Tanpa Presto, Ini 8 Bahan yang Bisa Membantu Daging Lebih Empuk

Belinda Safitri | Beautynesia
Senin, 25 May 2026 18:30 WIB
2. Kopi
Kopi/ Foto: Freepik.com/8photo

Mengolah daging agar empuk sering menjadi tantangan tersendiri ya, Beauties. Ini terutama terjadi saat memasak daging sapi atau kambing dengan serat yang cukup keras. Tidak sedikit orang memilih menggunakan panci presto agar proses memasak lebih cepat dan hasil daging menjadi lunak. 

Namun sebenarnya, ada banyak bahan di dapur yang juga bisa membantu mengempukkan daging tanpa perlu alat khusus. Menariknya, bahan-bahan tersebut bukan hanya membantu melunakkan serat daging, tetapi juga dapat menambah cita rasa pada masakan. 

Mulai dari buah-buahan, minuman, hingga bahan fermentasi, semuanya bekerja dengan cara berbeda untuk memecah protein dan serat otot pada daging. Dilansir dari Carina North quality Meats, simak beberapa bahan yang bisa membantu daging lebih empuk tanpa presto!

1. Teh Hitam

Teh hitam/ Foto: Freepik.com/8photo

Teh hitam mengandung tanin alami yang mampu membantu melunakkan serat otot pada daging. Karena itu, teh sering dimanfaatkan sebagai bahan marinasi untuk membuat tekstur daging menjadi lebih empuk sebelum dimasak. Selain membantu melunakkan daging, teh juga bisa memberikan aroma khas yang lebih kaya pada masakan.

Cara menggunakannya pun cukup mudah. Seduh 1–2 cangkir teh hitam pekat lalu biarkan dingin. Setelah itu, rendam daging dalam cairan teh selama beberapa jam hingga maksimal 24 jam di lemari es. Semakin lama proses perendaman dilakukan, biasanya tekstur daging akan menjadi semakin lembut saat dimasak.

2. Kopi

Kopi/ Foto: Freepik.com/8photo

Kopi memiliki kandungan asam alami yang bekerja membantu melunakkan serat daging. Selain itu, kopi juga mampu memberikan aroma smoky dan rasa yang lebih kompleks pada daging, terutama jika digunakan untuk steak atau daging panggang.

Jika Beauties tertarik coba, cukup seduh secangkir kopi kental tanpa gula lalu dinginkan. Setelah itu, rendam daging di dalamnya selama beberapa jam hingga maksimal 24 jam sebelum dimasak. Proses ini membantu membuat tekstur daging menjadi lebih juicy sekaligus kaya rasa.

3. Cola

Cola/ Foto: Freepik.com/Sergiorojoes

Cola mengandung asam yang cukup efektif membantu memecah jaringan keras pada daging. Kandungan gulanya juga dapat memberikan sentuhan rasa manis dan aroma karamel saat daging dimasak.

Cara penggunaannya cukup sederhana, yakni dengan merendam daging menggunakan cola biasa, bukan cola diet. Daging bisa direndam minimal 30 menit hingga maksimal 24 jam. Setelah dimasak, daging biasanya akan terasa lebih lembut dan memiliki rasa yang lebih gurih.

4. Nanas, Pepaya, Buah Ara dan Kiwi

Beberapa jenis buah/ Foto: Freepik.com/stockking

Buah-buahan seperti nanas, pepaya, kiwi, dan buah ara mengandung enzim proteolitik, seperti papain dan bromelain, yang dapat memecah protein pada daging. Karena itu, buah-buahan ini cukup efektif digunakan untuk melunakkan tekstur daging yang alot.

Cara menggunakannya adalah dengan menghaluskan buah lalu mengoleskannya pada permukaan daging. Kemudian, diamkan sekitar satu jam umumnya sudah cukup. Jangan terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek atau bahkan hancur jika terkena enzim buah secara berlebihan.

5. Jahe

Jahe/ Foto: Freepik.com/freepik

Selain memberi aroma khas pada masakan, jahe ternyata juga dikenal efektif membantu mengempukkan daging. Kandungan enzim proteolitik di dalamnya bekerja dengan cara memecah protein sehingga tekstur daging menjadi lebih lunak.

Jahe bisa digunakan dengan cara diparut atau diiris tipis lalu dioleskan pada permukaan daging. Diamkan minimal dua jam agar enzim bekerja lebih optimal. Metode ini juga cocok digunakan untuk mengurangi aroma prengus pada daging.

6. Soda Kue

Soda kue/ Foto: Freepik.com/freepik

Soda kue bekerja dengan mengubah tingkat keasaman pada permukaan daging sehingga protein menjadi lebih mudah terurai. Tak heran, banyak orang yang kerap menggunakan soda kue untuk membantu membuat tekstur daging menjadi lebih empuk sebelum dimasak.

Cara menggunakannya bisa dengan menaburkan soda kue langsung pada permukaan daging lalu menggosoknya secara merata. Setelah itu, diamkan beberapa jam di dalam lemari es sebelum dibilas bersih. Daging wajib dicuci kembali agar tidak meninggalkan rasa pahit atau aroma soda kue saat dimasak.

7. Cuka

Cuka/ Foto: Freepik.com/Mateus Andre

Asam asetat dalam cuka bekerja dengan memecah jaringan dan serat keras pada daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut. Karena itu, cuka cukup sering digunakan sebagai bahan marinasi untuk berbagai jenis olahan daging.

Daging bisa direndam menggunakan sedikit cuka sebelum dimasak atau dicampurkan langsung ke dalam cairan masakan. Namun penggunaannya perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak karena dapat membuat rasa daging menjadi terlalu asam.

 

8. Buttermilk atau Yoghurt

Buttermilk atau yoghurt/ Foto: Freepik.com/jcomp

Buttermilk dan yoghurt mengandung asam serta kalsium yang membantu mengaktifkan enzim alami pada daging yang tidak terlalu tebal. Kombinasi tersebut membuat tekstur daging menjadi lebih lembut tanpa membuatnya hancur.

Cara penggunaannya sangat mudah, yaitu dengan merendam daging dalam yoghurt atau buttermilk selama beberapa jam sebelum dimasak. Setelah proses marinasi selesai, daging sebaiknya dibilas terlebih dahulu agar rasa asamnya tidak terlalu kuat saat diolah menjadi masakan.

Itulah sejumlah bahan yang bisa membantu daging lebih empuk tanpa presto. Pernah coba praktikkan salah satunya, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE