Serba-serbi 4 Fase Menstruasi yang Harus Kamu Ketahui

Vira Nabilla | Beautynesia
Rabu, 22 Jul 2026 08:00 WIB
2. Fase Folikular
Ilustrasi perempuan saat fase folikular/ Foto: Freepik.com

Sebagai perempuan, kamu pernah merasa mood kamu sering berubah-ubah, kan? Misalnya di minggu pertama kamu terasa begitu senang, percaya diri dan semangat. Namun, di minggu setelahnya, kamu justru merasa lebih sensitif dan kurang percaya diri. Itu artinya kamu sedang berada di fase menstruasi yang berbeda. 

Perubahan tersebut bukan sekadar perasaan saja nih, Beauties. Karena tubuh perempuan mengalami siklus hormonal yang terus berubah sepanjang bulan, dan perubahan ini dapat memengaruhi suasana hati, tingkat energi, nafsu makan, bahkan kondisi kulit. 

Ada 4 fase  menstruasi  yang harus kamu ketahui, untuk itu simak lebih lanjut, yuk! 

1. Fase Menstruasi

Ilustrasi perempuan saat fase menstruasi/ Foto: Freepik.com/benzoix

Fase menstruasi adalah fase ketika darah menstruasi keluar karena lapisan dinding rahim (endometrium) yang sebelumnya menebal untuk persiapan kehamilan tidak digunakan, sehingga luruh. Fase ini biasanya berlangsung sekitar 3-7 hari, meskipun durasinya bisa berbeda pada setiap orang. 

Kram menstruasi juga bisa terjadi karena rahim berkontraksi untuk membantu mengeluarkan jaringan yang luruh. Menariknya, fase ini akan membuat kadar hormon estrogen dan progesteron terbilang rendah, sehingga akan membuat kamu merasa mudah lelah, tubuh lebih terasa sakit, sensitif, atau membutuhkan lebih banyak waktu untuk istirahat. 

Selain itu, kamu juga bisa merasakan perubahan hormon yang drastis, tak heran jika kamu lebih emosional dan mudah tersinggung. Apalagi, perubahan kulit seperti munculnya jerawat dan membuat wajah menjadi kusam juga bisa terjadi di fase ini.

Bisa dibilang fase yang berat, maka dari itu, perempuan hanya ingin diberi ruang dan dukungan tanpa menganggap emosinya ‘berlebihan’. 

Hal sederhana seperti menawarkan bantuan, mendengarkan keluhan, memberi waktunya istirahat, atau menunjukkan perhatian kecil bisa membuatnya merasa lebih nyaman. Jadi, jika kamu membuat perempuan yang sedang menstruasi emosi, jangan heran jika mereka akan berubah menjadi ‘singa’. 

2. Fase Folikular

Ilustrasi perempuan saat fase folikular/ Foto: Freepik.com

Fase folikular dimulai bersamaan dengan hari pertama menstruasi dan berlanjut hingga sebelum masa ovulasi. Pada fase ini, otak mengirim sinyal melalui hormon FSH (follicle-stimulating hormone) untuk membantu perkembangan folikel di ovarium yang berisi sel telur. 

Biasanya, hormon estrogen mulai meningkat, sehingga akan membuat suasana hati dan energi mulai lebih membaik, stabil, dan tubuh terasa lebih ringan. Fase ini sering dianggap sebagai waktu ketika tubuh sedang mempersiapkan diri untuk kemungkinan terjadinya kehamilan. 

Di fase ini, beberapa perempuan akan merasa lebih percaya diri, produktif, kreatif, dan lebih mudah berinteraksi dengan orang lain. Jadi, ini waktu yang tepat untuk kamu ajak berdiskusi hal-hal penting atau membuat rencana dan mengajak hal baru. 

Di fase ini, perubahan kulit wajah juga mulai terlihat lebih cerah dan jerawat mulai memudar dengan sendirinya. Namun, tetap penting untuk memahami bahwa setiap orang memiliki pola hormon yang berbeda-beda ya, Beauties.

3. Fase Ovulasi

Ilustrasi perempuan saat fase ovulasi/ Foto: Freepik.com

Ovulasi merupakan fase ketika ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang. Biasanya terjadi sekitar pertengahan siklus menstruasi, tetapi waktunya bisa berbeda tergantung panjang siklus masing-masing orang. 

Pada fase ini, hormon LH (Luteinizing Hormone) mengalami lonjakan yang memicu pelepasan sel telur. Beberapa orang dapat merasakan perubahan kecil seperti peningkatan energi, perubahan cairan vagina menjadi lebih bening dan elastis, atau merasa sedikit nyeri di salah satu sisi perut. 

Tentunya, fase ini adalah fase yang tepat untuk kamu yang ingin melakukan program kehamilan karena merupakan periode yang paling subur dalam siklus menstruasi.

Selain itu, pada masa ovulasi kadar estrogen berada lebih tinggi dan beberapa perempuan akan merasa jauh lebih bersemangat, percaya diri, dan ceria.

Di fase ini, perempuan akan lebih senang jika diajak berkomunikasi membahas hal-hal yang mengasyikkan. Jadi, di fase ini coba untuk memanfaatkan momen-momen yang seru, menarik, sekaligus penuh dengan kehangatan. 

Fase ovulasi ini, juga akan membuat kulit kamu jauh terlihat lebih cerah, bersih, dan terasa berseri lho, Beauties! Meski begitu, hal ini juga akan tergantung pada masing-masing orang, ya. 

4. Fase Luteal

Ilustrasi perempuan saat fase luteal/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Pernah mendengar istilah PMS (Premenstrual Syndrome)? Yup! Ini merupakan fase Luteal yang merupakan fase yang terjadi setelah ovulasi dan sebelum menstruasi. Ini juga merupakan fase yang paling panjang lho, Beauties. 

Pada fase ini, hormon progesteron meningkat untuk membantu menjaga kondisi rahim jika terjadi kehamilan. Jika tidak ada kehamilan, kadar hormon akan menurun dan akhirnya memicu menstruasi berikutnya. Bisa dibilang ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan program kehamilan, karena kemungkinan kehamilan sangat rendah. 

Pada fase ini, kamu akan merasa perubahan mood yang berantakan, payudara akan terasa lebih sensitif, adanya perubahan nafsu makan, dan mudah merasa lelah atau marah. Tentunya, bagian perut bawah kamu sering merasa nyeri atau sakit dan badan terasa pegal-pegal. 

Selain itu, wajah kamu akan cenderung lebih kering atau lebih berminyak dari biasanya, wajah akan terasa mulai kusam dan breakout. Untuk itu, perempuan yang sedang mengalami fase ini, mereka hanya ingin didengarkan dan ditemani, jangan membuatnya emosi, serta hindari kalimat yang terdengar meremehkan atau menyakitkan.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE