Baru-baru ini, viral kabar tentang warga Solo yang diduga meninggal akibat leptospirosis. Hal ini disebabkan karena gejala sang pasien disebut sangat mirip dengan leptospirosis. Kabar ini pun berembus kencang di media sosial sehingga banyak yang mulai mewaspadai ancaman penyakit musim penghujan satu ini.
Namun, Dinas Kesehatan Kota Solo kemudian membantah hal tersebut. Lewat Kepala Bidang Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Tenny Setyoharini, beliau menegaskan bahwa setelah dilakukan uji laboratorium, hasilnya terbukti negatif.
“Saya konfirmasi ke rumah sakit yang merawat dan di rumah sakit itu suspect jadi dugaan. Tetapi hasil labnya negatif, leptospirosis negatif, mungkin karena gejalanya mirip,” jelas Tenny seperti dikutip dari Detik (03/04).
Seperti diketahui, leptospirosis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang penyebarannya sangat massif saat musim penghujan. Oleh sebab itu, masyarakat wajib melakukan beberapa upaya pencegahan agar penyakit ini bisa dicegah.
Jadi, apa sih sebenarnya penyakit leptospirosis itu? Simak pembahasan selengkapnya berikut ini!