Tidak Harus 10.000 Langkah, Jalan Kaki Santai Bisa Jadi Kebiasaan Sederhana untuk Dukung Umur Panjang

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Jumat, 09 Oct 2026 08:30 WIB
3. Jalan Lebih Cepat Bisa Memberikan Tantangan yang Berbeda
Jalan Lebih Cepat Bisa Memberikan Tantangan yang Berbeda/Foto: pexels.com/Thang Nguyen

Olahraga selalu muncul dalam pembicaraan mengenai kebiasaan yang bisa membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Walau sering kali terdengar seperti sesuatu yang membutuhkan banyak waktu dan tenaga, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat.

Dilansir dari Vogue, berjalan kaki disebut sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik yang mudah dilakukan untuk mendukung longevity. Kita tidak membutuhkan peralatan khusus dan bisa melakukannya dalam berbagai kesempatan, termasuk saat pergi bekerja, berjalan-jalan di sekitar rumah, atau sekadar menyempatkan diri keluar setelah beraktivitas seharian.

Jadi, bisa dilakukan tanpa berupa sesi olahraga khusus, Beauties! 

1. Jalan Kaki Bisa Mendukung Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Jalan Kaki Bisa Mendukung Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh/Foto: pexels.com/MART PRODUCTION

Berjalan secara rutin membuat kita berisiko lebih rendah menghadapi sejumlah kondisi kronis, termasuk penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2. Aktivitas ini juga dikaitkan dengan manfaat lain seperti tidur yang lebih baik serta kesehatan mental dan suasana hati. 

Karena bersifat relatif mudah, berjalan kaki bisa dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari. Dimulai dari ke tempat yang dekat, menyempatkan diri berjalan setelah makan, atau sekadar meluangkan waktu untuk bergerak di sela aktivitas dapat menjadi cara sederhana untuk membuat tubuh lebih aktif.

World Health Organization (WHO) bahkan merekomendasikan orang dewasa melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang dalam seminggu. Namun, WHO juga menekankan bahwa sedikit aktivitas fisik tetap lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. Jadi, tidak perlu menunggu punya waktu luang panjang untuk mulai bergerak.

2. Nggak Harus Terobsesi Mencapai 10.000 Langkah

Berjalan Santai Tidak Harus Memenuhi 10.000 Langkah/Foto: pexels.com/Radik 2707

Ucapan 10.000 langkah per hari mungkin sudah sangat familiar bagi banyak orang. Tetapi tidak ada kewajiban untuk setiap orang mencapai angka tersebut setiap harinya untuk bisa menyebut berjalan kaki memberikan manfaat.

Menurut penelitian, dengan 4.000 langkah per hari kita dapat mengurangi risiko kematian yang lebih rendah, sementara sekitar 2.300 langkah per hari dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Sekali lagi, angka-angka tersebut bukan batas minimum atau angka ajaib yang menjamin seseorang akan hidup lebih panjang.  

Hal yang lebih penting adalah konsistensi dan seberapa aktif tubuh kita secara keseluruhan. Terlalu fokus menghitung langkah belum tentu menghasilkan sesuatu yang positif. Sibuk mengejar angka dapat berubah menjadi tekanan tersendiri jika membuat kita merasa gagal hanya karena belum mencapai target tertentu. 

3. Jalan Lebih Cepat Bisa Memberikan Tantangan yang Berbeda

Jalan Lebih Cepat Bisa Memberikan Tantangan yang Berbeda/Foto: pexels.com/Thang Nguyen

Selain jumlah langkah, intensitas berjalan juga perlu diperhatikan. Berjalan dengan tempo lebih cepat membuat tubuh bekerja lebih keras dan memberikan stimulus kardiovaskular yang lebih besar dibandingkan berjalan dengan tempo sangat santai. Meski begitu, jalan dengan intensitas lebih rendah tetap termasuk aktivitas fisik yang bermanfaat. 

Karena itu, kita tidak perlu langsung mengubah aktivitas berjalan kaki menjadi olahraga berat. Jika biasanya berjalan santai, kita bisa perlahan meningkatkan tempo tanpa terburu-buru. Maka dari itu, kenali kemampuan dan kondisi tubuh masing-masing, ya, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE