Beragam Mitos Tentang Skincare yang Salah Kaprah

Astari Dewi Larasati | Beautynesia
Minggu, 06 Oct 2019 05:30 WIB
Beragam Mitos Tentang Skincare yang Salah Kaprah
https://www.rd.com/wp-content/uploads/2018/01/7-Silent-Signs-of-High-Functioning-Anxiety-7.jpg
Tujuan memakai skincare adalah untuk membuat wajah terlihat sehat dan meraih hasil yang maksimal. Namun dalam pemakaiannya, terkadang ada mitos yang belum tentu benar adanya. Simak yuk mitos yang tidak boleh kamu percaya tentang produk skincare.

Serangkaian skincare yang kamu pakai setiap hari tentunya mempunyai manfaat dan fungsinya masing-masing. Ada rangkaian yang kamu pakai pada siang atau malam hari sesuai dengan ketentuan. Formula yang terkandung pun tentunya berbeda.


Namun ada beberapa mitos yang tidak boleh kamu percayai mengenai skincare. Karena jika kamu enggak memakainya sesuai aturan pakai, bisa membuat efek samping pada wajahmu. Kalau kamu memang ingin mencoba-coba, sebaiknya kamu harus mengecek ulang kembali atau konsultasi ke dokter spesialis kulit. Berikut mitos seputar skincare yang sebaiknya enggak kamu percaya.


1. Produk Skincare Bisa Membuat Ketergantungan


Foto: Istimewa

Ketika kamu menggunakan skincare, baik dari dokter maupun yang beredar di pasaran, kebanyakan dari kita takut akan ketergantungan oleh produk tersebut. Ketergantungan yang dimaksud adalah ketika tidak memakai skincare itu, kondisi kulit wajah akan menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

Tenang, itu semua hanya mitos. Faktanya, ketika kamu berhenti menggunakan produk itu, tentu kondisi kulit kamu tidak akan sebagus seperti saat memakainya. Namun bukan berarti wajah kamu akan jadi break out.
 


2. Hanya Boleh Pakai Produk Sesuai Umur


Foto: Istimewa

Hal ini sangat dipercaya banyak orang. Faktanya menggunakan produk skincare semestinya harus sesuai kondisi kulit. Contoh, wanita berusia 25 tahun yang sudah memiliki kerutan di wajahnya, tak masalah jika ia menggunakan produk anti-aging. Justru dia harus mulai pada produk yang menjaga kekencangan kulit karena usia 20-an merupakan masa pra-penuaan.

Penuaan dini dapat ditandai dengan munculnya flek hitam serta garis-garis halus pada area mata dan mulut. Biasanya hal ini disebabkan oleh pengaruh buruk sinar matahari, polusi, tingkat stress, serta gaya hidup yang kurang sehat.
 


3. Semakin TInggi SPF, Semakin Luas Perlindungan Area Kulit


Foto: Istimewa

SPF pada tabir surya yang kamu gunakan mengacu pada lamanya perlindungan yang ditawarkan produk. Sehingga semakin tinggi SPF, maka akan semakin lama perlindungan yang kamu dapatkan. Sementara untuk area perlindungan, SPF rendah atau pun tinggi punya kemampuan menyebar yang sama. 
 


4. Kulit Berminyak Tidak Boleh Memakai Pelembap


Foto: Istimewa

Terlepas apapun jenis kulitmu, pelembap tetap penting karena kulit wajah membutuhkan hidrasi. Tidak menggunakan pelembap hanya akan memancing kulit untuk memproduksi minyak lebih banyak sehingga kulit jadi lebih oily. Karena itu pastikan kamu selalu menggunakan pelembap apapun jenis kulitmu, ya.
 


5. Produk Berbahan Alami Lebih Aman


Foto: Istimewa

Hal ini tidak sepenuhnya benar. Memang tidak salah kamu lebih mengutamakan produk dengan bahan alami karena terbukti bagus dengan kulit, tapi bukan berarti bahan kimia itu semuanya buruk. Ada beberapa yang bagus untuk kulit, karena itu penting melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan mana yang terbaik untuk kulit wajahmu.
 


(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE