Ubi Jalar vs Kentang, Mana yang Lebih Ampuh untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 09 Feb 2026 10:00 WIB
Cara Mengolah Ubi Jalar dan Kentang Tanpa Kehilangan Nutrisi
Cara memasak ubi jalar dan kentang tanpa kehilangan nutrisi/Foto: Freepik.com/stockking

Ubi jalar dan kentang sama-sama populer sebagai sumber karbohidrat, tapi ternyata keduanya punya perbedaan yang cukup signifikan ketika dikaitkan dengan proses menurunkan berat badan. Memahami kandungan nutrisi, kadar serat, indeks glikemik, dan cara pengolahan sangat penting agar pilihan karbohidrat kamu mendukung program diet secara efektif.

Memilih antara ubi jalar dan kentang bukan hanya soal selera, tapi juga soal efeknya pada energi, rasa kenyang, dan metabolisme tubuh. Kira-kira mana yang lebih cocok untuk menurunkan berat badan? Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!

Kandungan Nutrisi Ubi Jalar dan Kentang

Ubi jalar kaya vitamin dan antioksidan, sedangkan kentang memiliki vitamin B6 dan potasium. Pemilihan yang tepat memengaruhi keberhasilan diet.
Kandungan nutrisi antara ubi jalar dan kentang/Foto: Freepik.com/stockking

Ubi jalar kaya akan beta-karoten, vitamin C, dan potasium, serta mengandung antioksidan yang baik untuk kulit dan sistem imun. Kandungan ini membuat ubi jalar tidak hanya berperan sebagai sumber energi, tapi juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Menurut ahli gizi Prernna Kalra, seperti yang telah dilansir dari Hindustan Times, nutrisi lengkap pada ubi jalar membuat makanan ini menjadi pilihan yang lebih unggul bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan tanpa mengorbankan vitamin dan mineral penting.

Kentang juga memiliki nutrisi yang cukup tinggi, terutama vitamin B6, potasium, dan beberapa mineral penting lainnya. Namun, kandungan karbohidrat kentang lebih tinggi dibanding ubi jalar, sehingga konsumsi berlebihan bisa memicu kenaikan gula darah.

Nilai Indeks Glikemik Ubi Jalar dan Kentang

Perbandingan indeks glikemik ubi jalar dan kentang/Foto: Freepik.com/stockking

Indeks glikemik (IG) mengukur seberapa cepat karbohidrat diubah menjadi gula darah. Ubi jalar memiliki IG lebih rendah dibanding kentang, sehingga membantu menjaga gula darah lebih stabil.

"Hal ini penting untuk mengontrol rasa lapar dan energi selama program diet," kata Prernna Kalra.

Kentang, terutama yang digoreng atau diolah menjadi kentang tumbuk, memiliki IG lebih tinggi, yang berarti bisa meningkatkan gula darah dengan cepat dan membuat kamu mudah merasa lapar. Memilih karbohidrat dengan IG rendah seperti ubi jalar dapat membantu penurunan berat badan lebih efektif dan menjaga kestabilan energi sepanjang hari.

Kandungan Serat pada Ubi Jalar dan Kentang

Ubi jalar lebih tinggi serat dibanding kentang, membantu kenyang lebih lama dan mendukung diet.
Ubi jalar mengandung serat lebih tinggi dibanding kentang, ideal untuk menurunkan berat badan/Foto: Freepik.com/stockking

Serat penting untuk membuat kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan. Ubi jalar unggul dalam kandungan serat, terutama jika dimakan bersama kulitnya. Serat larut membantu menurunkan kolesterol dan mengontrol kadar gula darah, yang sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang menurunkan berat badan.

Kentang juga mengandung serat, tapi jumlahnya lebih rendah dibanding ubi jalar, apalagi jika dikupas. Ubi jalar berukuran sedang memiliki sekitar 4 gram serat, sedangkan kentang berukuran sedang hanya memiliki sekitar 2 gram serat.

Cara Mengolah Ubi Jalar dan Kentang Tanpa Kehilangan Nutrisi

Cara memasak ubi jalar dan kentang tanpa kehilangan nutrisi/Foto: Freepik.com/stockking

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari ubi jalar dan kentang, cara pengolahan sangat penting. Merebus atau mengukus adalah metode terbaik karena dapat mempertahankan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Jika ingin dipanggang, gunakan suhu sedang dan jangan terlalu lama agar kandungan nutrisi tidak hilang. Mengupas ubi jalar atau kentang terlalu tebal juga sebaiknya dihindari karena banyak vitamin dan serat terdapat di dekat kulitnya.

Selain itu, hindari menambahkan terlalu banyak minyak, mentega, atau saus tinggi kalori yang justru menurunkan manfaat sehat dari makanan ini. Dengan mengolah ubi jalar dan kentang secara tepat, kamu bisa tetap menikmati rasa lezat sambil menjaga kualitas nutrisi untuk mendukung diet atau gaya hidup sehat.

Memilih antara ubi jalar dan kentang sangat tergantung pada selera dan kebutuhan kesehatan masing-masing. Kamu juga bisa mengombinasikan kedua jenis makanan ini dalam diet sehari-hari. Dengan begitu, kamu tetap mendapat manfaat dari keduanya sekaligus menjaga variasi menu agar tidak bosan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE