Beauties, saat mencoba produk perawatan kulit baru, kita sering tergoda mengoleskannya tebal-tebal agar kulit cepat glowing. Padahal untuk bahan aktif seperti retinol, prinsip "makin banyak makin bagus" justru bisa memicu masalah bagi skin barrier.
Ditemukan puluhan tahun silam hingga dianugerahi Nobel pada 1937, turunan vitamin A ini memang diakui sebagai standar emas peremajaan kulit. Namun, karena retinol harus berproses alami di kulit menjadi asam retinoat yang butuh waktu 2–3 bulan untuk hasil nyata, penerapannya perlu dilakukan dengan hati-hati.
Dirangkum dari laman Real Simple dan Women’s Health, yuk, simak panduan memakai retinol yang aman menurut dermatolog dr. Dendy Engelman, dr. Ellen Marmur, dr. Joshua Zeichner, dr. David Kim, serta ahli kimia kosmetik Alanna Tran berikut ini!