics.com

Terlalu sering dan jarang mandi sama-sama tidak baik bagi kesehatan kulit. Jarang mandi memungkinkan keringat, sebum, dan sel-sel kulit mati menumpuk, yang pada akhirnya memicu bau badan, iritasi, dan kulit kusam.

Sementara terlalu sering mandi dapat mengakibatkan kulit menjadi kering, gatal, dan teriritasi. Kulit yang normal memiliki lapisan pelindung minyak dan keseimbangan bakteri baik yang membantu kulit melindungi kuman, dan potensi mengalami kering. Keseringan mandi menggunakan sabun dengan bahan kimia keras dapat mengikis lapisan alami pelindung kulit (skin barrier).

Jadi, lakukan rutinitas mandi yang membantumu tetap bersih tanpa menghilangkan minyak alami yang menjaga kelembapan kulit. Batasi durasi mandi sekitar 5 hingga 10 menit saja.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE