STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Kenali Jenis-Jenis Jerawat di Wajah Agar Tak Salah Langkah dalam Pengobatannya, Yuk!

Agatha Kharisma | Beautynesia
Minggu, 17 Sep 2017 09:00 WIB
Kenali Jenis-Jenis Jerawat di Wajah Agar Tak Salah Langkah dalam Pengobatannya, Yuk!
Orang mungkin akan kaget saat mendengar ada beberapa jenis jerawat. Bentuk dan penyebabnya belum tentu sama, sehingga membutuhkan obat jerawat yang berbeda-beda. Ada baiknya kamu mengenal jenis-jenis jerawat di wajah agar enggak salah langkah saat mengobatinya. Yuk simak!

Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya jerawat. Namun, ternyata tipe-tipe jerawat yang dialami tiap orang belum tentu sama. Bahkan, seseorang dapat mengalami lebih dari dua jenis jerawat seumur hidupnya. Penting banget nih untuk mengenal jenis-jenis jerawat di wajah.

Dua jenis jerawat yang dikenal adalah non-inflammatory acne atau jerawat tanpa inflamasi, dan inflammatory acne atau jerawat inflamasi. Inflamasi sendiri berarti pembengkakan, yang umumnya ditandai dengan benjolan kecil berwarna merah dan sakit saat disentuh. Dalam hal ini, penyebab inflamasi adalah bakteri P. acnes.


Foto: https://www.healthline.com



Non-inflammatory acne

        
  • Blackheads – Sering disebut sebagai komedo hitam, blackheads adalah pori-pori yang tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati. Permukaan pori-pori terbuka, menyebabkan sumbatan teroksidasi dan warnanya menggelap. 
  •     
  • Whiteheads – Umumnya disebut komedo putih atau jerawat lemak, whiteheads adalah pori-pori yang tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati, namun bagian permukaannya tertutup. Bagi orang awam, whiteheads nampak seperti bruntusan dengan mata putih.

Membersihkan blackheads dan whiteheads tidaklah sulit. Keduanya dapat diminimalisir dengan menggunakan produk-produk mengandung BHA atau salicylic acid. Selain itu, proses ekstraksi dapat dilakukan oleh dermatolog berpengalaman saat facial. Untuk perawatan mingguan di rumah, pakai clay mask yang mengandung bentonite clay dan kaolin clay.

Banyak orang yang sudah melakukan ekstraksi di rumah, sebaiknya memperhatikan kebersihan tangan dan alat-alat yang digunakan. Jangan lupa untuk membersihkan kulit wajah, mencuci tangan, dan mensterilkan alat-alat agar terhindar dari infeksi.
 
Foto: https://en.wikipedia.org



Inflammatory acne

        
  • Papule – Disebut juga papula, jerawat ini terjadi ketika dinding pori-pori membengkak akibat peradangan bakteri. Nampak seperti benjolan berwarna kemerahan yang sakit saat disentuh. 
  •     
  • Pustule – Jerawat pustula adalah jerawat papula yang berisi nanah. Di bagian permukaan akan berwarna putih.
  •     
  • Nodule – Jerawat nodula terjadi saat pori-pori semakin teriritasi dan membengkak. Nodula terjadi jauh di permukaan kulit bagian dalam.
  •     
  • Cyst – Disebut sebagai cystic acne atau jerawat kistik dan jerawat batu, tipe jerawat ini berada lebih jauh di bawah permukaan kulit ketimbang nodula. Jenis cystic acne dapat digolongkan sebagai jerawat yang paling parah, dan dapat membekas.

Karena melibatkan infeksi bakteri di bawah permukaan kulit, tidak disarankan untuk menangani atau melakukan ekstraksi inflammatory acne sendiri. Untuk mengobati pustula dan papula, kamu dapat mencoba salep yang mengandung Benzoyl Peroxide atau tretinoin. Tanyalah pada apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Sementara nodula dan cystic acne membutuhkan penanganan dari pihak yang berpengalaman. Berkunjunglah ke dokter kulit untuk konsultasi.
 
Foto: https://www.radianceforyou.co.za
(ebn/ebn)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE