Tanpa Disadari, Kebiasaan Scroll Bikin 5 Perubahan pada Fisik

Ade Irma Suryani | Beautynesia
Selasa, 15 Sep 2026 17:00 WIB
2. Bahu Menjadi Kaku dan Tegang
Ilustrasi memegang bahu/Foto: Freepik.com/stockking

Aktivitas scroll media sosial atau menggulir layar ponsel yang sering dilakukan anak muda, mungkin seperti terlihat tidak berbahaya. Namun, tanpa disadari, melakukan aktivitas ini berjam-jam sambil membungkuk, dapat memberikan dampak pada tubuh lho! 

Melansir dari laman Your Tango, berikut beberapa kebiasaan scroll yang berdampak pada perubahan fisik. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

1. Kepala dan Leher Secara Bertahap Bergerak ke Depan, Sehingga Memengaruhi Postur Tubuh

Ilustrasi sedang scroll ponsel/Foto: Freepik.com/pvproductions

Mungkin kamu cukup sering melihat seseorang yang duduk dengan kepala menunduk, baju membungkuk, dan leher yang condong ke depan saat melihat layar ponsel. Meski posisi tersebut memang sudah menjadi pemandangan sehari-hari, namun tubuh manusia tidak dirancang untuk mempertahankan posisi tersebut dalam waktu lama. 

Saat kamu menunduk melihat ponsel, kepala secara alami akan terdorong ke depan dan ke bawah. Semakin lama posisi ini dipertahankan, semakin besar beban yang harus ditanggung oleh otot-otot di sekitar leher dan punggung bagian atas. Kepala memiliki berat yang cukup besar, sehingga otot leher harus bekerja lebih keras untuk menopangnya ketika kepala berada jauh di depan posisi normal. 

Pada awalnya, kebiasaan ini mungkin hanya menyebabkan leher terasa kaku atau pegal setelah terlalu lama menggulir layar. Namun, jika dilakukan terus-menerus, posisi kepala yang terlalu condong ke depan dapat menyebabkan nyeri berulang pada leher dan bahu, serta ketegangan pada punggung bagian atas. 

2. Bahu Menjadi Kaku dan Tegang

Ilustrasi memegang bahu/Foto: Freepik.com/stockking

Saat menggunakan ponsel, kamu mungkin sering tidak menyadari bahwa bahu ikut menegang. Bahkan, kamu mungkin baru menyadarinya ketika seseorang mengingatkan atau setelah kamu mengendurkan bahu dan merasakan betapa tegangnya otot tersebut. 

Jika posisi tersebut dilakukan terus-menerus, lama kelamaan tubuh bisa terbiasa dengannya, sehingga terasa seperti posisi yang normal. Akibatnya, bahu lebih mudah terasa kaku, pegal, dan tegang. 

3. Ketegangan pada Tangan dan Pergelangan Tangan

Ilustrasi memegang ponsel/Foto: Unsplash.com/Kelli McClintock

Gerakan kecil saat menggunakan ponsel mungkin tidak terasa berdampak. Namun, jika dilakukan berulang kali dalam waktu lama, gerakan tersebut dapat menimbulkan masalah. Seperti halnya rasa pegal atau tidak nyaman pada tangan, jari, pergelangan tangan, hingga lengan bawah. 

Selain itu, cara memegang ponsel juga dapat memperburuk ketegangan. Menggenggam ponsel terlalu erat atau mempertahankan posisi pergelangan tangan yang menekuk dalam waktu lama dapat memberikan tekanan tambahan pada otot dan persendian. 

Bahkan, penelitian juga menunjukkan, bahwa penggunaan ponsel secara berlebihan, termasuk aktivitas menggulir layar berulang kali, dapat dikaitkan dengan meningkatnya risiko sindrom lorong karpal, yakni kondisi medis saat saraf medianus di pergelangan tangan mengalami tekanan atau terjepit.

4. Mata Menjadi Tegang dan Penglihatan Bisa Terganggu

Ilustrasi menggosok mata/Foto: Freepik.com/8photo

Mata manusia tidak dirancang untuk menatap layar kecil dari jarak dekat selama berjam-jam tanpa istirahat. Namun, bagi banyak orang, melihat ponsel menjadi salah satu hal pertama yang dilakukan setelah bangun tidur dan salah satu aktivitas terakhir sebelum tidur. 

Padahal, saat menatap ponsel dalam waktu lama, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit dari biasanya. Jika ditambah dengan kebiasaan terus-menerus melihat dalam jarak dekat, kondisi ini dapat membuat mata terasa kering, lelah, iritasi, dan tegang. 

Selain itu, beberapa orang juga dapat mengalami sakit kepala, penglihatan kabur, atau kesulitan mengalihkan fokus dari layar ponsel ke benda yang berada lebih jauh. 

5. Kehilangan Massa Otot

Ilustrasi memegang ponsel sambil berbaring/Foto: Freepik.com/magnific

Sering kali, aktivitas menggulir layar dilakukan sambil duduk atau dalam posisi yang minim gerakan. Seseorang yang menghabiskan satu jam menggunakan ponsel, misalnya, mungkin berada dalam posisi yang hampir sama selama satu jam penuh. Ketika seseorang lebih sering duduk daripada bergerak, otot tidak mendapatkan cukup aktivitas untuk tetap kuat dan terjaga. 

Jika hal tersebut menjadi kebiasaan dalam jangka panjang, maka massa dan kekuatan otot dapat menurun. Kondisi ini juga dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk kebugaran fisik dan kesehatan jantung. 

Itulah beberapa kebiasaan scroll yang bisa membawa dampak negatif pada perubahan fisik. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE