Dark chocolate dikenal sebagai salah satu jenis cokelat yang paling menyehatkan. Jenis cokelat ini mengandung kakao lebih tinggi, gula lebih rendah, serta kaya akan antioksidan flavonoid yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan membantu menurunkan tekanan darah.
Melansir Real Simple, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Aging-US mengungkap bahwa kandungan teobromin pada dark chocolate diduga berperan dalam memperlambat penuaan biologis. Studi ini melibatkan 509 partisipan perempuan kembar, baik identik maupun dzigotik, dengan pemantauan data metabolomik serta asupan makanan sehari-hari.
Penelitian tersebut mengindentifikasi enam metabolit yang berasal dari kakao dan kopi, yakni teobromin, kafein, paraxanthine, 7-metilxantin, dan theanin. Hasilnya menunjukkan bahwa teobromin dikaitkan dengan peningkatan umur dan kondisi epigenetik yang lebih baik.
Lantas, bagaimana kaitan teobromin dalam cokelat dengan umur panjang? Yuk, simak selengkapnya!