sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Lakukan 5 Cara Ini untuk Mengurangi Kecemasan Sebelum Putus

Intan Dwi | Sabtu, 02 Jan 2021 12:30 WIB
Lakukan 5 Cara Ini untuk Mengurangi Kecemasan Sebelum Putus
caption
Jakarta -

Putus cinta memang menyakitkan, tetapi memulai perpisahan juga bukanlah suatu yang menyenangkan. Mengakhiri suatu hubungan tidak hanya menyakitkan, tetapi juga antisipasi untuk memberi tahu seseorang bahwa hubungan sudah berakhir bisa kejam.

Mengalami kecemasan juga tidak hanya dirasakan setelah mengakhiri hubungan, tapi sebelum memutuskan untuk putus juga kita bisa mengalami kecemasan. Kalau kamu ingin mengakhiri hubungan dan mencari cara untuk mengurangi kecemasan sebelum putus dengan seseorang. Lakukan lima cara ini yang akan membantu mengurangi kecemasan kamu.

Perjelas Alasan Putus

Salah satu penyebab utama kecemasan sebelum putus adalah keraguan akan alasan kenapa kamu ingin mengakhiri hubungan itu.
Perjelas Alasan Putus/freepik.com

Salah satu penyebab utama kecemasan sebelum putus adalah keraguan akan alasan kenapa kamu ingin mengakhiri hubungan itu. Tapi sumber ketakutan ini bisa dikurangi dengan mengambil kesempatan untuk menjelaskan kepada diri sendiri. Penjelasan itu mengenai mengapa kamu membuat pilihan untuk mengakhiri hubungan kamu.

Tuliskan semua penjelasan itu di buku harian kamu atau selembar kertas, sehingga kamu bisa melihatnya terus. Bacalah berulang kali dan sesering mungkin, daftar penjelasan itu adalah sebagai pengingat apakah kamu sudah melakukan hal yang benar.

Karena mengakhiri sebuah hubungan bisa dipengaruhi oleh emosi sehingga kamu tidak memiliki alasan putus yang jelas.

Siapkan Support System Sebelum Melakukannya

Ketika kamu ingin mengakhiri sebuah hubungan mungkin kamu akan merasa kewalahan oleh kecemasan yang bisa membuat kamu sangat terisolasi.
Siapkan Support System Sebelum Melakukannya/freepik.com

Ketika kamu ingin mengakhiri sebuah hubungan mungkin kamu akan merasa kewalahan oleh kecemasan yang bisa membuat kamu sangat terisolasi. Karena itu kamu harus menyiapkan support system atau orang-orang yang akan mendukung kamu.

Tapi tidak hanya menyiapkan orang-orang yang membantu kamu pulih setelah putus, tetapi juga mengumpulkan orang-orang untuk mendukung saat kamu siap untuk berpisah dengan pasangan. Kamu bisa bicarakan dengan beberapa orang terpercaya dan beri tahu mereka apa yang akan kamu lakukan.

Percaya Diri pada Keputusan Sendiri

Salah satu bagian paling menantang dari putus dengan seseorang sering kali bahwa kamu tidak yakin dengan keputusan yang sudah kamu buat.
Percaya Diri Pada Keputusan Sendiri/pexels.com

Salah satu bagian paling menantang dari putus dengan seseorang sering kali bahwa kamu tidak yakin dengan keputusan yang sudah kamu buat. Naluri kamu mungkin mengatakan satu hal sementara hati kamu mengatakan hal lain. Hal itulah yang membuat kamu merasa cemas saat ingin mengakhiri hubungan.

Mungkin akan sangat membantu untuk meluangkan waktu dan mengidentifikasi mengapa kamu merasa ambivalen tentang perasaan itu. Seringkali itu karena perasaan kamu merindukannya dan menganggapnya sebagai tanda bahwa kamu melakukan kesalahan.

Tetapi cobalah untuk tidak membiarkan perasaan ini mengaburkan penilaian logis kamu, dalam hal ini kamu cobalah untuk mendengarkan pikiran kamu.

Kontrol Pernapasan

Ada alasan mengapa orang menarik napas dalam-dalam saat mereka merasa gugup, ternyata hal itu memang memiliki efek yang menenangkan.
Kontrol Pernapasan/freepik.com

Ada alasan mengapa orang menarik napas dalam-dalam saat mereka merasa gugup, ternyata hal itu memang memiliki efek yang menenangkan. Nah, kalau kamu sedang mengalami kecemasan coba untuk memperhatikan pola pernapasan kamu.

Jika kamu merasa tegang dan terkekang, kemungkinan besar kamu memegang ketegangan fisik yang terkait dengan kecemasan kamu. Lebih fokuslah pada menghembuskan napas, karena itu adalah cara efektif untuk mengurangi ketegangan yang terkait kecemasan.

Caranya, coba tarik napas perlahan melaluiĀ  hidung, tahan napas selama beberapa detik lalu hembuskan melalui mulut terbuka dnegan rahang yang rileks. Ini merupakan pernapasan yang lebih dalam yang membantu mengurangi ketegangan.

Buatlah Rencana dan Siapkan Jawaban

Persiapan juga menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi sebagian kecemasan yang kamu rasakan.
Buatlah Rencana dan Siapkan Jawaban/freepik.com

Persiapan juga menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi sebagian kecemasan yang kamu rasakan. Pertimbangkan setiap skenario bagaimana saat pasangan kamu menerima pernyataan kamu dan pikirkan bagaimana kamu akan menanggapi pertanyaan darinya.

Mungkin kamu enggak tahu persis bagaimana semuanya akan berjalan, tapi dengan cara ini kamu mengurangi kemungkinan tertangkap basah. Kamu juga bisa praktikkan apa yang ingin kamu katakan sehingga kamu merasa siap dan dapat menjelaskan dengan mereka kenapa kamu ingin putus dari dia.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id