sign up SIGN UP

Bukan Lagi Tersipu, Ini 5 Penyebab Pipi Seseorang Merah, Salah Satunya Ciri-ciri Autoimun, Waspada Ya!

Febriyani Rahmania | Selasa, 11 Jan 2022 12:00 WIB
Bukan Lagi Tersipu, Ini 5 Penyebab Pipi Seseorang Merah, Salah Satunya Ciri-ciri Autoimun, Waspada Ya!
caption
Jakarta -

Pipi merah menjadi pertanda banyak hal. Salah satunya ialah rasa malu. Apalagi bagi orang-orang yang berkulit terang. Rona merah pasti akan tergambar jelas di pipi akibat aliran darah yang berkumpul di sana.

Sementara, dari segi kesehatan, pipi merah mengungkapkan hal lain. Satu sisi, pipi merah bisa menunjukkan pertanda seseorang sedang mengalami peradangan jerawat, sedangkan di sisi lain merupakan bentuk reaksi dari hormon kehamilan atau menopause.

Apa pun itu, kemerahan pada pipi patut diwaspadai, apalagi jika terjadi dalam jangka waktu lama dan diikuti iritasi. Sebab, dikutip dari Byrdie, rupanya pipi merah juga menjadi pertanda penyakit autoimun.

Alasan yang bisa menjadi pengaruh wajah breakout/pexels.com/andreapiacquadioIlustrasi pipi merah. (Foto: pexels.com/andreapiacquadio)/ Foto: Astari Dewi Larasati

Di bawah ini, dr. Dendy Engelman, MD, dokter penyakit dalam bersertifikat Holly Phillips dan rekan dokter bersertifikat Nina Sedighi menjelaskan kaitan pipi merah dengan gejala penyakit atau kondisi tertentu. Dihimpun dari Byrdie, yuk, check these out!

Rosacea

Kulit manusia dilindungi oleh mikroorganisme agar kulit tetap sehat dengan melawan bakteri yang berpotensi berbahaya. Unfortunately, pada beberapa kasus, sistem kekebalan ada yang memeperlakukan mikroorganisme sebagai ancaman, sehingga mengakibatkan rosacea.

Menurut Sedighi, rosacea bisa timbul dengan berbagai gejala, termasuk kemerahan di wajah dan area kulit lainnya. Lebih lanjut, rosacea dapat dicegah dengan menghindari pemicu seperti stres emosional, alkohol, makanan pedas, paparan sinar matahari, cuaca panas atau dingin, dan minuman panas.

Pembuluh Darah

Pemilik kulit kering tidak perlu menggunakan bedak.Ilustrasi pipi merah. (Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch)/ Foto: Ade Irma Suryani

Kemerahan pada pipi juga bisa disebabkan oleh pembuluh darah di pipi itu sendiri, terutama pembuluh darah laba-laba yang bisa menimbulkan kemerahan. "Vena laba-laba terjadi ketika kapiler (pembuluh darah kecil) melebar dan membuatnya terlihat di bawah kulit dan menyebabkan kemerahan di sekitar area tersebut," jelas Engelman.

Namun, menurut Sedighi, penyebab umum urat laba-laba adalah penuaan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Itulah mengapa memakai SPF setiap hari sangat penting. 

Alergi Makanan atau Minuman

Tubuh kita bereaksi ketika memproses makanan tertentu. Tak jarang reaksi itu menimbulkan efek fisik. "Makanan pedas, saus pedas, paprika, bumbu, dan rempah-rempah semuanya dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah di wajah yang mengakibatkan pembilasan sementara," jelas Holly Phillips, MD, dokter penyakit dalam, penulis, dan jurnalis televisi bersertifikat yang berbasis di New York City.

Ilustrasi makan makanan tidak sehat/ Foto: Freepik.comIlustrasi alergi makanan. (Foto: Freepik.com)/ Foto: Budi Rahmah Panjaitan

Begitu juga pada orang-orang yang sensitif pada susu, coklat, dan buah jeruk. Apabila kemerahan pada pipi terjadi berulang kali atau disertai dengan gejala lain, seperti gatal atau sesak di tenggorokan, segera kunjungi dokter atau ahli alergi.

Reaksi Obat

Serupa dengan makanan, tubuh juga bereaksi pada obat. Menurut Philips, ada banyak daftar obat yang bisa menyebabkan kemerahan pada wajah, di antaranya adalah suplemen niasin, obat tekanan darah, nitrogliserin, serta beberapa antibiotik.

Nah, apabila kamu merasakan kemerahan pada pipi setelah minum beberapa obat, segera periksa diri ke dokter, ya, Beauties. 

Autoimun

Meski untuk mendapat diagnosis autoimun yang lebih tepat perlu memeriksakan ke dokter, tetapi perlu diketahui ada gangguan autoimun yang menyebabkan ruam pada kulit, bahkan tak menutup kemungkinan timbul pada pipi.

Obat-obatan untuk gejala penyakit lupusIlustrasi penyakit lupus. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch) / Foto: Cynthia Claudia

"Gangguan autoimun lupus menyebabkan ruam gelap, keunguan, berbentuk kupu-kupu di pipi. Sementara intensitasnya dapat bervariasi dari hari ke hari, tidak seperti pembilasan tradisional yang tidak hilang," jelas Phillips.

[Gambas:Youtube]

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id