sign up SIGN UP

Apakah Tanam Benang Berbahaya? Coba Baca Dulu...

Rumaysha Milhania | Beautynesia
Minggu, 14 Mar 2021 18:00 WIB
Apakah Tanam Benang Berbahaya? Coba Baca Dulu...
caption

Hingga saat ini, satu-satunya cara untuk mengatasi tampilan kulit yang mengendur, seperti di bagian rahang dan pipi, adalah operasi pengencangan wajah. Meskipun ada banyak opsi perawatan peremajaan kulit, operasilah yang akan benar-benar membantu mengembalikan kekencangan kulitmu.

Namun, kamu tidak harus benar-benar melakukan operasi plastik untuk itu. Kini ada prosedur perawatan kecantikan yang populer dengan sebutan tarik benang.

Hingga saat ini, satu-satunya cara untuk mengatasi tampilan kulit yang mengendur, seperti di bagian rahang dan pipi, adalah operasi pengencangan wajah.
Tanam benang/ Sumber: Freepik.com

Apa itu tanam benang?

Tanam benang adalah jenis prosedur yang dilakukan dengan memberikan jahitan sementara untuk menghasilkan "pengangkatan" yang halus di kulit. Prosedur ini tidak mengangkat kulit wajah pasien yang kendur dengan pembedahan, melainkan menangguhkannya dengan menjahit sebagian. Ini memiliki efek menarik kulit ke belakang sedikit dan hingga mengangkat dan mengencangkan wajah.

Selain ideal untuk mengangkat kulit, benang melawan penuaan dengan cara lain, yaitu memprovokasi "respons penyembuhan" tubuh dan menyebabkan tubuh mengarahkan lonjakan besar kolagen ke area yang dirawat. 

Kolagen sendiri sangatlah penting dalam membantu mendukung
Mengencangkan kulit/ Sumber: Freepik.com

Kolagen sendiri sangatlah penting dalam membantu mendukung "faktor pertumbuhan" yang sangat mempengaruhi kondisi kulit kita. Selain digunakan untuk penyembuhan luka, kolagen membantu menjaga kulit kita tetap kuat, tebal, dan kenyal.

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara bertahap menghasilkan semakin sedikit kolagen, yang menyebabkan penurunan ketebalan kulit hingga 80% pada usia sekitar 70 tahun. Hilangnya volume dan kekuatan ini merupakan faktor besar dalam pembentukan kulit berlebih dan kerutan. 

Risiko Tanam Benang

Prosedur tanam benang berisiko rendah, berkat cara non-invasifnya. Hampir tidak ada risiko jaringan parut, memar parah, pendarahan, atau komplikasi lain setelah melakukan pencabutan benang. Dalam kasus yang jarang terjadi, pasien juga berisiko mungkin mengalami iritasi, infeksi, atau jahitannya terlihat di bawah kulit mereka. Namun, jika ini terjadi, jahitan dapat dilepas dan wajah pasien akan kembali ke keadaan semula.

Kolagen sendiri sangatlah penting dalam membantu mendukung
Perawatan kecantikan/ Sumber: Freepik.com

Itulah beberapa hal yang harus kamu tahu tentang prosedur tanam benang pada wajah. Apakah kamu tertarik? Tidak hanya relatif aman, prosedur ini juga memiliki biaya yang relatif murah dibandingkan dengan operasi pengencangan wajah. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id