STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Tak Main-main, ini Alasan Perokok Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kiki Herlina | Beautynesia
Senin, 11 May 2020 04:00 WIB
Tak Main-main, ini Alasan Perokok Rentan Terinfeksi Virus Corona
Sudah tahu bahwa perokok memiliki persentasi lebih tinggi terinfeksi virus corona? Ini harus diperhatikan, lho. Yuk, simak di sini informasinya!

Sampai artikel ini dibuat, jumlah pasien meninggal akibat corona di Indonesia sudah lebih dari 950 jiwa. Meski beberapa aturan telah diberlakukan untuk mencegah penularan corona, namun jumlah kasus positif Corona semakin hari semakin bertambah. 

Para pakar kesehatan telah melakukan riset yang lebih mendalam tentang virus Corona. Hasilnya, orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas dinilai lebih cepat tertular covid-19. Selain itu, penderita obesitas, orang-orang dengan penyakit tertentu dan perokok juga dianggap memiliki resiko yang sama. 

Dilansir dari health.detik.com, Dr. dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkapkan bahwa perokok rentan terinfeksi virus Corona. Dari 9.025 pasien Corona di seluruh dunia, 17,8% di antaranya adalah perokok lho, Beautynesian.

Lalu, kenapa sih perokok lebih rentan tertular covid-19? Simak alasannya di bawah ini, yuk!


1. Sering Melakukan Kontak Tangan dengan Mulut


Foto: https://id.pinterest.com

Himbauan untuk tidak melakukan kontak tangan di area wajah sudah disebarluaskan sejak covid-19 mewabah di Indonesia. Himbauan tersebut sudah sepatutnya ditaati, mengingat virus Corona memang masuk melalui mulut, mata, hidung serta telinga. 

Masalahnya, aturan tersebut cenderung tidak dilakukan oleh perokok. Perokok tetap melakukan kontak tangan ke daerah bibir pada saat sedang merokok. Aktivitas ini bisa membuka pintu perpindahan virus dari tangan ke mulut lebih tinggi. Enggak heran kalau perokok rentan terinfeksi virus Corona dibanding orang yang tidak merokok.


2. Menurunkan Sistem Imun Tubuh


Foto: https://id.pinterest.com

Apapun jenis rokoknya, baik itu tembakau maupun elektrik, semuanya berisiko melemahkan saluran pernapasan. Semakin lemah saluran pernapasan, semakin berkurang juga kemampuan sistem imun di dalam tubuh. Ketika sistem imun sudah berkurang, risiko tubuh tertular virus Corona jadi lebih besar. 

Rokok sisha juga membuat perokok rentan terinfeksi virus Corona. Hal ini karena rokok jenis tersebut dihisap menggunakan alat seperti selang. Orang-orang terbiasa menggunakannya secara bergantian. Hal tersebut tentu saja meningkatkan risiko tertularnya virus Corona. 

Jadi, buat kamu yang perokok, ada baiknya untuk jadikan pandemi sebagai momentum menjalani bidup yang lebih sehat, nih. Take care of your health!


(ebn/ebn)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE