Serupa Tapi Tak Sama, 11 Makanan Luar Negeri yang Mirip Pastel Khas Indonesia

Natasha Riyandani | Beautynesia
Kamis, 02 Apr 2026 10:30 WIB
7. Catibias – Republik Dominika
Catibias/ Foto: Pinterest.com/twotrees27

Meta desc: Pastel yang populer di Indonesia ternyata juga ada di negara lain. Beberapa makanan mirip pastel di berbagai negara, seperti Empanada di Spanyol, hingga Cornish Pasty di Inggris.

Pastel menjadi salah satu gorengan yang populer di Indonesia. Kudapan ini identik dengan bentuknya yang setengah lingkaran dan isian yang beragam, mulai dari sayuran, bihun, daging, telur, hingga suwiran ayam.

Pastel yang digoreng renyah selalu menjadi primadona banyak orang, terutama untuk teman ngemil. Biasanya pastel dinikmati bersama cabe rawit, sambal kacang, atau saus cabe. Nah, ternyata camilan sejenis pastel ini tidak hanya ada di Indonesia, melainkan di berbagai negara.

Dilansir dari detikFood, berikut beberapa camilan mirip pastel yang ada di berbagai negara dengan keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Simak!

1. Empanada – Spanyol

Empanada/ Foto: Pinterest.com/gfroggy577

Mengutip dari The Spruce Eats, empanada merupakan pelopor kudapan dengan adonan renyah. Berasal dari Spanyol dan Portugis, nama “empanada” berasal dari kata ‘empanar’ yang berarti membungkus atau melapisi dengan roti.

Empanada dibuat pertama kali pada 1520, camilan gurih berbentuk setengah lingkaran ini kemudian dibawa masuk oleh bangsa Spanyol/Portugis ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Alhasil, turut memengaruhi bentuk pastel di Indonesia, seperti yang kita kenal saat ini.

Isian empanada sangat beragam, ada yang berisi daging giling (sapi, ayam, atau babi), sayuran, chorizo (sosis), atau campuran daun bawang dan keju. Tak lupa, dibumbui dengan rempah khasnya seperti pimentón (paprika asap), oregano, dan bawang putih yang melimpah, menciptakan cita rasa khas Spanyol.

Selain itu, ada dua cara untuk mengolahnya, empanada bisa digoreng atau dipanggang. Keduanya sama-sama lezat, apalagi sambil ditemani secangkir kopi atau teh di sore hari.

2. Panada – Manado, Indonesia

Panada/ Foto: detikCom/Dewi Anggraini

Salah satu makanan khas Manado, yaitu panada, disebut sebagai turunan langsung empanada yang paling mirip. Kulitnya menggunakan adonan roti goreng yang lembut, dengan isian berupa “pampis” atau suwiran ikan cakalang pedas.

Isiannya dimasak dengan bumbu rempah seperti kemangi, daun jeruk, dan cabai, membuatnya memiliki aroma yang khas. Rasanya cenderung manis-gurih, berpadu dengan teksturnya yang empuk saat digigit.

3. Jalangkote – Makkasar, Indonesia

Jalangkote/ Foto: detikCom/Ainul Hidayah

Sama-sama berasal dari Manado, Sulawesi Selatan, kudapan berbentuk setengah lingkaran satu ini juga sering disamakan dengan pastel.  Namun, keduanya memiliki perbedaan pada tekstur kulitnya, di mana jalangkote cenderung lebih tipis, renyah, dan bergelembung.

Jalangkote seringnya memiliki isian yang lebih padat, terdiri dari tumisan wortel, kentang, bihun, serta potongan telur rebus. Disajikan dengan saus cair pedas khasnya, berbahan dasar cuka, bawang putih, dan cabai.

Nama “Jalangkote” sendiri diketahui berasal dari kata ‘jalang’ yang berarti jalan, dan ‘kote-kote’ berarti berteriak. Hal ini merujuk pada cara penjual yang berteriak saat menjajakan jalangkote berkeliling kampung.

4. Curry Puff – Malaysia

Curry puff/ Foto: Pinterest.com/fooooodscom

Curry puff, atau sering disebut juga dengan karipap, merupakan camilan mirip pastel yang berasal dari Malaysia. Kudapan ini terbuat dari puff pastry sehingga memiliki tekstur kulit berlapis dan lebih renyah jika dibandingkan pastel Indonesia.

Untuk isiannya berupa suwiran ayam atau kentang yang dimasak dengan bumbu kari kental. Pastel ala Malaysia ini populer sebagai teman minum teh di sore hari, dan kini sudah banyak ditemukan dengan berbagai varian isian di Indonesia.

5. Saltena – Bolivia

Saltena/ Foto: Pinterest.com/missionfoodadventure

Camilan khas Bolivia ini pernah viral setelah fotonya diunggah penyanyi Dua Lipa, lantaran bentuknya sangat mirip dengan pastel di Indonesia.

Meski mirip, saltena memiliki isian berkuah kaldu kental dengan topping daging giling/suwiran ayam, telur, dan sayuran. Berbeda dengan isian pastel Indonesia yang cenderung kering dan kulitnya yang renyah.

6. Pastelillos – Puerto Rico dan Republik Dominika

Pastelillos/ Foto: Pinterest.com/JustLetMeCreate

Pastelillos merupakan camilan khas Karibia, khususnya Puerto Rico dan Republik Dominika, yang dianggap sangat mirip dengan pastel goreng. Keduanya berbentuk setengah lingkaran, pastelillos biasanya diisi dengan daging giling (sapi/ayam), keju, atau sayuran.

Isiannya dimasak dengan berbagai rempah khas, seringkali ditambah potongan zaitun untuk menambah aroma yang kuat. Rasanya gurih berempah, berpadu dengan kulit tipis renyah yang sangat cocok di lidah.

7. Catibias – Republik Dominika

Catibias/ Foto: Pinterest.com/twotrees27

Selain pastelillos, ada pula kudapan serupa pastel di Republik Dominika. Adonan kulitnya menggunakan tepung singkong atau parutan singkong segar, menghasilkan tekstur yang lebih renyah saat digoreng namun tetap lembut dan kenyal di dalam.

Ada beragam isian pastel ala Republik Dominika ini, seperti daging sapi berbumbu (picadillo), keju, ayam, atau makanan laut. Catibias sering disajikan sebagai camilan saat santai atau pesta.

8. Empanadas de Pino – Chili

Empanada de Pino/ Foto: Pinterest.com/polinenlacocina

Kudapan sejenis pastel juga ditemukan di Chili. Namanya empanadas de pino. Camilan gurih ini identik sebagai jajanan kaki lima yang sangat populer selama libur nasional di negara tersebut.

Ukurannya lebih besar dan kulitnya lebih tebal dibandingkan pastel Indonesia. Dengan isian berupa campuran daging cincang, bawang bombay, telur rebus, zaitun hitam, dan jintan yang dimasak lama.

Berbeda dengan pastel Indonesia yang digoreng, empanadas de pino tradisional dimasak dengan cara dipanggang dalam oven kayu, menghasilkan tekstur yang berbeda.

9. Empanadas de Viento – Ekuador

Empanada de Viento/ Foto: Pinterest.com/laylapujol

Di Ekuador, juga ada kembaran pastel yang diberi nama Empanadas de Viento. Nama “Viento” yang berarti angin, merujuk pada tekstur kulitnya yang ringan dan menggelembung setelah digoreng.

Berbeda dengan isian panada atau pastel pada umumnya, yang cenderung gurih atau pedas. Empanadas de Viento diisi dengan keju yang meleleh, lalu ditaburi gula pasir setelah digoreng, menciptakan perpaduan rasa gurih dan manis yang unik.

10. Plantain Tart – Panama

Plantain tart/ Foto: Pinterest.com/arittmaier

Kembaran pastel juga ada di Panama, disebut plantain tart. Kudapan ini terbuat dari adonan kue kering atau puff pastry, diisi dengan campuran pisang raja yang dihaluskan, vanilli, pala, dan pewarna makanan berwarna merah. Beberapa variasi menambahkan kayu manis, kelapa, atau kismis sebagai isiannya.

Umumnya, berbentuk setengah lingkaran, tapi ada juga yang bentuknya segitiga. Ada dua macam cara pengolahannya, yaitu digoreng atau dipanggang.

Sebagai kudapan populer di wilayah Karibia, tart ini sering dinikmati sebagai makanan penutup atau hidangan makan malam.

11. Cornish Pasty – Inggris

Cornish pasty/ Foto: Pinterest.com/nodashofgluten

Olahan pastry asal Cornish, Inggris, sering dianggap sebagai “saudara kembar” pastel Indonesia versi raksasa. Dulunya, cornish pasty merupakan bekal populer bagi para penambang pada tahun 1900-an, karena mudah dibuat dan mengenyangkan.

Kudapan ini berbahan dasar adonan pastry renyah berisi daging sapi, kentang, bawang bombay, dan lobak Swedia. Ciri khasnya ada pada kulitnya yang tebal dan dikepang (crimping) pada satu sisi.

Nah, itulah beberapa camilan di luar negeri yang mirip pastel Indonesia. Meski sekilas mirip, tapi sensasi rasa dan teksturnya punya ciri khas masing-masing. Beauties pernah mencoba salah satunya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE